<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566</id><updated>2011-12-06T22:47:18.661-08:00</updated><category term='kisah sukses'/><category term='Motivasi'/><category term='strategi bisnis'/><title type='text'>Success = Dream x Work x System</title><subtitle type='html'>Seberapa Besar Keinginan Untuk Sukses Tergantung Dari Seberapa Besar Mimpi Anda, Kesuksesan Di Awali Oleh Mimpi Selanjutnya di Wujudkan Dengan Kerja Keras, Kemudian di Tuntun Oleh System.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>95</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-6649769214699278576</id><published>2009-05-15T08:02:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T08:07:45.587-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>Impian SUSAN BOYLE</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Luar Biasa! Mungkin itulah kata-kata yang bisa diucapkan oleh semua orang yang pernah melihatnya. Seorang wanita yang sedang menjadi pembicaraan dunia. Ia adalah Susan Boyle. Kisahnya sungguh menyentuh hati. Bahkan Demi Moore menangis terharu ketika menyaksikan videonya. Sebelum mengetahui lebih jauh apa yang telah dilakukannya, marilah kita mengetahui siapa dia sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan Boyle adalah wanita asal Skotlandia berusia 47 tahun yang memiliki tubuh yang tidak ideal alias gemuk, wajah dan tampang biasa-biasa, penampilan pun tak ada yang istimewa, pengangguran, tak pernah menikah, belum pernah pacaran bahkan tak pernah ciuman, tinggal dikampung bersama dengan seekor kucing dirumahnya dan bersikap lugu. Bisa anda bayangkan bagaimana kehidupan yang dijalaninya? Kenyataannya ia berhasil mengguncang dunia hanya dalam waktu semalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah hidupnya berubah ketika ia mengikuti audisi reality show Britains Got Talent 2009, sebuah ajang kontes menyanyi seperti halnya Indonesian Idol di Indonesia. Pertama kali muncul untuk audisi, semua penonton dan bahkan juri meremehkan penampilannya. Ketika ia mengatakan ia berumur 47 tahun, semua orang tertawa karena acara seperti itu biasanya diikuti oleh anak-anak muda berpenampilan keren seperti potongan artis. Ketika ia ditanya oleh Simon Cowell (juga juri American Idol) apa impiannya dan ia menjawab ingin menjadi seorang penyanyi profesional, lagi-lagi penonton mencemooh. Juga ketika ditanya ia ingin sukses seperti siapa dan ia menjawab ingin menjadi seperti Elaine Paige, semua orang memandang sebelah mata. Hal ini wajar melihat penampilan Susan Boyle yang sangat tidak meyakinkan untuk menjadi seorang bintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi begitu Susan menyanyikan lagu "I Dreamed A Dream" dari Les Miserables, semua orang terperangah dan takjub. Simon cowell dan dua juri lainnya (Piers Morgan dan Amanda Holden) terpesona dengan suara emasnya yang sangat tidak masuk akal. Penonton tanpa ragu berdiri, bersorak dan bertepuk tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piers Morgan berkomentar bahwa Susan adalah sebuah kejutan terbesar selama tiga tahun dirinya berkecimpung di acara ini. Amanda Holden berkomentar bahwa dirinya amat terpukau dan merasa terhormat mendengarnya bernyanyi. Bahkan Simon Cowell yang terkenal dengan komentar pedasnya sungguh mengaguminya dengan pujian luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, orang-orang yang dulunya sinis malah berbalik memujinya. Dalam sekejap, ia langsung mengguncang dunia. Videonya di youtube menjadi video yang paling dicari orang. Bahkan ia sudah diundang untuk menghadiri acara spektakuler Oprah Winfrey Show.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupannya pada masa kecil tidak begitu baik, karena perkembangan otaknya sedikit abnormal dikarenakan sempat mengalami kekurangan oksigen. Saat sekolah, ia dianggap sedikit terbelakang dan selalu menjadi bahan ejekan dan olokan teman-temannya. Sebelum ibunya meninggal, ibunya selalu mendorongnya untuk ikut kompetisi seperti ini, tetapi ia tidak percaya diri. Pernah ia ikut acara kontes menyanyi puluhan tahun silam, tetapi ia gagal total karena gugup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ketika ia ikut kontes Britains Got Talent ini, ia berhasil memukau dunia. Kejadian ini membuat kita semua sadar bahwa kita jangan meremehkan siapa pun karena setiap orang memiliki kelebihan yang mungkin bisa mengubah dunia seperti Susan Boyle. Ketika ia menunjukkan suara emasnya yang sangat merdu, ketika orang lain kagum dengan suaranya, maka kekurangannya pun tidak akan dipedulikan lagi oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan Anda, jika Anda merasa memiliki banyak kekurangan, janganlah berkecil hati. Jika orang lain meremehkan Anda, janganlah berkecil hati. Anda harus tahu Anda juga memiliki kelebihan yang mungkin tidak dimiliki orang lain. Yang perlu Anda lakukan adalah mengasah kelebihan Anda menjadi setajam pisau, sehingga suatu saat nanti kelebihan itu akan membuat  Anda menjadi seorang yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin melihat videonya, klik di http://www.youtube.com/watch?v=9lp0IWv8QZY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Anda terinspirasi olehnya. Salam Sukses Luar Biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Suhardi&lt;br /&gt;csd_suhardi@yahoo.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-6649769214699278576?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/6649769214699278576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=6649769214699278576' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6649769214699278576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6649769214699278576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2009/05/impian-susan-boyle.html' title='Impian SUSAN BOYLE'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5594028798120517966</id><published>2009-04-18T02:00:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T02:05:18.994-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Mendapatkan Impian</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;"&gt;Halah, emang hilang? Tidak tau, ya. Dulu rasanya ketika kecil, kita semua punya impian. Atau kalau tidak salah, dulu namanya cita-cita. Lalu masing-masing kita bukan hanya cerita tentang occupation yang ingin kita miliki di kala dewasa. Kadang, kita juga sampai menceritakan hal-hal rinci terkait occupation itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku mau jadi pilot. Terus aku bisa terbang ke banyak negara. Jadi bisa nginap di hotel-hotel bagus di banyak negara. Terus bikin foto-foto di sana. Karena sering terbang ke banyak negara, aku akan punya uang banyak. Jadi nanti bisa bikin rumah yang besar. Ada kolam renangnya. Punya mobil bagus. Bisa beli-beli makanan enak. Rumahku akan aku susun jadi bagus dan indah. Bertingkat 3 kayaknya seru ya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama seorang anak dibiarkan bercerita, maka akan semakin lengkaplah hal-hal itu. Termasuk mungkin dia akan bisa punya anak asuh. Bisa menyumbang ke korban-korban bencana, bukan hanya ikut prihatin ketika melihat berita di televisi. Jadi seringkali impian mereka tidak hanya terkait dengan materi. Bahkan juga beramal dan mungkin perjalanan-perjalanan ibadah juga menjadi bagian dari impian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingatkah Anda seberapa lengkap impian Anda? Sebagian dari mimpi Anda, termasuk untuk membahagiakan kedua orangtua Anda, kan? Nah, sekarang Anda ingat kembali impian-impian Anda waktu kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau bermain-main sedikit? Bukan untuk tujuan serius, sekedar iseng-iseng dan siapa tahu bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba Anda ambil kertas, atau tuliskan saja di wordprocessor Anda. Impian-impian apa saja yang masih Anda ingat dan menjadi keinginan Anda di waktu kecil dulu. Tidak perlu malu, karena saya toh tidak akan minta Anda menceritakannya kepada saya atau kepada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyenangkan ya? Kalau kita lihat impian anak yang saya jadikan contoh tadi, berarti dia punya sekitar 15 impian. Hai-hai, sungguh banyak ya? Padahal beberapa impian di contoh tadi masih bisa dibuat lebih rinci lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayolah, hanya untuk bersenang-senang saja, kok. Jangan takut, kan itu impian Anda waktu kecil dulu. Coba saja diingat-ingat. Tidak perlu berurutan, tetapi tuliskan lebih rinci, kan ini hanya bermain. Tidak perlu juga takut menceritakan yang rinci. Anda juga tidak dituntut untuk mewujudkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, bisa sampai 100 tidak ya? Atau hanya 15 saja? Oh, ada yang bisa 75 impian, hebat sekali!!! Ada yang sudah punya lebih dari 100 impian? Luar biasa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, itu semua kan impian Anda saat masih kecil. Jadi biasa saja kalau jadi banyak. Biasa pula, kalau sekarang Anda menganggap itu hal yang lucu. Apalagi kita memang sedang ingin bermain-main sebentar. Jangan terus-terusan serius lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh banyak sekali biaya untuk menghilangkan kerut di pelipis, di atas hidung dan di atas alis Anda. Jadi mari sekarang kita bermain-main sebentar. Nah, mari kita lihat kembali dari impian nomer 1 hingga nomer terakhir. Ini juga masih dalam tujuan bersenang-senang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah adakah hal-hal dalam impian Anda itu yang tercapai sekarang? Nah, lucu kan. Beberapa dari impian-impian masa kecil kita itu ternyata sudah tercapai ya? Nah, sekarang senyum Anda menjadi semakin lebar. Memang, kita kan sedang bersenang-senang. Jadi tidak ada gunanya mengkerutkan kening, ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekarang mari kita ingat-ingat dikit. Dikit aja, jangan sampai membuat kening Anda terlalu berkerut. Coba lihat hal-hal yang dulu diimpikan dan sekarang sudah dicapai. Apakah selama sekian tahun Anda mengingat itu sebagai sesuatu yang Anda inginkan. Sehingga begitu kesempatan ada, maka Anda segera meraih impian Anda itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang baru main-main kita jadi serius ya? Ya, masa dari tadi main-main terus. Kan Anda sudah bukan lagi anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian bukan goals. Karena goals adalah milestone dalam perjalanan Anda menuju impian Anda. Tahap demi tahap Anda lalui, mil demi mil Anda lampaui, dan arah Anda ternyata menuju impian Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sekolah. Mungkin beasiswa, mungkin biaya dari orangtua, mungkin pula Anda sendiri mengumpulkan uang untuk sekolah. Kemudian Anda ingin sekali mendapatkan posisi tertinggi dalam pengumpulan nilai pendidikan Anda. Maka Anda pun belajar dengan lebih serius. Itu kalau tidak salah, namanya goals ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dari ranking teratas itu, Anda mendapatkan nilai-nilai tertinggi, hingga memudahkan Anda melamar pekerjaan ke perusahaan-perusahaan yang Anda pilih. Atau karena Anda menjadi lebih cerdas dari sebelumnya, maka Anda dapat menjadi pengusaha yang lebih handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Anda mulai memiliki penghasilan, Anda tabung sebagian, yang ketika sudah menjadi lebih banyak lalu Anda investasikan. Itu kemudian menjadi lebih besar dan Anda mulai mengumpulkan hal-hal yang menjadi impian Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang Anda melihat apa hubungan impian dengan langkah Anda, ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya? Ternyata ketika Anda menyimpan impian maka setiap langkah Anda diarahkan menuju impian-impian tersebut ya? Tanpa sadar ya? Kemudian Anda menyusun goals demi goals. Berusaha mencapai setiap goals secara bertahap dan impian Anda mulai tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekanak-kanakan ya? Mungkin ya, tetapi bukankah karena impian tersebut Anda menjadi berkembang seperti sekarang. Karena impian tersebut Anda memiliki kepribadian sebaik sekarang. Karena impian pula Anda bekerja keras untuk mencapai goals demi goals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mengapa Anda tidak menemukan (kembali) impian Anda. Membangun diri Anda. Dan memperbaiki arah langkah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bukakacamatakuda.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;www.bukakacamatakuda.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5594028798120517966?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5594028798120517966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5594028798120517966' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5594028798120517966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5594028798120517966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2009/04/mendapatkan-impian.html' title='Mendapatkan Impian'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-2174419353907310694</id><published>2009-01-13T20:59:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T21:02:34.303-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kisah Katak Dan Hujan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Ada kegundahan tersendiri yang dirasakan seekor anak katak ketika langit tiba-tiba gelap. "Bu, apa kita akan binasa. Kenapa langit tiba-tiba gelap?" ucap anak katak sambil merangkul erat lengan induknya. Sang ibu menyambut rangkulan itu dengan belaian lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anakku," ucap sang induk kemudian. "Itu bukan pertanda kebinasaan kita. Justru, itu tanda baik." jelas induk katak sambil terus membelai. Dan anak katak itu pun mulai tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama. Tiba-tiba angin bertiup kencang. Daun dan tangkai kering yang berserakan mulai berterbangan. Pepohonan meliuk-liuk dipermainkan angin. Lagi-lagi, suatu pemandangan menakutkan buat si katak kecil. "Ibu, itu apa lagi? Apa itu yang kita tunggu-tunggu? " tanya&lt;br /&gt;si anak katak sambil bersembunyi di balik tubuh induknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anakku. Itu cuma angin," ucap sang induk tak terpengaruh keadaan. "Itu juga pertanda kalau yang kita tunggu pasti datang!" tambahnya begitu menenangkan. Dan anak katak itu pun mulai tenang. Ia mulai menikmati tiupan angin kencang yang tampak menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Blarrr!!!" suara petir menyambar-nyambar. Kilatan cahaya putih pun kian menjadikan suasana begitu menakutkan. Kali ini, si anak katak tak lagi bisa bilang apa-apa. Ia bukan saja merangkul dan sembunyi di balik tubuh induknya. Tapi juga gemetar. "Buuu, aku sangat takut. Takut sekali!" ucapnya sambil terus memejamkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sabar, anakku!" ucapnya sambil terus membelai. "Itu cuma petir. Itu tanda ketiga kalau yang kita tunggu tak lama lagi datang! Keluarlah. Pandangi tanda-tanda yang tampak menakutkan itu. Bersyukurlah, karena hujan tak lama lagi datang," ungkap sang induk katak begitu tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya. Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam, angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan. Tiba-tiba, ia berteriak kencang, "Ibu, hujan datang. Hujan datang! Horeeee!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Pesan Moral :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;Anugerah hidup kadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan. Ia tidak datang diiringi dengan tiupan seruling merdu. Tidak diantar oleh dayang-dayang nan rupawan. Tidak disegarkan dengan wewangian harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah, tidak sedikit manusia yang akhirnya dipermainkan keadaan. Persis seperti anak katak yang takut cuma karena langit hitam, angin yang bertiup kencang, dan kilatan petir yang menyilaukan. Padahal, itulah sebenarnya tanda-tanda hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar apa yang diucapkan induk katak: jangan takut melangkah, jangan sembunyi dari kenyataan, sabar dan hadapi. Karena hujan yang ditunggu, pasti akan datang. Bersama kesukaran ada kemudahan. Sekali lagi, bersama kesukaran ada kemudahan.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://www.conectique.com/"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;www.conectique.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-2174419353907310694?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/2174419353907310694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=2174419353907310694' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2174419353907310694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2174419353907310694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2009/01/kisah-katak-dan-hujan.html' title='Kisah Katak Dan Hujan'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1319838460302489043</id><published>2009-01-07T22:54:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T23:04:38.556-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Hidup Dengan Harapan Untuk Menggapai 2009 Yang Lebih Bahagia</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Biasanya pada akhir tahun media televisi maupun cetak mengingatkan kembali kepada kita apa saja yang sudah terjadi sepanjang tahun lewat kaleidoskop tahunan. Kalau kita sedikit menengok ke belakang, sepanjang tahun 2008 begitu banyak hal yang terjadi, mulai dari berita yang menggembirakan sampai berita yang sedikit membuat sebagian orang menjadi resah yaitu krisis global yang melanda ekonomi dunia. Tak sedikit orang menjadi begitu khawatir menghadapi tahun 2009, karena ada yang memprediksi puncak krisis juga akan melanda negara kita di pertengahan tahun dan akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja sebagian karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda sendiri menghadapi tahun 2009?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah seperti ritual saya kira, sebagian orang mulai menetapkan resolusi mereka pribadi masing-masing untuk tahun 2009. Sebuah langkah yang cukup baik menurut saya, karena mereka yang mulai merancang resolusi, tahu persis apa yang ingin dicapai di tahun 2009. Yang justru menjadi keprihatinan, adalah kalau sebagian orang sudah enggan atau tidak mau tahu lagi apa yang ingin di raihnya di sepanjang tahun. Melihat kondisi yang susah, melihat pengalaman buruk di tahun lalu, mengurung diri untuk menjadi yang terbaik di tahun mendatang bukanlah jawaban bagi seorang pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijinkan saya berbagi tiga poin utama sebagai bekal kita bersama menyongsong tahun yang baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1. Hiduplah dengan sebuah Harapan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku saya 'Think and Act like A Winner', dikatakan Never Lose Your Hope. Jangan pernah kehilangan harapan. Anda tahu bahwa ada terang di ujung terowongan yang Anda lalui. Mungkin disepanjang terowongan, Anda merasakan begitu gelap, tapi yakinlah terowongan Anda tidak buntu, tapi ada cahaya di ujung terowongan. Jangan berhenti untuk terus berjalan. Nikmati setiap perjalanan hidup Anda, karena segala sesuatu akan indah pada waktunya. Sebuah pepatah mengatakan, hanya orang yang meninggal saja yang tidak punya harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;2. Hiduplah dengan mental yang sehat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mental yang sehat maksud saya adalah hidup dengan optimisme dan tidak melihat diri sendiri sebagai pribadi yang lemah. &lt;strong&gt;Keadaan boleh susah, tapi mental Anda tidak boleh seperti orang susah. &lt;/strong&gt;Jangan mulai tahun Anda dengan sebuah keluhan, pesimisme, kekhawatiran, dan kesedihan yang berlebihan. Anda punya potensi untuk bersinar di tahun 2009. Jangan isi pikiran Anda dengan ramalan yang hanya akan mengecilkan nyali Anda. &lt;strong&gt;Hal yang paling menyedihkan bukan orang lain yang membatasi kita, melainkan kita yang membatasi diri kita.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;3. Hiduplah dengan semangat dan tindakan yang positif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tingkat energi seseorang mampu mempengaruhi hasil yang dicapai. Ketika Anda mengalami masa-masa sulit, ingat kembali resolusi tahunan Anda, maka hal tersebut dapat mengingatkan kembali tujuan-tujuan yang sudah kita rancang untuk diraih. Kekuatan Anda untuk bangkit harus lebih besar dari masalah yang menimpa Anda. Anda boleh membuat resolusi, Anda boleh punya target yang mau diraih, tapi hal yang mendasar adalah Anda harus mau bertindak untuk meraihnya. Donny Deutsch penulis The Big Idea, mengatakan &lt;strong&gt;You can't just have a big idea. You have to act upon it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mari kita sambut tahun 2009 dengan sebuah harapan yang lebih besar, dan keyakinan bahwa masing-masing dari kita mampu bersinar di tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Happy New Year 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Pemenang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Muk Kuang&lt;br /&gt;Author 'Think and Act like A Winner'&lt;br /&gt;People Development Trainer, Speaker&lt;br /&gt;mukkuang@gmail.com&lt;br /&gt;http://ignatiusmk.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1319838460302489043?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1319838460302489043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1319838460302489043' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1319838460302489043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1319838460302489043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2009/01/hidup-dengan-harapan-untuk-menggapai.html' title='Hidup Dengan Harapan Untuk Menggapai 2009 Yang Lebih Bahagia'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-7830187689111673784</id><published>2009-01-06T20:49:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T20:51:26.792-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Katakan Tidak</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;Punyailah keberanian berkata TIDAK. Milikilah keberanian mengemukakan kebenaran. Lakukanlah yang benar, karena hal itu benar. Ini adalah kunci menghidupi hidup Anda dengan integritas&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;- W. Clement Stone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menulis artikel ini tepat pada hari ulang tahun saya. Menurut penelitian, rata-rata umur manusia antara 70-80 tahun. Artinya, saya sudah menjalani separuh lebih perjalanan hidup ini. Wow… time goes very fast! Dalam separuh perjalanan hidup, salah satu pelajaran tersulit bagi saya adalah belajar berkata TIDAK untuk hal-hal yang tidak penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali saya berkata YA terhadap sesuatu yang tidak penting, maka saya sedang berkata TIDAK terhadap sesuatu yang penting. Orang yang selalu mengatakan YA terhadap sesuatu yang tidak penting, tidak akan pernah berbuat sesuatu yang besar. Ada nilai yang sangat berharga dalam kata TIDAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan TIDAK kepada teman yang ingin bertemu hanya untuk sekedar bergosip. Katakan TIDAK kepada rekan sekerja Anda yang hanya ingin menularkan pikiran negatifnya. Katakan TIDAK kepada orang yang menertawakan mimpi-mimpi besar Anda. Katakan TIDAK kepada kawan yang meragukan kemampuan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak dapat menjadi segala sesuatu kepada semua orang. Anda tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Orang-orang sukses memahami hal ini. Ketahuilah tujuan hidup Anda. Ketahui prioritas Anda. Ketahui apa yang harus Anda lakukan besok, minggu depan, bulan depan, bahkan tahun depan untuk hidup Anda. Dengan demikian, Anda bisa berkata TIDAK kepada hal-hal yang sia-sia. Sudah pasti ada orang-orang yang jadi tidak menyukai Anda. Tetapi, apakah Anda ingin hidup mengikuti apa yang dikatakan orang atau berdasarkan pada kebenaran dan mimpi-mimpi besar hidup Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;em&gt;Berny Gomulya adalah seorang penulis, pembicara, pelatih personal dan perusahaan dalam bidang leadeship, strategy dan operations. Untuk artikel motivasi lainnya, silahkan kunjungi blog Berny di: http://bernygomulya.wordpress.com &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-7830187689111673784?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/7830187689111673784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=7830187689111673784' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7830187689111673784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7830187689111673784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2009/01/katakan-tidak.html' title='Katakan Tidak'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1269939910579794987</id><published>2009-01-02T23:42:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T23:45:02.791-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Menjadi Bahagia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Bahagia bukan suatu pengharapkan, bukan sesuatu yang diminta-minta, Bahagia adalah suatu pilihan yang kita lakukan. Kita dapat memilih bahagia atau kesedihan, Ketika kita diberi suatu kondisi yang sama, ada yang memilih bahagia, tapi ada yang memilih untuk tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi anehnya ketika pilihan itu telah kita lakukan, kita tidak siap untuk bersedih... Aneh, tapi coba pikirkan contoh ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita memilih untuk tidak belajar pada saat ujian, kita tidak siap untuk mendapatkan nilai jelek. Ketika kita memilih marah dan benci, kita tidak siap untuk merasakan perasaan sakit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini pilihan, Ketika sebuah kondisi yang sama diberikan kepada sejumlah orang, hasil dari kondisi tersebut sangat tergantung pada reaksi orang tersebut, sangat tergantung pada pilihan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dapat memilih untuk menerimanya sebagai anugerah, sebagai kesempatan untuk memperkuat diri. Atau mereka dapat juga memilih untuk menerimanya sebagai sumber derita atau kesialan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pilihlah bahagia, jika kita memilih bahagia maka setiap tindakan dan gagasan kita adalah kebahagiaan, dan kita bisa BELAJAR untuk memilih yang baik, BELAJAR menjadi Bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita belajar untuk mengasihi, kita belajar untuk mensyukuri, kita belajar untuk berbagi, kita belajar untuk saling melengkapi, kita belajar dalam kondisi di mana "Universal Love" menyertai langkah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Pilihan untuk Bahagia, dan kita berani belajar untuk bahagia, maka pilihan yang kita lakukan akan menghasilkan konsekwensinya yaitu "KEBAHAGIAAN". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1269939910579794987?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1269939910579794987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1269939910579794987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1269939910579794987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1269939910579794987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2009/01/menjadi-bahagia.html' title='Menjadi Bahagia'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-3878681182560074656</id><published>2009-01-01T20:46:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T20:53:33.062-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Tips Memulai Hari dengan Cerah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Hari yang cerah bukan ditandai dengan matahari yang bersinar terang atau udara yang sejuk, melainkan dari hati dan pikiran yang segar. Kecerahan suatu hari dimulai dari diri anda sendiri. Kita tahu bahwa sesuatu yang dimulai dengan baik merupakan separuh dari pencapaian tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, memulai aktivitas hari ini dengan kecerahan suasana adalah modal besar untuk menyelesaikan hari dengan baik pula. Bagaimana memulai hari dengan cerah sangat dipengaruhi oleh pola hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa tips ringan agar kita bisa memulai hari dengan cerah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Mulailah dari malam hari.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tak bisa berharap bangun dengan segar jika di malam harinya tak cukup tidur nyenyak. Hari esok yang cerah dimulai dari malam ini. Bila anda masih mempunyai masalah, yakinlah masih ada waktu esok untuk menyelesaikannya lebih baik lagi. Malam ini, beristirahatlah sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Bangun pagi lebih pagi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah lebih pagi daripada terbitnya matahari. Jumpai keheningan dan kesunyian. Pagi buta adalah saat yang tepat untuk menemukan sisi damai dalam diri anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Damaikan pikiran dan tentramkan jiwa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terburu melakukan aktivitas. Resapi saja suasana pagi yang damai&lt;br /&gt;ini. Berdoa,sampaikan syukur atas hidup yang masih diberikan pada kita dan&lt;br /&gt;bersaat teduh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Segarkan tubuh.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum air. Hirup aroma teh atau kopi yang menyegarkan. Berjalan-jalanlah keluar. Pompa udara banyak-banyak ke dalam paru-paru. Lakukan olahraga ringan, Mandi dengan air segar. Bersihkan tubuh baik-baik. Tetaplah mengingat janji anda tadi pagi untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi semesta hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Dapatkan sarapan secukupnya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi perut anda secukupnya. Sarapan yang baik adalah modal untuk kebugaran tubuh anda sepanjang hari. Jangan asal kenyang, namun cukupkan kebutuhan energi dan gizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Sapalah orang-orang yang anda jumpai.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbarkan senyum. Tak peduli apakah matahari bersinar cerah atau mendung menggayut, sapalah orang-orang yang anda jumpai. Tanyakan kabar mereka, maka jangan terkejut jika mereka pun akan membalas senyum anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Jangan mengeluh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun yang terjadi, entah itu hari hujan, jalanan macet, kereta datang terlambat, kendaraan mogok, atau apa pun yang terjadi, terimalah semua itu apa adanya. In everything, give thanks.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://ayodonk.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-3878681182560074656?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/3878681182560074656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=3878681182560074656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3878681182560074656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3878681182560074656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2009/01/tips-memulai-hari-dengan-cerah.html' title='Tips Memulai Hari dengan Cerah'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8626077832965940453</id><published>2009-01-01T20:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T20:07:50.509-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><title type='text'>Persiapkan Bisnis dengan Matang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Tak semua orang yang memberanikan diri memulai bisnis berakhir menuai sukses. Diantaranya harus menerima kenyataan gagal, menutup atau beralih ke usaha lainnya. Sangat disayangkan sekali. Agar tak salah melangkah, ada baiknya bagi Anda yang ingin memulai bisnis, terlebih dahulu memahami konsep produk dan atau jasa yang akan dijalankan dengan baik. Pemahaman yang diperlukan tak hanya secara teknis produksi melainkan juga pasar dan prospek mulai dari lingkungan yang terkecil kepada lingkungan yang terbesar.&lt;br /&gt;Membuat visi dan misi sehubungan usaha yang akan dirintis perlu ditetapkan sebagai panduan dalam berusaha. Tak jarang terjadi suatu usaha pada saat mulai berkembang pada tahap berikutnya mengalami kegagalan karena organisasi tersebut tidak memfokuskan diri kepada peningkatan kemajuan bisnis awal tetapi terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pemahaman terhadap usaha yang akan dijalani, kiat sukses lain dalam memulai sebuah usaha berikut adalah memiliki sikap mental positif. Satu tantangan yang dimiliki untuk menjadi wirausahawan sukses setidaknya adalah sabar, tidak pantang menyerah, terus belajar serta melihat permasalahan secara positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara statistik kebanyakan kegagalan disebabkan karena tidak adanya atau kurang efektifnya perencanaan dibuat. Asumsi-asumsi seperti kapasitas produksi, tingkat utilisasi produksi, proyeksi kenaikan harga dan biaya dan aspek lainnya dalam perencanaan bisnis hendaklah digambarkan secara akurat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal penting lainnya, setiap usaha dari yang paling kecil sekalipun membutuhkan manajemen yang baik untuk usaha berlangsung dengan baik. Sistem manajemen yang buruk akan mengakibatkan adanya biaya yang tidak perlu terbuang percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber daya manusia merupakan salah satu kunci keberhasilan usaha yang sangat penting. Merekrut pegawai yang tepat dan berpotensi sangat baik dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menutup kelemahan manajemen, organisasi dan sistim dalam jangka pendek. Dengan SDM yang tepat maka kita sudah setengah jalan untuk menjadi sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan heran jika dalam memulai usaha calon entrepreneur akan mengalami banyak permasalahan dan krisis. Banyak kegagalan terjadi karena kurangnya kreativitas,kepemimpinan dan pembuatan keputusan yang tepat untuk mencari solusi yang baik.Kreativitas akan sangat membantu untuk menyesuaikan produk-produk agar dapat diterima oleh pasar dan juga melihat berbagai peluang dalam membangun usaha anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan dasar atas pengelolaan keuangan dan pembiayaan juga sangat penting dipersiapkan untuk mengembangkan usaha. Seringkali produksi terganggu karena pengelolaan keuangan yang tidak baik seperti kekurangan dana untuk pembelian bahan baku, alat-alat produksi dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasaran sebagai ujung tombak keberhasilan penjualan produk atau jasa. Sebaikapapun produk atau jasa tanpa pemasaran yang baik maka akan sangat sukar untuk meningkat penjualan dan keuntungan usaha. Diantara yang harus dipikirkan adalah mempersiapkan pelayanan bagi pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.wirausaha.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8626077832965940453?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8626077832965940453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8626077832965940453' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8626077832965940453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8626077832965940453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2009/01/persiapkan-bisnis-dengan-matang.html' title='Persiapkan Bisnis dengan Matang'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-7063339464453418894</id><published>2008-12-21T23:59:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T20:07:38.882-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Jadilah Pembangun Pipa, Bukan Pembawa Ember</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SU9JhDjVdMI/AAAAAAAAAEo/5KqlPhL5cvY/s1600-h/water-pipe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282521720166905026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 171px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SU9JhDjVdMI/AAAAAAAAAEo/5KqlPhL5cvY/s200/water-pipe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Ini adalah cerita lama tentang Pablo dan Bruno yang saya dengar dari Burke Hedges ketika datang ke Jakarta tahun 2002 lalu. Ia pun menulis cerita inspiratif ini di bukunya The Parable of The Pipeline (Membangun Pipa Kekayaan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini saya tuliskan kembali untuk mengingatkan saya sendiri sekaligus pembaca blog ini. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari cerita sederhana namun penuh makna ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1801, Pablo dan Bruno adalah dua orang saudara sepupu yang tinggal di sebuah lembah di Italia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya adalah pemuda yang bersemangat tinggi untuk maju dan meraih cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun berkhayal, suatu saat akan menjadi orang terkaya di desanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, kesempatan pun tiba. Kepala desa mencari 2 orang pemuda untuk membawa air dari sungai yang terletak di pinggir desa ke tempat penampungan air di tengah desa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pablo dan Bruno mengajukan diri dan mengajukan diri dan mendapat kesempatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian keduanya mulai mengangkut air dengan ember. Sepanjang hari mereka bolak balik mengisi bak penampungan. Mereka digaji berdasarkan jumlah ember yang masing-masing mereka bawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wow, kita akan menjadi orang kaya!", teriak Bruno dengan riang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Pablo tidak merasa seperti itu. Ia tidak yakin akan kaya dengan cara seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tiba di rumah, ia merasakan punggungnya pegal-pegal. Telapak tangannya nyeri karena lecet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pablo berpikir bagaimana caranya supaya bisa mengisi bak penampungan tanpa harus bolak-balik, punggung pegal dan tangan nyeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tak mau melakukan pekerjaan seperti itu sepanjang hidupnya.&lt;br /&gt;Ia mengajukan rencana kepada Bruno. "Bagaimana kalau kita membangun saluran pipa?"&lt;br /&gt;"Saluran pipa? Ide apa itu? Kita sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus dan menghasilkan uang yang banyak, Pablo", jawab Bruno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan upah satu sen setiap ember, kita bisa mendapatkan satu dollar per hari. Ini berarti, setiap minggu kita bisa membeli sepatu baru".&lt;br /&gt;"Setiap bulan kita bisa membeli seekor sapi, dan setahun kemudian kita bisa membangun rumah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide Pablo ditolak mentah-mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Pablo tidak putus asa. Ia yakin dengan idenya itu. Ia tidak mau seumur hidup mejadi pembawa ember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ia memutuskan untuk bekerja paruh waktu saja. Selepas membawa ember, di sisa waktunya ia gunakan untuk membangun pipa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, sangat sulit untuk membangun pipa-pipa itu. Tanah keras dan berbatu menyulitkannya dalam menggali. Punggung dan tangannya malah bertambah nyeri dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ia tabah. Ia yakin dengan visinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa suatu saat, mungkin dalam 2 tahun ke depan saluran pipanya akan terwujud dan berfungsi seperti yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bruno dan orang-orang sedesa pun mulai mengolok-olok Pablo. Mereka mengejek "Pablo si manusia saluran pipa".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bruno sekarang punya penghasilan dua kali lipat dibandingkan Pablo. Ia selalu memamerkan barang baru yang dibelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia telah membeli baju, keledai dan rumah mewah. Ia pun gemar nongkrong di rumah makan sambil minum-minum. Orang-orang di desa pun memanggilnya Mr. Bruno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini pemandangan menjadi kontras. Sementara Bruno asyik menikmati jerih payahnya, Pablo masih sibuk siang malam membangun saluran pipanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan-bulan awal, pekerjaan itu masih belum menunjukkan hasil meski pun segenap daya dan upaya telah dikerahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pablo meyakini bahwa tindakan-tindakan kecil yang dilakukannya hari ini akan menghasilkan sesuatu yang besar. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah lebih dari setahun saluran pipa itu pun mendekati rampung. Hanya dalam hitungan waktu, pipa-pipa itu akan bisa disaluri air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Bruno pun masih terus sibuk mengangkati ember. Makin hari ia makin sibuk. Bahunya mulai kelihatan membungkuk. Ia sering menyeringai kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mulai kecewa dengan "takdirnya" yang harus mengangkut ember sepanjang hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bruno makin jarang terlihat santai dan menikmati hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saat yang dinantikan pun tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadilah kegemparan di seantero desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saluran pipa itu telah selesai. Seluruh penduduk berkumpul di sekitar bak penampungan untuk menyaksikan air mengalir dari saluran pipa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu Pablo tidak perlu lagi membawa ember. Airnya terus mengalir, saat dia bekerja atau pun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Airnya terus mengalir saat ia tidur nyenyak atau berlibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin banyak air mengalir, semakin banyak pula uang yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pablo mendapat gelar baru sebagai "manusia ajaib". Para politisi memujinya setinggi langit. Ia pun dicalonkan menjadi walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi Pablo semua itu hanyalah pencapaian awal. Ia punya cita-cita yang lebih besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pablo ingin membangun saluran pipa di seluruh dunia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam FUUUNtastic!&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roni, Owner Manet Busana Muslim&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-7063339464453418894?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/7063339464453418894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=7063339464453418894' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7063339464453418894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7063339464453418894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/12/jadilah-pembangun-pipa-bukan-pembawa.html' title='Jadilah Pembangun Pipa, Bukan Pembawa Ember'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SU9JhDjVdMI/AAAAAAAAAEo/5KqlPhL5cvY/s72-c/water-pipe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-6941153906123932293</id><published>2008-12-17T21:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-17T21:47:43.026-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Matthew Mullenweg</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SUnip5u9XZI/AAAAAAAAAEg/yDUlU-GSe6E/s1600-h/matt_mullenweg_125.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281001247568911762" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 125px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SUnip5u9XZI/AAAAAAAAAEg/yDUlU-GSe6E/s200/matt_mullenweg_125.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Saat ini, dengan mudahnya orang punya akses internet. Karena itu, media internet semakin jadi idola untuk menyampaikan apa saja. Mulai dari berita resmi, gosip, hingga uneg-uneg belaka. Untuk soal uneg-uneg, sekarang terkenal istilah blogging alias membuat catatan harian, semacam diary di internet. Salah satu media yang paling dikenal untuk nge-blog adalah Wordpress (www.wordpress.com).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, media blog yang sangat terkenal itu digawangi oleh seorang muda yang penuh inspirasi. Ia adalah Matthew Charles Mullenweg. Pria kelahiran Houston Texas ini baru akan berusia 25 tahun pada 11 Januari tahun depan. Tapi, di usianya yang masih sangat belia itu, dengan Wordpress, ia sudah menangguk keuntungan sekitar US$40 juta!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah prestasinya, Matthew tetap tampil sahaja. Dalam beberapa kali wawancara, ia menyebut kesuksesan yang didapat Wordpress adalah buah dari kerja samanya dengan banyak orang. "Saya bekerja dengan orang-orang yang luar biasa dan membantu mendemonstrasikan kegiatan publishing di website. Inilah yang membuat Wordpress berkembang pesat," sebut pria yang kini tinggal di San Francisco Amerika tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap Matthew memang patut diteladani. Salah satu sikap yang menonjol darinya adalah kemauan untuk belajar. Konon, meski berhubungan dengan banyak coding atau bahasa teknis komputer saat membuat Wordpress, Matthew pada awalnya justru tak tahu banyak. Ia bahkan mengaku harus belajar banyak untuk mengetahui coding demi pengembangan Wordpress. Tapi, menurutnya, justru bukan semata soal coding yang diperlukan untuk mengembangkan sebuah program, tapi sentuhan "komunikasi"-nya yang perlu diperhatikan. "Code bukan hal terpenting dalam sebuah software. Justru soal desain, warna, pencitraan merek, dan kegunaanlah yang perlu diperhatikan," sebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, saat ini, Wordpress dilihat dari sisi kegunaan dan kemudahan menjadi salah satu media blogging yang paling sederhana. Kekuatan kesederhanaan inilah yang justru jadi nilai lebih dari Wordpress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu pun berawal dari niatan sederhana. Sekitar pertengahan tahun 2002, Matthew menggunakan software blog b2/cafelog untuk melengkapi foto-foto yang didapat ketika mengunjungi Washington. Beberapa bulan setelah pengembangan software b2 dihentikan, pada Januari 2003, pria yang akrab dipanggil Matt ini kemudian mengumumkan bahwa dirinya akan mengembangkan b2 agar sesuai dengan standard web saat itu. Ia pun mengajak rekannya, Mike Little dan kemudian juga dibantu oleh pengembang asli dari b2, Michel Valdrighi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, berbagai fasilitas tambahan terus dibuat untuk menyempurnakan Wordpress. Pengembangan demi pengembangan membuat Wordpress makin disukai penggunanya. Totalitas Matthew membuat Wordpress makin lengkap. Mulai dari fasilitas untuk add-on, pembuatan statistik, hingga anti spam. Inilah yang membuatnya sempat dinobatkan sebagai 50 orang paling penting di dunia web oleh PC World. Hebatnya, semua perolehan itu disebutnya hanya bagian dari kesenangan yang timbul dari motivasinya. "Bagi saya, uang dan gaji bukanlah motivasi utama. Tapi fokus pada yang kita sukai adalah motivasi sebenarnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemauan belajar dan kerendahatian menjadi kombinasi yang klop sebagai jalan sukses bagi seorang Matthew Charles Mullenweg. Keberhasilannya mengembangkan Wordpress sebagai salah satu media blog tersukses adalah contoh nyata buah kerja kerasnya. Sungguh, sikap yang patut diteladani oleh generasi muda kita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.andriewongso.com/"&gt;http://www.andriewongso.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-6941153906123932293?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/6941153906123932293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=6941153906123932293' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6941153906123932293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6941153906123932293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/12/saat-ini-dengan-mudahnya-orang-punya.html' title='Matthew Mullenweg'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SUnip5u9XZI/AAAAAAAAAEg/yDUlU-GSe6E/s72-c/matt_mullenweg_125.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-6840957008509480241</id><published>2008-12-14T23:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T23:35:27.305-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Sukses Adalah Pilihan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SUYGhX6rsOI/AAAAAAAAAEY/emISPVuMPdk/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279914783564083426" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 139px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SUYGhX6rsOI/AAAAAAAAAEY/emISPVuMPdk/s200/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Maukah anda Berjuang untuk kesuksesan Anda Sendiri ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalah hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup Anda maka terlebih dahulu Anda harus mempunyai tujuan hidup (goal setting). Tidak adanya tujuan hidup dalam diri Anda akan menyebabkan diri Anda pasif menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda dan biasanya hidup Anda akan menjadi sangat membosankan / tidak menggairahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filosofi "Hidup Mengalir Seperti Air" bisa membuat orang terlena dan menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda, sayang sekali hidup kita yang berharga ini kalo dibiarkan mengalir seperti air yang bisa jadi air tersebut akan mengalir ke got !! Karena hidup kita ini berharga maka kita sendiri-lah yang harus mengatur kemana air kehidupan kita akan mengalir ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang yang hidup tanpa tujuan akan terfokus berjalan ditempat dan menghabiskan waktunya secara membosankan tanpa pencapaian prestasi yang berarti. Mereka hanya menjadi "penonton" dari suatu kehidupan. Mereka hanya bisa melihat kesuksesan orang lain tapi sama sekali tidak pernah membayangkan untuk dirinya sendiri. Inilah yang disebut hidup tanpa tujuan / misi!, Anda harus mempunyai misi hidup di dunia ini agar hidup Anda berarti dan menggairahkan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai sukses tentu saja tidak mudah, karena Anda juga harus menyikapi kegagalan dengan baik jika memang Anda menghadapi kegagalan. Untuk mencapai sukses kerap kali kita harus melewati kesalahan / kegagalan dalam hidup. Banyak orang ingin sukses tapi sedikit sekali yang berani untuk menghadapi kegagalan. Kalau Anda ingin sukses, Anda tidak boleh takut gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Simak "Prestasi Kegagalan" seseorang dan bandingkan dengan diri Anda :&lt;br /&gt;- Gagal dalam bisnis / bangkrut, thn 1831&lt;br /&gt;- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, thn 1832&lt;br /&gt;- Bisnis kembali bangkrut, thn 1834&lt;br /&gt;- Tunangan meninggal dunia, thn 1835&lt;br /&gt;- Nervous breakdown, thn 1836&lt;br /&gt;- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, thn 1838&lt;br /&gt;- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, thn 1843&lt;br /&gt;- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, thn 1848&lt;br /&gt;- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, thn 1855&lt;br /&gt;- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Vice President, thn 1856&lt;br /&gt;- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, thn 1858 -1860,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Namun Abraham Lincoln akhirnya berhasil Menjadi Presiden USA !!,&lt;br /&gt;You cannot fail... Unless you Quit!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bayangkan selama lebih dari 25 tahun, Abraham Lincoln adalah seorang "juara gagal". Jadi sebenarnya kegagalan itu tidak ada selama Anda terus berjuang, bertahan, belajar dari kesalahan dan mencari cara yang lebih baik mencapai kemenangan. Lain halnya jika Anda berhenti mencoba maka pada saat itulah Anda pantas disebut sebagai orang yang gagal alias pecundang!. Ingatlah bahwa "Winners never quit, Quitters never win !!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil untuk mencapai kesuksesan adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Anda HARUS berani menjadi sedikit "GILA" - berani bermimpi dalam hal yang positif.&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Abraham lincoln yang gagal puluhan tahun, Thomas Alfa Edison yang gagal ribuan kali dalam uji coba lampu pijar, colombus yang mengatakan dunia ini bulat ketika orang lain mengatakan dunia ini datar, Wight bersaudara yang ingin agar manusia bisa terbang, JF Kennedy yang ingin manusia bisa ke bulan dll adalah contoh-contoh manusia yang agak "gila" dan karena keuletannya yang luar biasa hebat inilah hidup mereka bermanfaat bagi banyak orang. Jadi terkadang Anda harus berani melakukan hal-hal yang berbeda dimana orang biasa tidak mau atau tidak berani melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan oleh President Calvin Coolidge "nothing in the world can take the place of persistence, talent will not; nothing is more common than unsuccessful men with talent. Education will not; the world is full of educated derelects. Persistence and determinatiion alone are omnipotent"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang bisa menggantikan arti penting kegigihan dan keuletan. Bakat pun tidak sebab ada sekian banyak orang gagal meski mereka berbakat . Pendidikan juga tidak bisa menggantikannya, sebab banyak orang berpendidikan tinggi tidak bisa mencapai apa-apa kecuali ijazahnya geripis dimakan jamur dan waktu. Kegigihan, keuletan dan tekat yang membara untuk mencapai tujuan hidup Anda inilah yang akan mendobrak rintangan yang Anda hadapi. Jadi jika kekalahan demi kekalahan berusaha menjegal dan menjatuhkan Anda dan kesuksesan nampaknya makin mustahil maka ingatlah pernyataan diatas, bahwa "tidak ada yang bisa menggantikan kegigihan dan keuletan Anda!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Kendalikan Pikiran Anda Pikiran adalah kekuatan luar biasa yang harus Anda bisa kendalikan (ingat : Aku adalah pikiran-ku).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galileo bahkan pernah mengatakan "hati-hati dengan pikiran Anda". Apa yang harus kita kendalikan? pikiran negatif adalah hal yang harus bisa Anda kendalikan. Pikiran negatif memang tidak bisa kita tolak masuk ke pikiran kita, namun Anda harus melawannya dengan lebih banyak memasukan pikiran yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda adalah apa yang Anda pikirkan !! Jika Anda pikir akan gagal, maka sebenarnya adalah Anda sudah gagal. Untuk itu sukses selalu dimulai dari pikiran Anda!. Anda harus memiliki sikap "can do attitude" yakni "aku bisa melakukan hal itu". Banyak orang yang belum apa-apa sudah mengatakan "aku tidak bisa". Memang nantinya Anda akan diuji oleh kekalahan / kegagalan tapi Anda jangan berhenti, tetap jaga pikiran Anda secara positif bahwa setelah malam yang paling gelap, fajar akan segera menyingsing, disana telah menunggu istana emas, Anda cukup hanya melewati kegagalan-kegagalan saja. Ketika tiap kali hati kecil kita gundah karena belum melihat suatu hal menjadi lebih baik maka Anda harus ingatkan kepada pikiran Anda "I refuse to give up, i shall continue firmly, steadily, and persistently until my good appears!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkan diri Anda secara terus menerus bahwa sukses bukan hanya milik orang yang brilian, berbakat, penuh keberuntungan dll tapi sukses luar biasa adalah milik orang yang persisten (pantang menyerah), yang terus berusaha mencari cara lebih baik dalam menemukan formula kemenangan meski berton-ton rintangan menghalangi Anda. Untuk menemukan emas, Anda harus menggali berton-ton tanah lumpur. Jangan pikirkan tanah lumpurnya tapi fokuslah pada emasnya !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penemuan terbesar dalam generasi saya adalah bahwa kita dapat merubah hidup kita dengan merubah pola pikir kita" (William James)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Selesaikan apa yang telah Anda mulai.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya! Anda harus menyelesaikan apa yang telah Anda mulai rencanakan sebelumnya, jangan berhenti sebelum Anda menyelesaikannya. Fokuslah sampai tujuan Anda tercapai. Sukses dan gagal memiliki perbedaan yang tipis. Tidak ada orang yang gagal didunia ini, yang ada hanyalah orang cepat menyerah. Jika saja Thomas Alfa Edison berhenti pada percobaan yang ke 900 mungkin namanya tidak akan melegenda hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan repotkan pikiran Anda dengan kegagalan masa lalu apalagi sampai membuat Anda trauma. Ubah rasa tramatik Anda, ubah kegagalan Anda menjadi energi positif untuk memperbaiki diri. Ubah energi kekalahan menjadi kekuatan baru dimana Anda akan melakukan upaya yang lebih baik dan lebih hebat dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah menyesali diri ataupun iri hati karena Anda tidak terlahir dalam keluarga kaya, tidak dapat harta warisan berlimpah, tidak dapat suami / istri kaya, tidak dikaruniai bakat, keberuntungan dll. Untuk sukses Anda hanya perlu memiliki tujuan yang jelas, persistensi dan determinasi yang keras untuk mencapai tujuan tersebut. Hidup ini keras dan Anda juga harus keras agar hidup ini melunak kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang mencapai kehidupan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.gsn-soeki.com/wouw/a000261.php &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-6840957008509480241?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/6840957008509480241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=6840957008509480241' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6840957008509480241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6840957008509480241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/12/sukses-adalah-pilihan.html' title='Sukses Adalah Pilihan'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SUYGhX6rsOI/AAAAAAAAAEY/emISPVuMPdk/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-387572058774535902</id><published>2008-12-06T00:54:00.000-08:00</published><updated>2008-12-17T21:45:10.049-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Jangan Mudah Menyerah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Disuatu pagi yang indah, terlihat  sekelompok burung elang yang beterbangan diatas sebuah sungai yang melintasi hutan disuatu perdesaan. Tampak mereka sedang mencari ikan-ikan kecil untuk mengisi perut mereka yang kosong.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dengan sigap satu persatu dari mereka menukik dan menangkap ikan-ikan kecil yang terlihat di permukaan sungai dan membawanya ke sarang mereka, yang terletak diatas pohon ditepi sungai tersebut.  Lama kelamaan sarang mereka yang terbuat dari jerami, telah penuh dengan ikan-ikan kecil yang berlompat-lompat untuk menyelamatkan diri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Setelah melompat-lompat sekian lama, muncul keputusasaan dari ikan-ikan kecil tersebut, karena tidak mampu melewati sarang sang elang yang telah memenjarakan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"Kita akan segera mati, dan menjadi santapan elang tersebut, tak ada gunanya kita berlompat-lompat teman-teman" Seru seekor ikan kecil yang keliatan kehabisan nafas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"Benar...matilah kita....tak mungkin kita bisa selamat lagi" Seru yang lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lama kelamaan ikan-ikan kecil tersebut, terlihat tidak melompat lagi dan sebagian dari mereka mati karena lemas dan kehabisan nafas. Mereka tidak berusaha lagi untuk keluar dari sarang burung elang tersebut, dan pasrah pada nasib buruk yang menimpa mereka. Padahal mereka sebenarnya menyadari bahwa dibawah sarang burung yang hanya terbuat dari jerami tersebut, terlintas sungai yang begitu luas yang merupakan tempat tinggal mereka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hanya terlihat seekor ikan kecil yang tetap berlompat-lompat untuk melewati sarang burung elang tersebut, terlihat tubuhnya yang semakin lemas karena kehabisan nafas namun tekadnya yang keras, membuatnya terus melompatt-lompat. Ikan-ikan kecil yang lain hanya bisa melihatnya dan menasehatinya untuk pasrah dengan nasib. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Namun si ikan kecil terus melompat, pantang menyerah dan dengan sekuat tenaga dia pun melompat tinggi dan dia berhasil melewati sarang burung elang yang terbuat dari jerami dan jatuh menuju sungai yang luas....dan jadilah dia sebagai pemenang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;~Kadang hidup kita penuh dengan cobaan, rintangan, halangan, dan masalah yang selalu menghadangi kita, seakan-akan memaksa kita untuk menyerah. Namun sebagai seorang yang bijak, kita tidak boleh begitu saja menyerah pada nasib. Teruslah mencoba, karena sebenarnya kesuksesan selalu berada didepan kegagalan kita, hanya tekad dan sikap pantang menyerahlah yang dapat memberikan jalan bagi kita untuk mencapai kesuksesan sejati. Jangan pernah menyerah.......~&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dari Saya, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Success and Wisdom&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bodhi Taruna&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-387572058774535902?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/387572058774535902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=387572058774535902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/387572058774535902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/387572058774535902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/12/jangan-mudah-menyerah.html' title='Jangan Mudah Menyerah'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-4306555266042476454</id><published>2008-11-07T01:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-07T01:38:18.132-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>MENCIPTAKAN NASIB BAIK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SRQJrGHcmzI/AAAAAAAAAEQ/WscLkLVZ2sM/s1600-h/Good-luck.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265844500283824946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SRQJrGHcmzI/AAAAAAAAAEQ/WscLkLVZ2sM/s200/Good-luck.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt; "GOOD LUCK" atau nasib baik ini merupakan keadaan yang di dambaan semua orang di dunia ini. "GOOD LUCK' merupakan judul buku karangan "Alex Rovira &amp;amp; Fernando Trias de Bes" yang sangat motivasional, menjelaskan tentang bagaimana Nasib Baik itu muncul ke diri kita. dari buku ini saya coba memetik beberapa point tentang Nasib Baik..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;ATURAN PERTAMA NASIB BAIK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Kemujuran tidak lah tahan lama, sebab ia tidak tergantung kepada anda. Nasib Baik di ciptakan oleh kita masing-masing: itulah sebabnya Nasib Baik akan tahan selamanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KEDUA NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Banyak yang menginginkan Nasib Baik, tetapi sedikit yang bersedia mengejarnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KETIGA NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Kalau sekarang ini Anda belum mendapatkan Nasib Baik, mungkin itu adalah karena Anda berada dalam kondisi-kondisi yang biasa. Untuk mendapatkan Nasib Baik, Anda harus menciptakan kondisi-kondisi baru yang tidak biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KEEMPAT NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Menemukan kondisi-kondisi baru untuk Nasib Baik tidaklah berarti hanya mencari keuntungan kita sendiri. Menciptakan kondisi-kondisi, menolong sesama, menjadikan Nasib Baik lebih mungkin muncul.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KELIMA NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Kalau Anda tunda menciptakan kondisi-kondisi baru, Nasib Baik tidak pernah tiba. menciptakan kondisi-kondisi baru itu terkadang membutuhkan kerja keras,tetapi kerjakanlah hari ini juga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KEENAM NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Terkadang, dalam kondisi-kondisi yang nampaknya tepat, Nasib Baik tidak juga datang. Carilah kondisi-kondisi yang tampaknya tidak perlu padahal mutlak dalam detil-detil kecilnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KETUJUH NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Bagi mereka yang hanya percaya pada kebetulan, menciptakan kondisi-kondisi itu tampak menggelikan. Mereka hanya menciptakan kondisi-kondisi tidak mengkhawatirkan soal kebetulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KEDELAPAN NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Tidak seorang pun dapat menjual Nasib Baik. Nasib Baik tidak dapat di jual. Jangan percaya kepada mereka yang menjual kemujuran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KESEMBILAN NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Setelah menciptakan segala kondisinya, bersabarlah, jangan menyerah. Agar Nasib Baik tiba, berimanlah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;ATURAN KESEPULUH NASIB BAIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Menciptakan Nasib Baik hanyalah menuntut kita untuk menyiapkan kondisi-kondisi bagi peluang. Tetapi peluang tidak ada hubungannya dengan kemujuran atau kebetulan: ia selalu ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-4306555266042476454?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/4306555266042476454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=4306555266042476454' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/4306555266042476454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/4306555266042476454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/11/menciptakan-nasib-baik.html' title='MENCIPTAKAN NASIB BAIK'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SRQJrGHcmzI/AAAAAAAAAEQ/WscLkLVZ2sM/s72-c/Good-luck.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-2881077180430082394</id><published>2008-10-23T00:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T01:00:52.378-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Mengapa Sulit Berubah</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify; font-family: courier new;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Karena kita ingin berubah dengan kesadaran (conscious) kita, tetapi emosi, kebiasaan, keyakinan, nilai dan pola perilaku yang ada di sub-conscious tidak berubah. Kenyataanya Sub-conscious yang lebih beperan. Alam bawah sadar kita yang lebih dominan. Ada yang mengatakan 88% (Sub-Conscious) banding 12% (Conscious)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Jadi bila terjadi konflik, maka probability kemenangannya adalah: akan dimenangkan oleh sub-concious.Itu sebabnya banyak orang mengalami perubahan atau sukses membuat perubahan BESAR dalam hidupnya dipicu oleh intensitas emosi, perubahan nilai-nilai dalam kehidupanya, perubahan keyakinannya yang semakin membaik dan membesar serta behavior patern yang berubah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Namun Ada yang sangat DOMINAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: courier new;font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Setelah mengamati banyak kejadian, maka sebenarnya ada yang sangat dominan menghambat manusia untuk &lt;a href="http://www.harisubagya.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;BERUBAH&lt;/a&gt;. Apakah Itu ? &lt;a href="http://www.harisubagya.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;RASA TAKUT&lt;/a&gt;. Perasaan ini begitu kuatnya, hingga mengalahkan nilai-nilai, perasaan, rasa malu, jijik, apalagi logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang pernah bertemu HANTU? Pada kenyataanya kita belum pernah bertemu, namun kita takut dan membuatnya ada di kepala kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: courier new;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;font-family:courier new;font-size:130%;"  &gt;Itu sebabnya Hantu Indonesia beda dengan hantu Eropa. Semakin banyak jenis Hantu yang ada, berarti semakin "kreatif" kepalanya. Alias semakin penakut. Semakin penakut, maka koefisien gesek kemajuan kita akan semakin besar, sehingga perubahan pun semakin sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana RASA TAKUT ini menjadi belenggu kuat kebanyakan dari manusia. Dan Bagaimana RASA TAKUT ini sekaligus menjadi pendorong yang kuat untuk sebuah tindakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba masukan Ular besar pada kamar mandi di HOTEL atau kantor anda, disaat orang sedang mandi, buang air dan sejenisnya. Apa yang terjadi? Kemungkinan anda akan menemui orang-orang berhamburan, tanpa malu lagi atau perasaan jijik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ini membuktikan bahwa RASA TAKUT begitu dominan. Apakah Anda menginginkan perubahan dalam kehidupan, namun TERHAMBAT. Kemungkinan besar anda sedang digelayuti rasa takut, yang HANYA ada dikepala Anda.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Salam Perubahan&lt;br /&gt;Hari Subagya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.bisnispartner.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;http://www.bisnispartner.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-2881077180430082394?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/2881077180430082394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=2881077180430082394' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2881077180430082394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2881077180430082394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/10/mengapa-sulit-berubah.html' title='Mengapa Sulit Berubah'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-3541634539282045414</id><published>2008-09-08T21:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T00:57:56.650-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Perbedaan Rejeki Tak Terduga dan Rejeki Terduga</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;"&gt;Inilah yang saya rasakan, entah Anda setuju atau tidak. Rejeki terduga itu letaknya ada di pikiran, di otak kita. Namun rejeki tak terduga letaknya ada di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rejeki tak terduga == Hati&lt;br /&gt;Rejeki terduga == Pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah banyak orang Indonesia salah mengartikan tentang ini. Orang Indonesia yang tidak sukses yang hidupnya gitu-gitu aja sering membuat pembenaran bahwa rejeki itu sudah ada yang ngatur sehingga dia tidak perlu bersusah payah bekerja/berusaha. Padahal rejeki itu dibagi menjadi 3 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rejeki yang sudah pasti untuk hamba-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rejeki yang masih mengambang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rejeki yang perlu diusahakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya kita tidak tahu berapa besarnya porsi-porsi dari ketiga rejeki itu. Namun banyak orang yang mengira bahwa rejeki automatically diberikan oleh-Nya tanpa berusaha. Memang ada yang seperti itu, tapi mana kita tahu bahwa itu akan terjadi pada kita. Manusia tidak tahu seberapa besar porsi rejeki nomer 1,2 ataupun 3. Maka kitalah yang mengubah nasib kita sendiri, Dialah yang menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang terjadi sebaliknya khususnya di Barat. Orang terlalu memakai pikirannya untuk mencari rejeki namun mereka lupa akan kekuatan hati. Banyak orang di Barat tidak mempercayai kekuatan rejeki tak terduga. Padahal sering rejeki tak terduga ini jumlahnya berkali-kali lipat dibanding rejeki terduga. Secara kualitas dan kuantitas, rejeki tak terduga seringkali menang jika dibandingkan dengan rejeki terduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hukum alam adalah hukum keseimbangan. Semua diupayakan untuk berjalan harmoni. Antara hati dan pikiran. Antara rejeki tak terduga dan terduga. Disinilah letak konsep logika hati, mengharmonikan hal-hal tersebut. Anda tahu perkataan bijak 9 dari 10 pintu rejeki ada pada perniagaan? Pernyataan yang indah. 9 dari 10 pintu, lalu apa kuncinya? Ada 3 kunci disana yang letaknya pada hati. Kunci-kunci inilah yang akan menyibak tabir rahasia antara manusia dengan Sang pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Runtutannya kurang lebih seperti ini untuk mengharmonikan keduanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Niat&lt;/strong&gt; (hati) – &lt;strong&gt;mencari cara&lt;/strong&gt; (pikiran) – &lt;strong&gt;tindakan&lt;/strong&gt; (harmonisasi) – &lt;strong&gt;pasrah&lt;/strong&gt; (hati) – &lt;strong&gt;hasil&lt;/strong&gt; – &lt;strong&gt;syukur&lt;/strong&gt; (hati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam runtutannya, hati mempunyai peran lebih dibanding pikiran. Berawal dari hati (niat), berakhir pun dengan hati (syukur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan banyak orang adalah meletakkan niat dan pasrah terlalu dekat. Niat nomer 1, kemudian langsung dilanjutkan dengan pasrah. Belum...belum saatnya untuk kita pasrah setelah niat. Ibarat lampu lalu lintas, niat yang baik apabila kita meminta pengiriman signal lampu hijau atau merah pada-Nya, maka akan ditunjukkan jalannya. Jika hijau, jalannya akan dibuka. Kita boleh jalan. Justru jangan berhenti karena akan menyebabkan kemacetan. Jika merah, jalannya akan ditutup. Berhenti, jika perlu mundur. Ambil jalan lain. Temukan persimpangan lain dan lihat lampu warna apa yang menyala disana. Langgarlah lampu merah maka segalanya akan menjadi kacau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang lucu lagi, sudah diberi lampu hijau namun dia tetap berhenti. Tidak mau jalan. Sampai di persimpangan lampu berikutnya, diberi warna hijau lagi. Sayangnya, lagi-lagi dia tidak mengerti kalau lampunya hijau. Dia terlalu takut untuk berjalan. Makanya, hijau atau merah...bagi dia semuanya merah jika ia takut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:180%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;http://logika-hati.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-3541634539282045414?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/3541634539282045414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=3541634539282045414' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3541634539282045414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3541634539282045414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/09/perbedaan-rejeki-tak-terduga-dan-rejeki.html' title='Perbedaan Rejeki Tak Terduga dan Rejeki Terduga'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1239760842647488899</id><published>2008-09-03T21:00:00.000-07:00</published><updated>2008-09-03T21:07:33.549-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Semua terjadi karena suatu alasan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;"&gt;Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi , latihan ketangkasan , percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian diriku yang mana yang kurang?Mengapa aku diperlakukan kejam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berpaling pada ayahku. Katanya: "Semua terjadi karena suatu alasan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat kata-kata ayahku: "Semua terjadi karena suatu alasan." Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta.&lt;br /&gt;2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita.&lt;br /&gt;3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://ayodonk.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1239760842647488899?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1239760842647488899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1239760842647488899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1239760842647488899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1239760842647488899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/09/semua-terjadi-karena-suatu-alasan.html' title='Semua terjadi karena suatu alasan'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-7953192310086624876</id><published>2008-08-24T19:32:00.000-07:00</published><updated>2008-08-24T19:35:18.150-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>JANGAN BERHENTI SEBELUM MIMPI ANDA TERCAPAI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tahun 1986 di New York diadakan lomba marathon internasional yang diikuti oleh ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini mengambil jarak 42 kilometer mengelilingi kota New York. Jutaan orang dari seluruh dunia ikut menonton acara tersebut melalui puluhan televisi yang merelainya secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu orang yang menjadi pusat perhatian di lomba tersebut, yaitu Bob Willen. Bob adalah seorang veteran perang Amerika, dan dia kehilangan kedua kakinya karena terkena ranjau saat perang di Vietnam. Untuk berlari, Bob menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan badannya ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lomba pun dimulailah. Ribuan orang mulai berlari secepat mungkin ke garis finish. Wajah-wajah mereka menunjukkan semangat yang kuat. Para penonton tak henti-hentinya bertepuk tangan untuk terus mendukung para pelari tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 kilometer telah berlalu. Beberapa peserta nampak mulai kelelahan dan mulai berjalan kaki. 10 kilometer telah berlalu. Di sini mulai nampak siapa yang mempersiapkan diri dengan baik, dan siapa yang hanya sekedar ikut untuk iseng-2. Beberapa peserta yang nampak kelelahan memutuskan untuk berhenti dan naik ke bis panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara hampir seluruh peserta telah berada di kilometer ke-5 hingga ke-10, Bob Willen yang berada di urutan paling belakang baru saja menyelesaikan kilometernya yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob berhenti sejenak, membuka kedua sarung tangannya yang sudah koyak, menggantinya dengan yang baru, dan kemudian kembali berlari dengan melempar-lemparkan tubuhnya kedepan dengan kedua tangannya. Ayah Bob yang berada bersama ribuan penonton lainnya tak henti-hentinya berseru "Ayo Bob... Ayo Bob... berlarilah terus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keterbatasan fisiknya, Bob hanya mampu berlari sejauh 10 kilometer selama satu hari. Di malam hari, Bob tidur di dalam sleeping bag yang telah disiapkan oleh panitia yang mengikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya empat hari telah berlalu, dan kini adalah hari kelima bagi Bob Willen. Tinggal dua kilometer lagi yang harus ditempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu saat, hanya tinggal 100 meter lagi dari garis finish, Bob jatuh terguling. Fisik Bob benar-2 telah habis saat itu. Bob perlahan-2 bangkit dan membuka kedua sarung tangannya. Nampak disana tangan Bob sudah berdarah-darah. Dokter yang mendampinginya sejenak memeriksanya, dan mengatakan bahwa kondisi Bob sudah parah, bukan karena luka di tangannya saja, namun lebih ke arah kondisi jantung dan pernafasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak Bob memejamkan mata. Dan di tengah-tengah gemuruh suara penonton yang mendukungnya, samar-samar Bob dapat mendengar suara ayahnya yang berteriak "Ayo Bob, bangkit! Selesaikan apa yang telah kamu mulai. Buka matamu, dan tegakkan badanmu. Lihatlah ke depan, garis finish telah di depan mata. Cepat bangun ! Tunjukkan ke semua orang siapa dirimu, jangan menyerah! Cepat bangkit!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelan-pelan Bob mulai membuka matanya kembali. Saat itulah matanya melihat garis finish yang sudah dekat. Semangat mulai membara kembali di dalam dirinya, dan tanpa sarung tangan, Bob melompat- lompat ke depan. "Ya, ayo Bob... satu lompatan lagi, Bob... Capailah apa yang kamu inginkan, Bob!" teriak ayahnya yang terus berlari mendampinginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu lompatan terakhir dari Bob membuat tubuhnya melampaui garis finish. Saat itu meledaklah gemuruh dari para penonton yang berada di tempat itu. Bob bukan saja telah menyelesaikan perlombaan itu, Bob bahkan tercatat di Guiness Book of Record sebagai satu-satunya orang cacat yang berhasil menyelesaikan lari marathon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, ketika ada puluhan wartawan yang menemuinya, Bob berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"SAYA BUKAN ORANG HEBAT. ANDA TAHU SAYA TIDAK PUNYA KAKI LAGI. SAYA HANYA MENYELESAIKAN APA YANG TELAH SAYA MULAI. SAYA HANYA MENCAPAI APA YANG TELAH SAYA INGINKAN. DAN KEBAHAGIAAN SAYA DAPATKAN BUKAN DARI APA YANG SAYA DAPATKAN, TAPI DARI PROSES UNTUK MENDAPATKANNYA. SELAMA LOMBA, FISIK SAYA MENURUN DRASTIS. TANGAN SAYA SUDAH HANCUR BERDARAH-DARAH. TAPI RASA SAKIT DI HATI SAYA TERJADI BUKAN KARENA LUKA ITU, TAPI KETIKA SAYA MEMALINGKAN WAJAH SAYA DARI GARIS FINISH. JADI SAYA KEMBALI FOKUS UNTUK MENATAP GOAL SAYA. SAYA RASA TIDAK ADA ORANG YANG AKAN GAGAL DALAM LARI MARATHON INI. TIDAK MASALAH ANDA AKAN MENCAPAINYA DALAM BERAPA LAMA, ASAL ANDA TERUS BERLARI. ANDA DISEBUT GAGAL BILA ANDA BERHENTI. JADI, JANGANLAH BERHENTI SEBELUM TUJUAN ANDA TELAH TERCAPAI."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-7953192310086624876?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/7953192310086624876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=7953192310086624876' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7953192310086624876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7953192310086624876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/08/jangan-berhenti-sebelum-mimpi-anda.html' title='JANGAN BERHENTI SEBELUM MIMPI ANDA TERCAPAI'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-7442819349534093737</id><published>2008-08-19T21:07:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T05:43:16.916-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Surat Wasiat Aristotle Onassis</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dear All...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah diantara kita yang tidak mengenal nama ARISTOTLE ONASSIS? Dia dikenal sebagai RAJA KAPAL... Kapal Pesiar maupun Kapal Tanker Minyak!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 15 Maret 1975, dalam usia 69 tahun, Aristotle Onassis meninggal dunia karena mengalami kecelakaan pesawat udara. Harta Onassis tidak terhitung banyaknya, sehingga ahli keuangannya perlu waktu 2 (dua) tahun bekerja lembur untuk menghitungnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di bawah ini saya tuliskan SURAT WASIAT darinya, yang saya pikir bisa juga membantu diri kita untuk selalu bersemangat meraih Kesuksesan. Demikian kurang lebih bunyi Surat Wasiat Aristotle Onassis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;   Jaga Badanmu Agar Tetap Sehat. Banggalah Dengan Fisik Yang Kita Punya. Jangan Risaukan Hal-Hal Kecil, KIta Tidak Sejelek Seperti Apa Yang Kita Bayangkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   Jaga Kulitmu Agar Tetap Sehat.&lt;/span&gt; Karena Kulit Yang Sehat Akan Tampak Seperti Orang Yang Banyak Uang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   Usahakan Tersenyum, Jangan Suka Cemberut.&lt;/span&gt; Perlihatkan Bahwa Segalanya Beres. Dan, Tunjukkan Bahwa Hidupmu Sehari-hari Selalu Tampak Menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Jaga Penampilanmu.&lt;/span&gt; Jangan Pernah Memperlihatkan Dan Menceritakan Kemelaratanmu Kepada Siapapun. Karena Biasanya Orang Benci Pada Orang Yang Melarat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan Tidur Terlalu Banyak.&lt;/span&gt; Kalau Dapat Mengurangi Tidur 3 Jam Sehari, Maka Dalam Setahun Akan Menambah Waktu 1,5 Bulan Untuk Meraih Sukses.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makan Secukupnya Dan Hindari Makan Enak.&lt;/span&gt; Jangan Makan Sambil Bicara Bisnis, Tunggu Sampai Selesai Dulu. Jangan Menghabiskan Waktu Berjam-jam Di Meja Makan Selagi Ada Pekerjaan Mendesak, Yang Menanti Untuk Segera Diselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Tidak Punya Modal, Pinjam Dulu Dalam Jumlah Besar.&lt;/span&gt; Jangan Meminjam Dalam Jumlah Sedikit. Lalau Segera Kembalikan, Jangan Sekali-kali Menunda Jadwal Pembayaran. Ini Menyangkut Reputasi, Buat Pemodal Atau Bank Percaya Padamu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   Pilihlah Teman Yang Dapat Mendorong Prestasimu.&lt;/span&gt; Dan, Berusahalah Terus Sampai Berhasil. Hindari Orang Yang Suka Mematahkan Semangatmu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   Dengarkan Orang Lain. Buatlah Orang Lain Merasa Senang.&lt;/span&gt; Hormati Mereka, Maka Kita Akan Dihormati Oleh Semua Orang. Ini Adalah Kunci Suksesku Yang Utama.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;font-family:courier new;" &gt;Semoga Surat Wasiat ini bisa kita ambil hikmahnya, buat merangkai sukses kita masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salam Luar Biasa Prima!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wuryanano&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;http://wuryanano.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-7442819349534093737?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/7442819349534093737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=7442819349534093737' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7442819349534093737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7442819349534093737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/08/dear-all.html' title='Surat Wasiat Aristotle Onassis'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8023741472870899268</id><published>2008-08-18T01:36:00.000-07:00</published><updated>2008-08-18T01:41:04.814-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>7 Kebiasaan Hidup Positif</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: courier new;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Kebiasaan mengucapkan syukur&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik , tapi juga dalam kesusahan dan hari-hari yang buruk...... Ada rahasia besar dibalik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun, telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi diseluruh dunia. Salah satu ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah â€œAku bersyukur atas cacat-cacat ini aku menemukan diriku, pekerjaanku dan TUHAN-ku Memang sulit untuk mengucap syukur terhadap segala `kesusahan`, `kegagalan`, hambatan` maupun `kekurangan` dan sejenisnya. Namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat, kesyihatan, keluarga, sahabat dsb. Lama kelamaan kita bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kebiasaan berpikir positif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;"You are what you think!" &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hidup dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yang yang positif. Ciri-ciri dari pikiran yang positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yang sedang dipikirkan. Kalau terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera ke arah yang positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan dialami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kebiasaan menabur benih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya kita akan `menuai` apa yang kita `tabur`. Taburkanlah egoisme, kebencian antar kelompok, kemalasan, gosip, hasutan, adu domba dan sejenisnya dan.......lihatlah dan buktikan apa yang akan dituai. Bayangkanlah, betapa kayanya hidup bila yang ditebar selalu benih kebaikan. Sebaliknya, betapa miskinnya bila yang rajin ditabur adalah keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kebiasaan berempati&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang berharga. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain. Orang yang berempati cenderung bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya dan menangkap motif dibalik sikap orang lain. Ini berlawanan dengan sikap egois, yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan lebih dulu apa yang kita ingin orang lain lakukan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kebiasaan mendahulukan yang penting&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah! ! Jangan biarkan hidup kita terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak. Kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup lebih efektif dan produktif dan berpengaruh terhadap pencitraan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kebiasaan bertindak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita sudah mempunyai pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan, so langkah selanjutnya. ......bertindakl ah! Biasakan untuk menghargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Kebanyakan orang yang gagal dalam hidup karena terlalu dikuasai `impian` dan hanya mempunyai tujuan tapi........ gagal melangkah!&lt;i&gt; "A journey of thousand miles begin with......a single step!"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan berlaku jujur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran adalah bagian dari pribadi yang utuh. Ketidakjujuran merusak harga diri dan masa depan kita sendiri. Mulailah terbiasa bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila terpaksa perlu berbohong, kendalikanlah kebohongan sedikit demi sedikit&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8023741472870899268?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8023741472870899268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8023741472870899268' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8023741472870899268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8023741472870899268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/08/7-kebiasaan-hidup-positif.html' title='7 Kebiasaan Hidup Positif'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-3718816375307032992</id><published>2008-08-08T04:04:00.000-07:00</published><updated>2008-08-08T04:06:32.435-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Berani Mimpi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Di alkisahkan di sebuah sekolah di sebuah desa kecil, ada seorang ibu guru yang mengajar di suatu kelas dengan murid yang sedikit, dikarenakan anak-anak di desa itu lebih banyak membantu orangtuanya di rumah. Suatu hari bu guru memberikan tugas kepada murid-muridnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian tolong tuliskan di kertas cita-cita kalian, besok dikumpulkan yah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian suara dari sang ibu guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan hari tugas murid-murid dikumpulkan, dan ibu guru meminta anak-anaknya untuk membacakan didepan kelas. Ada yang mau menjadi insinyur, dokter, pilot dll. Sampai tiba giliran seorang anak dengan pakaian yang lusuh dan kurus membacakan apa yang ditulisnya di kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya ingin mempunyai rumah dengan taman yang luas, disertai dengan bunga-bunga yang indah beserta pohon-pohon yang rindang di atas pegunungan yang tinggi dengan pemandangan yang indah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kelas menjadi gaduh karena tertawa yang mendengarkan cerita anak itu. Ibu guru merasa anak itu yang membuat gaduh kelas, anak kecil yang kamu tulis bukan cita-cita tapi itu adalah impian kamu dan kamu tidak akan bisa memenuhinya karena tidak mungkin. Demikian suara lantang dari ibu guru. Tapi si anak tetap bersikeras kalau itu adalah cita-citanya. Ibu guru meminta anak itu untuk mengubah yang ditulis di kertas dan dibawa esok hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan hari si anak kecil itu tetap dan tidak melakukan apa yang diminta ibu guru. Karena bersikeras kalau yang ditulis olehnya adalah cita-citanya, sehingga anak kecil itu mendapat nilai jelek dari bu guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu, 30 tahun kemudian ibu guru masih mengajar di sekolah tersebut dan membawa murid-muridnya berkunjung ke suatu taman yang dipenuhi oleh bunga-bunga yang indah. Sang ibu guru terkagum-kagum kepada taman tersebut dan berkata kepada penjaga taman;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pasti yg membuat taman ini adalah orang yang hebat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian muncul suara dari penjaga taman kalau yang lebih hebat lagi kalau guru yang mengajar anak kecil ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bertemu dengan pemilik rumah, bu guru begitu kaget kalau itu adalah anak kecil yang dulu di jelek-jelekkan karena tidak mungkin untuk mencapai cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pesan moral dari cerita ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kadangkala kita tidak sadar dengan karya-karya yang telah kita buat, kita sering merasa gagal ketika orang sekitar kita berkata sebaliknya dengan yang kita harap. Ketika kita punya impian kita harus tetap fokus sama yang kita harapkan, dengan kerja keras, percaya diri kita dapat menaklukan ketakutan kita. Tentunya kita harus punya mental untuk gagal tapi kita harus jadi pemenang bagi diri kita sendiri karena kegagalan adalah awal sukses bagi kita. Jadi kita jangan takut untuk punya impian karena impian itu adalah kenyataan kita bukan mimpi kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djodi Ismanto&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-3718816375307032992?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/3718816375307032992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=3718816375307032992' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3718816375307032992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3718816375307032992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/08/berani-mimpi.html' title='Berani Mimpi'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5898257211336044704</id><published>2008-08-07T06:13:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T06:28:49.973-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Menumbuhkan Motivasi Dalam Diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apapun, sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan mungkin anda nggak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut. Caranya...? coba simak kiat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ciptakan sensasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciptakan sesuatu yang dapat "membangunkan" dan membangkitkan gairah anda saat pagi menjelang. Misalnya, anda berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memacu semangat anda untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah anda lakukan kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kembangkan terus tujuan anda&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal untuk meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih besar, untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tetapkan saat kematian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Anda dapat membayangkan 'flash back' dalam kehidupan anda. Sejak anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika anda membayangkan 'ajal' anda sudah dekat, akan memotivasi anda untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tinggalkan teman yang tidak perlu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong anda mencapai tujuan. Sebab, siapapun teman anda, seharusnya mampu membawa anda pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat anda&lt;br /&gt;berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hampiri bayangan ketakutan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut. Misalnya selama ini anda takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut anda dengan mencoba mengatasinya. Saat anda berhasil mengatasi rasa takut, saat itu anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ucapkan "selamat datang" pada setiap masalah&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika anda memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, anda akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya bila anda selalu siap menghadapi setiap masalah, anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mulailah dengan rasa senang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Coba nikmati hidup dan jalan yang anda tempuh. Jika sejak awal anda sudah merasa 'tidak suka' rasanya motivasi hidup tidak akan pernah anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berlatih dengan keras&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa tidak, anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat anda raih jika anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih semakin mudah pula mengatasi setiap kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, motivasi adalah 'sesuatu' yang dapat menumbuhkan semangat anda dalam rangka mencapai tujuan. Dengan motivasi yang kuat di dalam diri sendiri, anda akan memiliki apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga anda pun nggak ragu lagi melangkah mencapai tujuan dan cita-cita hidup&lt;br /&gt;anda..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonymous&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5898257211336044704?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5898257211336044704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5898257211336044704' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5898257211336044704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5898257211336044704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/08/menumbuhkan-motivasi-dalam-diri-sendiri.html' title='Menumbuhkan Motivasi Dalam Diri Sendiri'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5045013246343018387</id><published>2008-08-05T02:29:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T02:38:30.091-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Menikmati Kehidupan</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;“Health, happiness and success depend upon the fighting spirit of each person. The big thing is not what happens to us in life – but what we do about what happens to us. – Kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan terletak pada semangat juang masing-masing individu. Hal yang besar bukanlah apa yang terjadi di dalam hidup kita, melainkan apa yang sudah kita lakukan terhadap setiap kejadian di dalam hidup kita.”&lt;br /&gt;~ George Allen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan yang disampaikan oleh George Allen mengajak kita agar memiliki semangat yang tinggi dalam menjalani kehidupan. Memang kehidupan ini penuh dengan masalah, dari yang ringan sampai yang paling berat. Meskipun demikian, bukan berarti kita tidak dapat menikmati kehidupan ini, karena ada banyak cara untuk menikmati kehidupan ini sekaligus mengatasi beban yang sedang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu langkah menikmati kehidupan ini adalah selalu mensyukuri karunia kehidupan dari Tuhan YME, apakah Anda sedang bahagia atau mengalami kepedihan. Berusahalah untuk selalu berpikir positif, bahwa Tuhan YME selalu memberikan yang terbaik. Karena tanpa kita sadari sebenarnya selalu ada solusi di balik semua kesulitan dan manfaat yang ditujukan untuk kebaikan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh adalah waktu demi waktu berlalu hingga kita sampai pada saat sekarang ini. Cobalah menelisik betapa uniknya kesempatan yang sudah banyak Anda lewati. Begitu banyak keajaiban dan kenikmatan di sepanjang jalan yang Anda lalui. Bila Anda mencoba mengingat semua itu dalam keheningan doa dan memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan YME, di sanalah Anda akan merasakan kedamaian hati dan kenikmatan hidup yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Believe it is possible to solve your problem. Tremendous things happen to the believer. So believe the answer will come. – Percayalah sangat mungkin masalah Anda terselesaikan dengan baik. Kejadian yang luar biasa selalu terjadi pada mereka yang percaya. Jadi percayalah, jawaban itu pasti ada,” kata Norman Vincent Peale.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat menikmati kehidupan ini dengan mengingat kembali keberhasilan yang sudah Anda ciptakan. Cara ini juga dapat membantu Anda memfokuskan diri pada hal-hal positif di dalam diri Anda sendiri. Sehingga timbul semangat yang lebih besar untuk melaksanakan tanggung jawab sebaik mungkin dengan mengerahkan potensi diri yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pepatah bijak mengatakan, “When we do the best we can, we never know what miracle is wrought in our life, or in the life of another. – Ketika kita sudah mampu melakukan yang terbaik, maka kita tak akan pernah menyadari keajaiban yang akan terjadi dalam kehidupan kita atau dalam kehidupan orang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu hilangkanlah keserakahan dan pamrih. Kedua sifat tersebut menambah beban kehidupan, diduga kuat menghalangi keinginan Anda untuk menikmati kehidupan ini. Saya pernah membaca kisah tentang sekelompok orang yang berjalan dengan napas terengah-engah, letih, dan keadaan mereka begitu menderita. Tetapi satu di antara mereka justru terlihat riang. “Karena barang bawaan saya sedikit,” jawabnya ketika ditanya. Ternyata sesederhana itu cara menikmati kehidupan, yaitu melepaskan keserakahan dan pamrih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lain yang masuk kategori paling indah untuk menikmati kehidupan ini adalah berbagi untuk orang-orang yang kurang beruntung. “The only worthwhile achievements of man are those which are socially useful. – Prestasi manusia yang paling berharga adalah prestasi-prestasi yang bermanfaat bagi kehidupan sosial,” kata Alfred Adler. Kalaupun kemampuan Anda terbatas, berikan saja rasa persaudaraan yang tulus atau kegembiraan untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan tentang anak kucing yang tubuhnya mungil. Sekilas dari bentuk tubuhnya sama sekali tak nampak potensi yang dapat ia andalkan. Tetapi kucing kecil itu setiap hari selalu menyambut majikannya dengan riang. Ia lalu bermain dan berguling-guling di atas rumput bersama sang majikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari sang majikan merasa sangat terhibur, bahkan sering tertawa sampai terbahak-bahak. “Meskipun kamu binatang yang paling kecil disini, tetapi kamu adalah binatang yang paling berharga,” kata sang majikan sambil memberikan kecupan mesra. Setelah menyimak kisah tersebut, saya berpikir kucing kecil saja bisa menghadirkan kegembiraan kepada orang lain apalagi kita manusia yang pandai dan berakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara bersabar dan lapang dada mungkin sikap yang paling sulit dilakukan. Padahal bersabar dan lapang dada adalah cara paling efektif untuk menikmati kehidupan. Sampai-sampai Jean De La Fontaine mengibaratkan kesabaran dan waktu itu mampu berbuat lebih dibandingkan kekuatan atau semangat. “Patience &amp;amp; time do more than strength or passion,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat Anda sudah puas berusaha, tetapi tidak juga mendapatkan hasil atau solusi yang diharapkan. Bukankah jauh lebih baik bila Anda menerima saja kenyataan dengan lapang dada? Hanya dengan bersabar memungkinkan Anda dapat kembali mengerahkan energi yang masih tersisa untuk menjadikan situasi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada waktu senggang cobalah untuk menuliskan beberapa hal untuk menyenangkan hati, misalnya jalan-jalan pagi hari, rekreasi, ke salon, olahraga, spa, dan lain sebagainya. Tak ada salahnya manfaatkan waktu luang untuk menyegarkan pikiran dan menikmati aktivitas selingan yang tertera daftar tersebut. Dengan catatan aktivitas tersebut tidak sampai disalahgunakan atau melanggar aturan, dan sesuai dengan kemampuan atau tidak memaksakan diri. Pepatah mengatakan jalani hidup sesuai dengan apa yang seharusnya bukan yang Anda sukai. “If you would live your life with ease; do what you ought, not what you please,” anonim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan YME sengaja merancang kehidupan ini untuk kebaikan manusia. Kunci untuk menikmati kehidupan ini sesungguhnya terletak pada kemampuan kita menciptakan keseimbangan terhadap elemen-elemen kehidupan, yaitu; material, sosial, spiritual, emosional, intelektual, dan lain sebagainya. Jadi di samping beberapa hal yang saya ungkapkan di atas, tentu saja masih banyak lagi cara untuk menikmati kehidupan ini. Selamat menikmati kehidupan, karena siapa pun Anda berhak mendapatkannya![aho]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best seller.Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5045013246343018387?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5045013246343018387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5045013246343018387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5045013246343018387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5045013246343018387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/08/menikmati-kehidupan.html' title='Menikmati Kehidupan'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8709599391990326573</id><published>2008-07-26T02:06:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T18:55:32.233-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>Lihat Kegagalan Saya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SIrrvKuX-UI/AAAAAAAAADE/pCz6NZuHreU/s1600-h/soichiro-honda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SIrrvKuX-UI/AAAAAAAAADE/pCz6NZuHreU/s320/soichiro-honda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227249513082124610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;SOICHIRO HONDA : "Lihat Kegagalan Saya" Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki "raja jalanan".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda, Soichiro Honda diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kuliah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;"Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapatmenjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" - cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorangdengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang “Raja” jalanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;5 Resep keberhasilan Honda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;http://ayodonk.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8709599391990326573?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8709599391990326573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8709599391990326573' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8709599391990326573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8709599391990326573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/07/lihat-kegagalan-saya.html' title='Lihat Kegagalan Saya'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SIrrvKuX-UI/AAAAAAAAADE/pCz6NZuHreU/s72-c/soichiro-honda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-2374668124406315948</id><published>2008-07-20T23:52:00.000-07:00</published><updated>2008-07-21T00:03:13.866-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>8 Langkah mengejar Impian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“Gantungkan Cita-Citamu Setinggi Langit”, kata orang tua kita dahulu. Untuk memiliki hidup yang sukses, memang seseorang harus memiliki cita-cita atau impian terlebih dahulu. Karena impian adalah arah yang akan kita tempuh dalam perjalanan hidup kita. Tanpa impian, perjalanan hidup kita menjadi tak terarah. Sehingga segala tindakan yg kita lakukan dalam hidup menjadi tidak efektif dan efisien. Ibarat kapal yg berlayar tanpa tujuan akan berputar-putar di perairan yang sama,  tidak jauh beranjak dari tempatnya semula walaupun sudah menempuh perjalanan panjang. Perjalanan hidup seperti kapal tadi adalah perjalanan hidup yang bergantung pada nasib, tergantung ke mana arah angin bertiup. Ini memang perjalanan hidup kebanyakan orang di dunia. Banyak sumber mengatakan hampir 90% orang di dunia tidak dapat mencapai impiannya, sehingga impian hanya menjadi khayalan semata. (Bukan karena setinggi langit ? )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran kalau hanya sedikit sekali orang yang bisa sukses, karena kebanyakan orang hidupnya memang pasrah pada nasib atau hanya dikendalikan orang lain. Tetapi, coba anda renungkan, “Apakah anda Benar-Benar Rela kalau hidup anda yang hanya 1 kali saja di dunia ini hanya dikendalikan oleh nasib atau dikendalikan  orang lain ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau jawabannya “TIDAK”, mulai sekarang tentukanlah impian anda sendiri dan jadilah nakhoda kapal kehidupan anda sendiri. Arahkan kehidupan anda untuk mencapai berbagai impian anda (dilangit manapun anda menggantungnya) dan nikmatilah kehidupan sukses anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin impian seseorang adalah menjadi orang terkenal, memiliki uang banyak,  rumah bagus, mobil bagus, liburan ke luar negeri, sekolah setinggi mungkin, dll. Apapun impian anda, yang penting adalah anda harus tahu bagaimana langkah praktis untuk meraih impian anda secara efisien dan efektif . Ada 8 langkah langkah praktis yang ajaib untuk mewujudkan impian kita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berani membuat impian/cita-2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang merasa “minder” untuk membuat impian yang besar karena merasa dirinya memiliki berbagai keterbatasan dibandingkan orang lain. Misalnya karena pendidikan rendah, miskin, tidak pandai, lingkungan buruk, dll. Napoleon Hill berkata bahwa “Apa yang anda pikirkan dan percaya, pasti akan anda dapatkan”. Kalau anda pikir bahwa anda BISA maka anda pasti BISA, sekacau apapun kondisi anda saat ini. Jadi buatlah impian anda semenarik mungkin sehingga anda tergerak untuk mewujudkannya. Dan yakinlah bahwa Tuhan mengasihi anda sebagai umatnya dan akan memerintahkan segenap alam semesta akan membantu anda mewujudkan impian anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips : Kalau anda masih tidak berani membuat impian anda, cobalah dengan membaca buku atau artikel motivasi atau kisah sukses, mendengarkan kaset motivasi, mengikuti seminar dari para motivator, dan berteman dengan orang-2 yang berpikir positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tentukan impian anda dengan jelas (tuliskan/visualisasikan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Tuliskan impian anda sejelas-jelasnya di kertas dan bayangkan hal itu terjadi pada diri anda. Bayangkan bagaimana nikmatnya mencapai impian tersebut. Kalau perlu dengan bantuan gambar/foto. Misalnya jika impian anda adalah memiliki mobil BMW 302i, miliki foto/gambar mobil tersebut dan bayangkan betapa nikmatnya saat anda  mengendarainya. Kalau perlu anda pergi ke show room nya, melakukan test drive atau memiliki brosurnya terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Uji impian anda, apakah sudah SMART ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinjau apakah impian itu sudah memenuhi kriteria SMART, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  -  Specific : dapat diuraikan secara terinci&lt;br /&gt;  -  Measureable : bisa diukur dengan pasti, misalnya dengan waktu, uang, dll.&lt;br /&gt;  -  Achievable : masih ada kemungkinan untuk dicapai&lt;br /&gt;  -  Realistic : realistis, tidak mengada-2&lt;br /&gt;  -  Timeable : bisa ditentukan berapa lama waktu pencapaiannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; a Jika impian belum SMART, evaluasi lagi impian anda dan revisi dengan kembali ke langkah 2 (tentukan impian anda dengan jelas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; b jika impian sudah SMART, yakinkan pada pikiran bawah sadar anda, aliran darah anda, seluruh sel-sel di tubuh anda, bahwa anda pasti akan mendapatkannya. Anda bisa melakukan affirmasi atau kekuatan law of attraction.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Buat “peta perjalanan” menuju impian anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susun langkah-langkah kecil yang  harus dilakukan dan target antara yang akan dicapai di tiap tahap yang dilalui. Jika semua langkah dan target antara itu disusun dengan jelas akan membentuk sebuah  “peta perjalanan” menuju impian anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tentukan “Alat/Sistem/Kendaraan” untuk mencapai impian anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih alat atau sistem atau cara dengan apa anda akan menempuh “peta perjalanan” anda. Pastikan bahwa dengan menggunakan alat/sistem/cara tersebut akan menjamin anda berhasil melangkah melalui setiap tahapan dalam “peta perjalanan” dan pada akhirnya menghantarkan anda mencapai impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Fokuskan semua pikiran dan tindakan nyata untuk mencapainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubah sikap diri anda ! Mulai sekarang, semua sikap, tindakan dan pikiran di fokuskan pada skenario “peta perjalanan” mencapai impian anda. Evaluasi setiap tindakan yang akan anda lakukan, “Apakah sesuai dengan skenario tersebut ?” Jika tidak, jangan lakukan ! Jika ya, lakukan saat ini juga ! (action now !)  Tidak ada kompromi penundaan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Selesaikan sesuai rencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dalam perjalanan mencapai impian anda akan mengalami banyak kegagalan dan kekecewaan. Tetapi apapun yang terjadi, anda harus selesaikan semua sesuai dengan rencana. Ingat, tidak perduli di langit ke berapa anda menggantungkan impian, pasti anda bisa mencapainya. Hal ini sudah dibuktikan oleh banyak sekali orang sukses di dunia. Tinggal diperlukan 1 orang lagi membuktikannya, yaitu Anda !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.  Jika impian telah tercapai, buat impian baru yang lebih besar (kembali ke langkah 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda melakukan 8 langkah ajaib tersebut terus menerus dalam hidup anda, jangan kaget kalau pada suatu saat anda tersadar, anda sudah berada di langit kesuksesan di mana impian demi impian telah anda raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Sumber : (Victor Asih)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-2374668124406315948?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/2374668124406315948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=2374668124406315948' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2374668124406315948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2374668124406315948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/07/8-langkah-mengejar-impian.html' title='8 Langkah mengejar Impian'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-2686737485241423901</id><published>2008-07-11T02:44:00.000-07:00</published><updated>2008-07-11T02:49:17.397-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Perjuangan Ibunda</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Suatu pagi di sebuah perkampungan miskin. Tampak seorang ibu dengan penuh semangat sedang membikin adonan untuk membuat tempe, pekerjaan membuat dan menjual tempe telah digeluti selama bertahun-tahun sepeninggal suaminya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Saat membuat adonan, sesekali pikirannya menerawang pada sepucuk surat yang baru diterima dari putranya yang sedang menuntut ilmu di rantau orang. Dalam surat itu tertulis, "Bunda tercinta, dengan berat hati, ananda mohon maaf harus mohon dikirim uang kuliah agar dapat mengikuti ujian akhir. Ananda mengerti bahwa bunda telah berkorban begitu banyak untuk saya. Ananda berharap secepatnya menyelesaikan tugas belajar agar bisa menggantikan bunda memikul tanggung jawab keluarga dan membahagiakan bunda. Teriring salam sayang dari anakmu yang jauh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari lagi adalah hari pasaran, biasanya tempe hasil buatan si ibu di bawa ke pasar untuk dijual. Kali ini, tempe yang dibuat dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya, dengan harapan mendapatkan lebih banyak uang sehingga bisa mengirimkan ke anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari menjelang hari pasar, hati dan pikiran si ibu panik karena tempe buatannya tidak jadi, entah karena konsentrasi yang tidak penuh atau porsi tempe yang dibuat melebihi biasanya. Kemudian si ibu pun sibuk berdoa dgn khusuk di sela-sela waktu yang tersisa menjelang keberangkatannya ke pasar, memohon kepada Tuhan diberi kemujizatan agar tempenya siap di jual dalam keadaan jadi. Tetapi sampai tibanya dia di pasar, tempenya tetap belum jadi. &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sepanjang hari itu dagangannya tidak laku terjual. Si ibu tertunduk sedih, matanya berkaca-kaca membayangkan nasib anaknya yang bakal tidak bisa mengikuti ujian. Saat hari pasar hampir usai para pedagang lain pun mulai meninggalkan pasar, tiba-tiba datang seorang ibu berjalan dengan tergesa-gesa, "Bu, saya nyari tempe yang belum jadi, dari tadi nggak ada, ibu tahu saya harus cari kemana?" "untuk apa tempe belum jadi kok di cari?" Tanya si penjual heran "Saya mau membeli untuk di kirim ke anak saya di luar kota, dia sedang ngidam tempe khas kota ini" kata ibu calon pembeli. Ibu penjual tempe ternganga mendengar kata-kata yang baru di dengarnya, seakan tak percaya pada nasib baiknya, seolah tangan Tuhan memberi kemurahan kepadanya. Akhirnya tempe dagangannya diborong habis tanpa sisa. Dia begitu senang, bersyukur dan menambah keyakinan bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan diri umatnya selama manusia itu sendiri tidak putus asa dan tetap berjuang . &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kekuatan berusaha dan berdoa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.andriewongso.com/images/pingyin/oraetlabora.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Pepatah kuno menyatakan, &lt;strong&gt;Ora et labo`ra&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;berusaha dan berdoa&lt;/strong&gt;. Memang, Doa dan usaha harus seiring dan sejalan dalam perjalanan hidup setiap manusia. Doa dibutuhkan untuk mengingatkan kita agar senantiasa menapak langkah di jalan benar yang diridhoi oleh yang Maha Kuasa dan tetap mampu bersikap sabar, gigih dan ulet saat menghadapi segala macam halangan, rintangan dan cobaan, sekaligus mampu memelihara antusiasme dalam memperjuangkan apa yang telah kita tetapkan demi mewujudkan kesuksesan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Salam Sukses Luar Biasa!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-family: courier new;"&gt;Andrie Wongso&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-2686737485241423901?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/2686737485241423901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=2686737485241423901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2686737485241423901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2686737485241423901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/07/perjuangan-ibunda.html' title='Perjuangan Ibunda'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-6056739423750369586</id><published>2008-06-27T03:08:00.000-07:00</published><updated>2008-06-27T03:11:24.293-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Quitters Can Win</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Pembaca, saya yakin anda pasti pernah mendengar ungkapan, “Winners never quit and quitters never win”, yang jika diterjemahkan menjadi, “Pemenang tidak pernah berhenti (mencoba) dan pecundang tidak akan pernah menang (karena berhenti mencoba)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda siapa tokoh terkenal yang mendeklarasikan pernyataan di atas? Benar sekali. Beliau adalah Vince Lombardi, pelatih sepakbola Amerika yang mashyur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda juga pernah mendengar perdana menteri Inggris, saat perang dunia kedua, Sir Winston Churchill berkata, “Never, never, never quit”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pertanyaan saya sekarang adalah, “Apakah anda yakin dan percaya serta menerima sepenuhnya apa yang dikatakan oleh kedua tokoh ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dulu sangat percaya. Bahkan saya menambahkannya dengan pernyataan, “Sukses diukur bukan dari tingginya pencapaian. Sukses diukur lebih berdasarkan seberapa besar hambatan yang berhasil kita atasi dalam proses mencapai sukses” dan “Tidak penting berapa kali anda jatuh, yang penting adalah berapa kali anda bangkit kembali setelah anda jatuh”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lengkaplah sudah keyakinan saya ini. Berbekal keyakinan ini saya membuat keputusan untuk terus maju tak gentar membela yang benar… eh salah.. tak gentar menghadapi berbagai hambatan dan kesulitan dalam proses menuju sukses yang saya idamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali saya ingin berhenti, selalu tidak bisa. Mengapa? Ya itu tadi. Katanya, “Winners never quit and quitters never win”. Jika saya berhenti maka saya menjadi seorang pecundang. Wah… siapa yang mau jadi pecundang? Karena tidak mau dikatakan sebagai pecundang inilah yang membuat saya terus maju tak gentar, selama tujuh tahun, mengejar impian tanpa melakukan analisis kritis terhadap situasi dan kondisi kehidupan pribadi saya. Saya menggunakan jurus “pokoke”. Pokoke maju terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini diperparah lagi dengan kepercayaan “Tidak ada orang gagal. Semua orang pada dasarnya orang sukses. Mereka gagal karena mereka berhenti terlalu cepat”. Ck.. ck.. ck… betapa berbahayanya kepercayaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pembaca, setelah mendengar sekilas kisah saya, dan melihat judul artikel ini saya yakin anda pasti tahu ke mana arah pembahasan yang akan saya lakukan. Sebelum saya teruskan saya ingin bertanya kepada anda. Anda jawab jujur ya. Apakah anda juga pernah atau sedang  mengalami hal yang sama seperti yang saya alami? Bersyukurlah bila anda belum. Bersyukurlah juga bila ternyata anda telah mengalaminya seperti saya. He..he..anda tidak sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kritis yang seharusnya kita ajukan adalah, “Benarkah winners never quit and quitters never win?” Bagaimana kalau pernyataan Vince Lombardi di atas kita plesetkan sedikit menjadi “Quitters can win if they know the right reasons, the right way,and the right time to quit ”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendapat banyak email dan sms dari pembaca buku saya. Saya melihat satu pola yang sama yaitu umumnya mereka berkeluh kesah mengenai hidup mereka. Ada juga yang mengeluh mengenai bisnis yang sedang mereka jalankan. Bisnis ini telah dijalani selama beberapa tahun tapi belum membuahkan hasil seperti yang mereka inginkan. Mereka sangat ingin berhenti tapi nggak bisa. Alasannya nanggung nih… sudah dijalankan beberapa tahun. Kan sayang kalau berhenti di tengah jalan. Waktu saya kejar lebih jauh ternyata mereka meyakini apa yang telah saya uraikan di atas. Intinya, jika berhenti mereka akan menjadi pecundang. Benarkah seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keengganan berhenti atau quit  juga terjadi di aspek kehidupan lain. Ada seorang rekan yang telah menjalin hubungan dengan seseorang pria selama hampir sepuluh tahun, dan dia tahu hubungan ini tidak akan ke mana-mana, dan dia tahu pacarnya ini bukan tipe pria yang bertanggung jawab, namun ia tidak berani quit atau memutuskan untuk putus. Waktu saya tanya apa alasannya kok nggak berani putus dan cari pasangan lain yang lebih cocok, jawaban yang saya terima sungguh mengejutkan saya, “Lha, saya kan sudah pacaran hampir sepuluh tahun. Kalau harus memulai dari awal lagi rasanya berat bagi saya. Selain itu usia saya sekarang juga sudah hampir 30 tahun. Sulit mencari pasangan dengan usia saya sekarang ini. Rugi dong kalo saya berhenti sekarang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah… ini jawaban yang kurang pas. Menikah kan untuk seterusnya. Lha, kalau ternyata waktu pacaran saja sudah begini modelnya trus.. mau jadi apa nanti waktu sudah menikah? Saya hanya bisa geleng-geleng kepala saja karena bingung. Kalau dilihat sepintas rekan saya ini tampaknya nggak mau rugi. Mungkin masa pacaran yang sudah sepuluh tahun ini dianggap sebagai masa investasi. Dengan demikian ia telah menghitung ROI (return on investment) dan berapa potential loss yang mungkin terjadi jika ia quit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, apakah kita boleh quit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu boleh. Siapa yang berhak melarang? Kan ini hidupnya kita sendiri. Kita mau quit atau terus itu urusan kita. Orang lain nggak boleh ikut campur. Satu hal yang harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh yaitu saat kita quit, kita harus quit dengan alasan yang tepat. Tidak asal quit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang ini saya serahkan sepenuhnya pada anda. Kita harus jujur pada diri sendiri. Apakah kita quit karena kita memang malas, tidak termotivasi, tidak tahan menderita, kurang ulet, ataukah kita quit karena kita, setelah bekerja sangat keras dan berusaha dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati, melakukan whatever it takes, massive action dengan burning desire, sampai pada satu kesimpulan bahwa apa yang kita lakukan ternyata tidak sejalan dengan value atau nilai-nilai hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quit di sini jangan diartikan hanya untuk orang yang belum berhasil mencapai sesuatu. Quit yang saya uraikan di sini juga berlaku bagi mereka yang sebenarnya telah berhasil mencapai kesuksesan pada level tertentu namun merasa hambar dengan hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah membaca kisah seorang financial consultant, di Jakarta, yang sangat sukses dengan karirnya, pada usia 40 tahun, memutuskan untuk quit dan banting setir menjadi seorang pelukis. Benar, anda tidak salah baca, menjadi seorang pelukis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tidak mudah melakukan hal ini. Banyak kawannya yang berkata bahwa ia gila karena meninggalkan karir yang begitu cemerlang, karir yang telah memberikan hasil yang begitu besar, khususnya di aspek finansial. Namun apa jawaban si financial consultant ini? “Saya merasa jauh lebih tenang, damai, dan bahagia dengan menjadi seorang pelukis. Ini adalah impian yang saya kubur sekian lama. Sekarang saya telah menjadi orang yang bebas mengekspresikan diri saya sendiri” jawabnya lugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pembaca, pada contoh di atas, yang terjadi adalah seringkali seseorang mendaki tangga kesuksesan, dan setelah mencapai puncak tangga, ia baru sadar ternyata tangganya bersandar di tembok yang salah. Nah, kalau begitu apa yang harus dilakukan? Ya banting setir seperti si financial consultant ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sampai bisa terjadi tangga bersandar di tembok yang salah dan kita tidak tahu atau menyadarinya? Jawabannya sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan kita tidak merancang hidup dengan hati-hati dan saksama. Manusia pada umumnya menjalani hidup asal-asalan. Mereka tidak punya peta kehidupan yang akan mereka jalani. Bagaimana caranya agar bisa punya peta kehidupan? Ya, kita rancang sendiri, dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara merancang peta kehidupan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di berbagai buku pengembangan diri, seminar motivasi, seminar sukses, dan berbagai program video yang saya pernah pelajari, umumnya kita diminta untuk membuat daftar impian tertulis. Impian ini harus lengkap meliputi berbagai aspek kehidupan. Ada aspek spiritual, finansial, bisnis-karir, materi, sosial, keluarga, kesehatan fisik dan mental. Sayapun dulunya melakuan hal yang sama dengan yang dianjurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seiring dengan berkembangnya kesadaran diri melalui proses pembelajaran dan perjalanan hidup, saya akhirnya menyadari satu hal yang selama ini luput dari perhatian saya. Ternyata untuk menyusun impian tidak asal susun. Pemahaman yang saya dapatkan, dan ini yang sekarang saya bagikan kepada para peserta seminar, workshop, dan kepada khalayak ramai melakui buku-buku yang saya tulis, yaitu menyusun impian yang benar hanya bisa dilakukan dengan satu syarat. Dan syarat inilah yang selama ini tidak diperhatikan kebanyakan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah awal menyusun impian adalah dengan mencari tahu, menetapkan, dan menyusun nilai-nilai hidup (value).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho, mengapa value? Kok bukan berdasar pendidikan yang kita jalani?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Value adalah apa yang kita yakini sebagai hal yang penting bagi hidup kita. Value berperan sebagai kompas yang mengarahkan perahu kehidupan kita. Jika dihubungkan dengan cerita mengenai “tembok yang salah” maka yang dimaksudkan dengan “tembok” sebenarnya value.&lt;br /&gt;Dengan value sebagai fondasi maka impian yang disusun tidak akan menyimpang dari tujuan hidup kita. Dengan demikian saat kita mencapai puncak kesuksesan kita justru akan semakin semangat dan bahagia. Untuk mengukur pencapaian seseorang sebenarnya bisa dilihat dari seberapa bahagia kita saat kita mencapai impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bukan berdasar pendidikan formal kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ada begitu banyak orang yang salah jurusan, saat kuliah di perguruan tinggi. Saya pernah memberikan konseling pada seorang wanita, dokter umum usia 29 tahun, yang sedang mengambil spesialisasi menjadi dokter tulang (orthopedist). Wanita ini mengaku bahwa ia sebenarnya tidak suka dengan jurusan yang saat ini ia tempuh. Ia merasa letih sekali. Padahal ini baru di tahun pertamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya tanya, mengapa kok diteruskan, kok nggak berhenti saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya, sama seperti jawaban yang biasa saya terima, “Sudah kepalang basah, Pak. Kalo berhenti sekarang, trus… ngapain saya kuliah di kedokteran umum?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho, dulu kok bisa milih masuk kedokteran?” tanya saya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, soalnya katanya Om saya, kalo jadi dokter, hidupnya enak” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Trus… kenapa kok pilih tulang, kok bukan spesialis yang lain?” kejar saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebenarnya saya lebih suka jadi spesialis anak. Tapi jurusan ini sangat sulit dimasuki. Saya sudah coba tapi nggak bisa. Saya hanya dapat kesempatan spesialisasi tulang. Daripada nggak bisa kuliah lagi, ya saya masuki saja”, jawabnya enteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini sangat berbeda dengan kisah kawan saya, Lan Fang, di Surabaya. Lan Fang dulunya adalah seorang agen asuransi yang sangat berhasil. Namun hatinya selalu gelisah. Ia merasa asuransi bukan dunia yang sesuai dengan panggilan hatinya. Lan Fang senang menulis. Sambil menjadi agen asuransi ia telah menulis beberapa novel yang ternyata sangat berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama Lan Fang bimbang. Ia dipersimpangan jalan. Namun setelah menimbang-nimbang, setelah melakukan perenungan mendalam, Lan Fang akhirnya memutuskan untuk mengikuti suara hatinya, menjadi seorang penulis buku, full time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menyayangkan Lan Fang berhenti sebagai agen asuransi mengingat potensinya yang sangat luar biasa. Namun Lan Fang memutuskan quit dengan alasan yang tepat, di saat yang tepat, dan dengan exit strategy yang tersusun dengan baik dan matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini Lan Fang telah menulis delapan novel. Diantaranya Reinkarnasi, Laki-laki Yang Salah, Perempuan Kembang Jepun, dan Kota Tanpa Kelamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So… siapa bilang quitters never win? Seringkali the real winner adalah mereka yang berani quit. Dan the real loser justru mereka yang bersikeras berkata, “Never, never, never quit”. Anda perlu hati-hati agar tidak menjadi winner di antara para loser karena anda adalah yang paling tidak mau quit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;ADI GUNAWAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-6056739423750369586?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/6056739423750369586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=6056739423750369586' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6056739423750369586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6056739423750369586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/06/quitters-can-win.html' title='Quitters Can Win'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-880373943213657061</id><published>2008-06-23T01:37:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T18:55:32.529-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>Kisah Sukses Bob Sadino</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SF9jbR2PYLI/AAAAAAAAACk/gHSOBhjqTmE/s1600-h/bobsadino.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SF9jbR2PYLI/AAAAAAAAACk/gHSOBhjqTmE/s320/bobsadino.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214996213816844466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Bob Sadino adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Bob berwirausaha karena "kepepet", selepas SMA tahun 1953, ia bekerja di Unilever kemudian masuk ke Fakultas Hukum UI karena terbawa oleh teman-temannya selama beberapa bulan. Kemudian dia bekerja pada McLain and Watson Coy, sejak 1958 selama 9 tahun berkelana di Amsterdam dan Hamburg.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;br /&gt;Setelah menikah, Bob dan istri memutuskan menetap di Indonesia dan memulai tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Hal ini karena ia berprinsip bahwa dalam keluarga, laki-laki adalah pemimpin, dan ia pun bertekad untuk tidak jadi pegawai dan berada di bawah perintah orang sejak saat itu ia pun bekerja apa saja mulai dari sopir taksi hingga mobilnya tertubruk dan hancur , kemudian kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari seorang temannya mengajaknya untuk memelihara ayam untuk mengatasi depresi yang dialaminya, dari memelihara ayam tsb ia terinspirasi bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur,tentunya manusia pun juga bisa, sejak saat itulah ia mulai berwirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya sebagai peternak ayam, Bob menjual telor beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Dalam satu setengah tahun, dia sudah banyak relasi karena menjaga kualitas dagangan,dengan kemampuannya berbahasa asing, ia berhasil mendapatkan pelanggan orang-orang asing yang banyak tinggal di kawasan Kemang, tempat tinggal Bob ketika itu.Selama menjual tidak jarang dia dan istrinya dimaki-maki oleh pelanggan bahkan oleh seorang babu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Bob segera sadar kalo dia adalah pemberi service dan berkewajiban memberi pelayanan yang baik, sejak saat itulah dia mengalami titik balik dalam sikap hidupnya dari seorang feodal menjadi servant, yang ia anggap sebagai modal kekuatan yang luar biasa yang pernah ia miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha Bob pun berkembang menjadi supermarket, kemudian dia pun juga menjual garam,merica, sehingga menjadi makanan.Om Bob pun akhirnya merambah ke agribisnis khususnya holtikultura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur konsumsi orang-orang Jepang dan Eropa dia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah untuk memenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira orang, dia sering berjumpalitan dan jungkir balik dalam usahanya. Baginya uang adalah nomer sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menemukan dan berani mengambil peluang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob berkesimpulan bahwa saat melaksanakan sesuatu pikiran kita berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, apa yang ada pada diri kita adalah pengembangan dari apa yang telah kita lakukan. Dunia ini terlampau indah untuk dirusak, hanya untuk kekecewaan karena seseorang tidak ,mencapai sesuatu yang sudah direncanakan. Kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak mikir membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah, yang penting adalah action. Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan, setelah mengalami jatuh bangun, akhirnya Bob trampil dan menguasai bidangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman yang selalu dimulai dari ilmu dulu, baru praktek lalu menjadi terampil dan profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengamatan Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu berpikir dan bertindak serba canggih, bersikap arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Bob selalu luwes terhadap pelanggan dan mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan, sehingga dengan sikapnya tersebut Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelangan akan membawa kepuasan pribadinya untuk itu ia selalu berusaha melayani klien sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob menganggap bahwa perusahaannya adalah keluarga, semua anggota keluarga Kem harus saling menghargai, tidak ada yang utama,semuanya punya fungsi dan kekuatan sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Sumber: Milis Motivasi Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-880373943213657061?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/880373943213657061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=880373943213657061' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/880373943213657061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/880373943213657061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/06/kisah-sukses-bob-sadino.html' title='Kisah Sukses Bob Sadino'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SF9jbR2PYLI/AAAAAAAAACk/gHSOBhjqTmE/s72-c/bobsadino.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5564891397278117986</id><published>2008-06-18T23:27:00.000-07:00</published><updated>2008-06-18T23:30:58.962-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Thinks And Act Positively</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Apa yang membuat seseorang berhasil?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Lalu apa yang membedakan mereka dengan yang lain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Apa rahasia di balik itu semua?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ada dua hal mendasar yang menjadi kunci utama, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;1. Cara seseorang berpikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;2. Cara seseorang bertindak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Apa pun yang kita pikirkan, dan apa pun yang kita lakukan baik itu positif maupun negatif akan memberikan dampak pada kehidupan kita sendiri. Ketika seseorang mendoktrin dirinya sesuatu yang buruk dari kecil, seperti misalnya 'Saya ini tidak mampu, saya ini kurang berpengalaman, saya ini masih muda, saya ini berlatar belakang keluarga miskin, saya ini kurang cantik, saya ini hanya lulusan dalam negeri', semua afirmasi negatif yang dibangun oleh seseorang kepada dirinya akan memengaruhi pola perilakunya sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Individu seperti ini menjadi takut melakukan sesuatu, ia menjadi takut gagal, ia menjadi pribadi yang penuh keraguan, ia menjadi orang yang menyesali kekurangannya, ia menjadi kehilangan kepercayaan diri. Apa yang Anda pikirkan, akan memengaruhi perasaan Anda. Apa yang Anda rasakan saat ini, akan memengaruhi perilaku sehari-hari Anda. Perilaku Anda yang akan menentukan keberhasilan Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;“Think you are the best; you will be better than the rest.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Think you are worst and you will be the worst.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Dalam buku saya yang berjudul Think and Act like A Winner, dikatakan bahwa cara seseorang berpikir dan bertindak yang akan menentukan masa depannya. Banyak orang terperangkap oleh pengalaman buruk sendiri sehingga membuat mereka trauma untuk melakukan hal besar. Banyak orang lebih mendengarkan komentar negatif terhadap diri mereka sehingga membuat mereka berpikir negatif pula terhadap diri sendiri. Banyak orang berasosiasi dengan komunitas yang selalu mengeluh sehingga membuat mereka menjadi pribadi yang terus menerus mengeluh akan kondisi sendiri tanpa melakukan sesuatu yang berarti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Tinggalkan semua mindset yang selalu negatif karena hal itu hanya akan menyeret seseorang ke dalam keterpurukan. Saatnya mindset negatif itu diganti dengan sebuah antusiasme dan optimisme. Bangun sebuah kebiasaan yang positif, dengan mulai mengisi hari Anda dengan sesuatu yang bernilai. Isi pikiran Anda dengan sesuatu yang bernilai positif. Jangan membuat komentar negatif mendominasi hidup Anda. Yakinkan bahwa Anda adalah pribadi yang luar biasa. Lakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan saat ini, dan jangan pernah menunda. Fokuskan pikiran Anda kepada apa yang bisa dilakukan dan bukan kepada apa yang tidak bisa dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Pribadi yang positif diawali dari cara berpikir dan pada akhirnya akan berdampak pada cara berperilaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Setiap manusia memiliki potensi yang luar biasa di dalam dirinya, tapi terkadang manusia itu sendiri memilih untuk mengubur potensinya itu dikarenakan pola pikir yang ia pelihara. Semoga bukan ini yang Anda pilih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Apa pun yang terjadi di masa lalu, apa pun yang pernah Anda alami, hiduplah untuk saat ini. Mulai membangun kebiasaan berpikir dan bertindak yang positif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Isi hidup kita dengan sesuatu yang berharga dan jangan sia-siakan untuk sesuatu yang hanya akan merugikan hidup Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Salam Pemenang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Muk Kuang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5564891397278117986?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5564891397278117986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5564891397278117986' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5564891397278117986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5564891397278117986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/06/thinks-and-act-positively.html' title='Thinks And Act Positively'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8018941654681516356</id><published>2008-06-18T02:29:00.000-07:00</published><updated>2008-06-18T02:35:02.310-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Tidak Ada Jalan Yang Rata Untuk Sukses</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Di pagi hari buta, terlihat seorang pemuda dengan bungkusan kain berisi bekal di punggungnya tengah berjalan dengan tujuan mendaki ke puncak gunung yang terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon kabarnya, di puncak gunung itu terdapat pemandangan indah layaknya berada di surga. Sesampai di lereng gunung, terlihat sebuah rumah kecil yang dihuni oleh  seorang kakek tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyapa pemilik rumah, pemuda mengutarakan maksudnya "Kek, saya ingin mendaki gunung ini. Tolong kek, tunjukkan jalan yang paling mudah untuk mencapai ke puncak gunung".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kakek dengan enggan mengangkat tangan dan menunjukkan tiga jari ke hadapan pemuda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada 3 jalan menuju puncak, kamu bisa memilih sebelah kiri, tengah atau sebelah kanan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau saya memilih sebelah kiri?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebelah kiri melewati banyak bebatuan". setelah berpamitan dan mengucap terima kasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya. Beberapa jam kemudian dengan peluh bercucuran, si pemuda terlihat kembali di depan pintu rumah si kakek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kek, saya tidak sanggup melewati terjalnya batu-batuan". "Jalan sebelah mana lagi yang harus aku lewati kek?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kakek dengan tersenyum mengangkat lagi 3 jari tangannya menjawab "Pilihlah sendiri, kiri, tengah atau sebelah kanan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika aku memilih jalan sebelah kanan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebelah kanan banyak semak berduri". Setelah beristirahat sejenak, si pemuda berangkat kembali mendaki. Selang beberapa jam kemudian, dia kembali lagi ke rumah si kakek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kelelahan si pemuda berkata, "Kek, aku sungguh-sungguh ingin mencapai puncak gunung. Jalan sebelah kanan dan kiri telah aku tempuh, rasanya aku tetap berputar-putar di tempat yang sama sehingga aku tidak berhasil mendaki ke tempat yang lebih tinggi dan harus kembali kemari tanpa hasil yang kuinginkan, tolong kek tunjukkan jalan lain yang rata dan lebih mudah agar aku berhasil mendaki hingga ke puncak gunung"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kakek serius mendengarkan keluhan si pemuda, sambil menatap tajam dia berkata tegas "Anak muda! Jika kamu ingin sampai ke puncak gunung, tidak ada jalan yang rata dan mudah! Rintangan berupa bebatuan dan semak berduri, harus kamu lewati, bahkan kadang jalan buntu pun harus kamu hadapi. Selama keinginanmu untuk mencapai puncak itu tetap tidak goyah, hadapi semua rintangan! Hadapi semua tantangan yang ada! Jalani langkahmu setapak demi setapak, kamu pasti akan berhasil mencapai puncak gunung itu seperti yang kamu inginkan! dan nikmatilah pemandangan yang luar biasa !!! Apakah kamu mengerti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan takjub si pemuda mendengar semua ucapan kakek, sambil tersenyum gembira dia menjawab "Saya mengerti kek, saya mengerti! Terima kasih kek! Saya siap menghadapi selangkah demi selangkah setiap rintangan dan tantangan yang ada! Tekad saya makin mantap untuk mendaki lagi sampai mencapai puncak gunung ini.&lt;br /&gt;Dengan senyum puas si kakek berkata, "Anak muda, Aku percaya kamu pasti bisa mencapai puncak gunung itu!" selamat berjuang!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada jalan yang rata untuk sukses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti analogi Proses pencapaian mendaki gunung tadi. Untuk meraih sukses seperti yang kita inginkan, Tidak ada jalan rata! tidak ada jalan pintas! Sewaktu-waktu, rintangan, kesulitan dan kegagalan selalu datang menghadang. Kalau mental kita lemah, takut tantangan , tidak yakin pada diri sendiri, maka apa yang kita inginkan pasti akan kandas ditengah jalan.&lt;br /&gt;Hanya dengan mental dan tekad yang kuat, mempunyai komitmen untuk tetap berjuang, barulah kita bisa menapak di puncak kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses luar biasa !&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8018941654681516356?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8018941654681516356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8018941654681516356' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8018941654681516356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8018941654681516356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/06/tidak-ada-jalan-yang-rata-untuk-sukses.html' title='Tidak Ada Jalan Yang Rata Untuk Sukses'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-7429688454093155061</id><published>2008-06-15T22:43:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T23:18:16.196-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Jangan Katakan Aku Tidak Bisa</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Pernahkah Anda pergi ke Glodok, Roxy atau Tanah Abang untuk mencari dan membeli sebuah barang disana dan ternyata toko itu tidak memiliki stok item seperti yang Anda minta? Lalu, apa yang dilakukan oleh para pedagang tradisional tersebut? Apakah mereka menjawab bahwa barang itu tidak ada? Atau, menanyakan tipe yang Anda cari dan kemudian mencarikannya buat Anda? Survei membuktikan, jawaban kedualah yang sering muncul dengan tingkat signifikansi lumayan tinggi. Mereka tidak pernah akan mengatakan, ‘sorry I don't have so I can't provide you the item.' Yang pasti mereka lakukan adalah filosofi Nike, Just Do It!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman di pasar tradisional itu pun menjalar ke korporasi raksasa ala Amazon.com dan eBay.com yang menawarkan dan mencarikan barang-barang  permintaan pasar yang transaksinya dilakukan secara lelang. Tidak ada kata tidak bisa dalam kamus dua korporasi global itu. Bayangkan saja, kedua toko virtual itu sama sekali belum memiliki barang yang diminta pelanggannya di seluruh belahan dunia secara fisik. Semuanya hanya bersifat maya. Belum nyata adanya. Namun, karena prinsip bisnis yang demikian kuat, tidak ada momen sedikit pun untuk kehilangan kesempatan meraih laba dengan optimisme maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, jika konsumen itu datang kepada Anda dan ingin membeli sesuatu yang kebetulan tidak Anda miliki. Jika Anda mengatakan, ‘sorry I can't help you on this', kemungkinan yang akan terjadi adalah sang pelanggan akan ke toko sebelah untuk mencari barang yang diperlukan tersebut dan pada saat itulah transaksi kata-kata berupa rayuan akan terjadi antara pelanggan Anda dan toko baru di sebelah Anda itu. Tidak tertutup kemungkinan, ia akan berpindah ke lain hati karena merasa lebih enak dan ramah dilayani oleh pedagang tetangga itu. Kenapa itu terjadi? Karena ia belum melihat perjuangan Anda untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Padahal ia memang tahu, Anda tidak punya barang yang diminta, namun jika akan mau berbuat ekstra dengan mengayunkan sedikit derap langkah, loyalitas itu rasanya akan tersekap di toko Anda semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang bertanya, apakah mungkin untuk sebuah korporasi besar melakukan tindakan ‘serba ada' itu? Serba ada disini tidak harus diterjemahkan secara harfiah sebagai serba benda. Ada hal-hal abstrak lainnya yang memerlukan perlakuan serba ada itu. Artinya, jika informasi dan jawaban yang diberikan dapat memenuhi kepuasan pelanggan, mereka tidak didera dengan kalimat ‘tidak bisa' dan ‘tidak bisa', kesetiaan terhadap Anda justru disana akan bermula. Karena sesungguhnya, kata ‘tidak bisa' itu akan menusuk hati sanubari para pendengarnya secara tajam dan langsung ke ulu hati yang bisa ditafsirkan sebagai tidak ada harapan. Jika para pelanggan sudah berada dalam kondisi terbawah tersebut dalam semangatnya, bagaimana mereka bisa diharapkan akan setia kepada Anda? Oleh karena itu, jangan pernah katakana ‘I can't' jika ‘I can' masih memungkinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponijan Liaw&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-7429688454093155061?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/7429688454093155061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=7429688454093155061' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7429688454093155061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7429688454093155061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/06/jangan-katakan-aku-tidak-bisa.html' title='Jangan Katakan Aku Tidak Bisa'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-4848865587584766764</id><published>2008-06-10T21:21:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T21:27:30.888-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Segalanya Adalah Mungkin</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;span&gt;“It is difficult to say what is impossible, for the dream of yesterday is the hope of today and the reality of tomorrow. – Sulit mengkategorikan apa saja yang tergolong tidak mungkin dapat diwujudkan, karena impian di masa lalu adalah harapan di masa sekarang dan merupakan realitas di masa yang akan datang.”&lt;br /&gt;Robert H. Goddard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertama kali Walt Disney mencari pinjaman uang untuk membangun sarana bermain untuk anak-anak di Orange County, California, tidak seorangpun menanggapinya. Mickey Mouse pun dulu dianggap hanya lelucon orang gila. Begitu pula yang terjadi pada Fred Smith. Hampir setiap orang mentertawakannya, ketika ia mendirikan sebuah perusahaan yang menyediakan jasa pengiriman barang, Federal Express.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah realitas keberhasilan Ross Perot yang sekarang mempunyai usaha bernilai milyaran USD. Padahal dulu ia merintis usaha tersebut hanya dengan modal 1.000 USD. Rasanya juga tidak mungkin Richard Branson kini berhasil mengembangkan bisnis transportasi udara, Virgin Airways, dan sebuah kerajaan media global hanya dalam waktu 10 tahun dan dengan modal 10.000 USD. Tidak pula ada yang mengira keputusan Ray Kroc di usia 54 tahun untuk membeli kios hambuger milik MacDonald bersaudara kini benar-benar menjadikannya milyuner sekaligus pemilik Mc Donald.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kenyataan yang telah saya sebutkan di atas membuktikan bahwa ‘segalanya adalah mungkin’. Saya juga sudah membuktikan ‘segalanya adalah mungkin’ lewat acara Fire Walk atau berjalan di atas bara api. Acara tersebut diikuti begitu banyak peserta. Semua peserta, termasuk seorang anak berusia 9 tahunan, mendapatkan giliran menyeberang di atas api yang membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh peserta berhasil melewati bara api dengan kaki telanjang, dan bahkan beberapa di antara mereka justru dapat mengatasi trauma pada api setelah berhasil melewati bara api tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa ketakutan pada bara api yang panas sebenarnya hanya merupakan efek dari halusinasi pikiran belaka. Bila kita mengkondisikan pikiran bahwa kita mampu melakukan sesuatu, misalnya berjalan di atas bara api, maka tidak akan ada hal yang tidak mungkin dapat Anda lakukan atau wujudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;St Francis of Assisi, yang hidup diantara tahun 1181-1226 dan pendiri dari Franciscan Order, mengatakan, “Start by doing what is necessary, then what is possible, and suddenly you are doing the impossible.” Ia memberikan petunjuk bagi kita untuk dapat melakukan hal-hal yang menakjubkan. Yang pertama dan yang terpenting adalah mengawali dengan usaha sekeras mungkin. Kemudian mengerjakan dan menyelesaikan dengan baik hal-hal yang sekiranya dapat kita lakukan. Maka seketika kita akan menyadari bahwa kita sedang melakukan hal yang menakjubkan dan sebelumnya kita anggap tidak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua realitas yang ada saat ini dulu juga dianggap tidak mungkin. Tetapi manusia dengan segala potensinya yang luar biasa telah dapat mewujudkan semua realitas ini. “I can't believe that God put us on this earth to be ordinary, - Saya tidak percaya bahwa Tuhan menciptakan kita di dunia ini untuk menjadi yang biasa-biasa saja,” terang Lou Holtz. Karena manusia memiliki keistimewaan tersendiri, dan sangat potensial mewujudkan impian-impiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu potensi manusia yang memungkinkan segalanya dapat terwujud adalah impian itu sendiri. Keberhasilan Walt Disney, Fred Smith, Richard Branson, Ray Kroc dan lain-lain berawal dari impian. Walt Disney mengatakan, “If you can dream it, you can do it. – Jika Anda bisa memimpikannya, berarti Anda juga bisa mewujudkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian adalah keistimewaan manusia, karena akan mengilhami kita sebuah visi. Ketika sebuah upaya dilakukan berdasarkan visi yang jelas, maka upaya itu menjadi lebih terarah dan penuh vitalitas, dan segala bentuk tantangan tidak akan menjadi kendala yang berarti. Sehingga upaya tersebut dapat menghasilkan efek atau hasil yang optimal. Jika Anda ingin mendapatkan kemungkinan yang besar untuk hidup lebih baik dari saat ini, maka ciptakanlah impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran manusia akan sangat potensial untuk merealisasikan segala yang diimpikan manusia. Pikiran adalah pusat bermacam informasi dan digunakan untuk belajar dan sebagai sumber kekuatan. Bila suatu impian sudah melekat dalam pikiran, maka muncullah kekuatan yang luar biasa untuk mencoba segala kemungkinan dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai bentuk tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan para peserta Fire Walk melewati bara api yang panas saya kira sangat dipengaruhi oleh pikiran mereka. Susan L. Taylor menyimpulkan tentang kedahsyatan kekuatan pikiran untuk mewujudkan segala keinginan manusia. “Pikiran adalah energi. Dan Anda dapat membuat atau menghancurkan dunia dengan berpikir,” katanya. Itu berarti kemungkinan besar Anda pun bisa mewujudkan segala yang Anda impikan dan memikirkan cara-cara yang paling benar, cepat, tepat dan efisien untuk mewujudkan impian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian maupun pikiran manusia memang berperan sangat penting dan potensial. Tetapi saya ingin menegaskan bahwa seberapa besar kemungkinan manusia berhasil mewujudkan apa yang ia impikan dan pikirkan juga sangat tergantung pada seberapa besar upaya manusia itu sendiri. Tidak akan pernah ada kemungkinan sebuah impian dapat terwujud tanpa upaya yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap upaya yang sungguh-sungguh akan memerlukan energi. Kita dapat membangkitkan seluruh energi yang ada di dalam diri kita dengan berpikir dan berasumsi positif saja. Bergaul dengan orang-orang yang positif dan optimis serta pekerja keras akan membentuk pola pemikiran yang positif. Sementara itu, kita juga harus mempunyai kemauan untuk melatih diri membendung segala masukan yang bersifat negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi kita juga akan bangkit bila kita sanggup melakukan perubahan yang konstruktif. Menurut Heraclitus, “There is nothing permanent except change. – Tidak ada yang permanen di dunia ini kecuali perubahan.” Maka mulailah menciptakan perubahan secara perlahan tetapi pasti, misalnya dengan mencoba hal-hal yang baru atau belajar dan melakukan hal-hal yang lebih berarti. Dengan demikian, energi kita akan meningkat untuk berkreasi dan bertindak kreatif memperbesar kemungkinan impian segera terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan keimanan merupakan satu hal yang paling mendasar dan potensial untuk menjadikan segalanya adalah mungkin. Kekuatan keimanan sangat memungkinkan kita berhasil membangun kesuksesan. Karena kita memiliki faktor-faktor kondusif di antaranya kemampuan untuk senantiasa bersyukur, berbesar hati, bersemangat kerja dan optimis. Seseorang yang mempunyai kekuatan keimanan mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk sukses. Sebab kekuatan keimanan yang ia miliki menjadikan dirinya mampu berpikir dan bertindak positif dan kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari uraian yang saya sampaikan bahwasannya siapapun kita sangat potensial untuk dapat hidup jauh lebih baik. Apa yang kita pikirkan dan percaya sangat menentukan kesuksesan kita. “No man is ever whipped, until he quits -- in his own mind. – Tidak pernah ada orang yang terkalahkan, hingga ia menyerah -- di dalam pikirannya sendiri,” ungkap Napoleon Hill. Karena kita semua memiliki aset yang sangat besar, di antaranya impian, pikiran, energi dan kekuatan keimanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Andrew Ho&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-4848865587584766764?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/4848865587584766764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=4848865587584766764' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/4848865587584766764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/4848865587584766764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/06/segalanya-adalah-mungkin.html' title='Segalanya Adalah Mungkin'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5463967934105851064</id><published>2008-05-13T20:25:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T18:55:32.659-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>Hee Ah Lee</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SCqgQAylcMI/AAAAAAAAACM/L6_Pln3RHMY/s1600-h/hee_ah_lee1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SCqgQAylcMI/AAAAAAAAACM/L6_Pln3RHMY/s320/hee_ah_lee1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200144916703178946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Don’t judge the book by it’s cover, jangan menilai sesuatu dari penampilan luarnya saja. Mungkin ini ungkapan yang tepat saat melihat sosok Hee Ah Lee. Betapa tidak, fisiknya jauh dari ukuran normal. Tangannya hanya punya empat jari berbentuk capit, sedangkan kakinya pun pendek sebatas ukuran lutut. Orang pasti akan kasihan melihat sosok wanita kelahiran Korea 22 tahun lalu ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Tapi, rasa kasihan ini akan segera berubah menjadi kekaguman jika melihat Hee Ah Lee memainkan piano. Bayangkan, nada-nada sulit musik klasik karya komponis kenamaan seperti Chopin, Beethoven, Mozart, bisa dimainkannya dengan sangat apik. Padahal, tidak ada not balok dari musik klasik itu yang khusus dibuat untuk dimainkan dengan hanya empat jari. Hee sendirilah, yang mengubah empat jarinya sehingga mampu menari di atas tuts-tuts piano dengan lincah, layaknya sepuluh jari orang normal. ”Dari awal belajar piano memang saya diperlakukan sebagai orang normal,”sebut Hee.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Terlahir dari seorang ibu bernama Woo Kap Sun, Hee sebenarnya sangat beruntung. Sebab, Woo yang tahu akan melahirkan bayi cacat dari awal menolak mentah-mentah anjuran beberapa orang dekatnya untuk menitipkan anaknya ke panti asuhan setelah lahir. Woo juga yang merawat, mendidik, dan mengajari Hee seperti orang normal lain. Woo bahkan menyebut anaknya itu sebagai anugerah Tuhan meski terlahir kurang sempurna. Ibunya itu juga yang kemudian dengan kesabaran ekstra mengajari Hee bermain piano sejak usia enam tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Saat mulai main piano, Hee bahkan tidak bisa memegang pensil. Butuh waktu dan kerja keras, serta dilandasi keuletan yang luar biasa untuk melatih jari-jari Hee. Belum lagi untuk mengenalkan not balok pada Hee yang punya keterbelakangan mental. Awalnya, untuk menguasai sebuah lagu saja, dibutuhkan waktu sekitar satu tahun. Itu pun bisa dilakukan hanya dengan latihan intensif minimal sepuluh jam dalam sehari. Sungguh, gabungan cinta kasih seorang ibu ditambah ketekunan Hee sebagai anak, merupakan sebuah kekuatan yang mampu mengubah kekurangan dan keterbatasan menjadi kelebihan yang luar biasa. Hee menyebut, ibunyalah yang telah menggembleng dirinya agar tumbuh mandiri, percaya diri, dan bersemangat baja menghadapi hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Dengan kemampuan yang diperoleh dari ketekunan dan keuletan berlatih itu, Hee kini telah berkeliling dunia. Ia menginspirasi orang dengan keyakinan bahwa tidak ada yang tak mungkin di dunia ini jika kita mau bekerja keras dan sungguh-sungguh berusaha mewujudkannya. Meski begitu, sebagai manusia biasa ia pun mengaku pernah mengalami patah semangat. “Bayangkan Anda makan satu jenis makanan terus menerus sampai bosan. Tapi, aku memakannya terus. Aku berlatih terus menerus,” sebut Hee tentang bagaimana menaklukkan kebosanannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Kini, sederet penghargaan atas keterampilan bermain piano telah diterimanya. Ia juga telah mempunyai album musik sendiri berjudul Hee-ah, Pianist with Four Finger. Dengan berbagai kelebihan yang diolah dari kekurangan itu lah, kini ia juga mempunyai kehendak lain yang mulia, “Aku akan berkeliling dunia, bermain piano dari sekolah ke sekolah untuk memberi motivasi kepada kaum muda bahwa mereka bisa melakukan apa pun kalau berusaha,” kata Hee.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Sungguh, sosok Hee Ah Lee adalah gambaran nyata keteladanan seseorang dengan ketekunan yang luar biasa. Hanya dengan keyakinan, keuletan, dan kerja keras disertai semangat pantang menyerah, seseorang dapat merubah nasibnya. Jika Hee yang kurang sempurna saja mampu, bagaimana dengan kita yang terlahir sempurna? Tinggal keyakinan dan tekad kuat disertai usaha sungguh-sungguh lah yang akan merubah kita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Andre wongso&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5463967934105851064?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5463967934105851064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5463967934105851064' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5463967934105851064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5463967934105851064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/05/hee-ah-lee.html' title='Hee Ah Lee'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SCqgQAylcMI/AAAAAAAAACM/L6_Pln3RHMY/s72-c/hee_ah_lee1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-7109663068983006575</id><published>2008-05-09T21:16:00.000-07:00</published><updated>2008-05-09T21:24:12.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kesulitan Menjadikan Pribadi Kuat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Penduduk sebuah desa baru saja selesai membangun jembatan secara swadaya. Tetapi, saat beberapa Pick Up Mitsubishi T 120 SS bermuatan berat berjalan di atasnya, jembatan tersebut melengkung dan bergoyang-goyang. Penduduk desa sangat kecewa karena mereka merasa sudah membangun jembatan tersebut dengan benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Akhirnya, Kepala Desa meminta pertolongan dari seorang ahli pembuat jembatan untuk memperbaiki jembatan tersebut. Sang ahli , si Kabayan melakukan pemeriksaan dengan cermat, dan menyanggupi untuk memperbaiki jembatan tersebut dalam waktu satu bulan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Saat perbaikan selesai, penduduk desa berkumpul di sekitar jembatan tersebut. Kayu jembatan telah diganti, tetapi tidak ada perubahan sama sekali pada ukuran kayu dan konstruksi jembatan. Penduduk bertanya-tanya apakah yang akan terjadi jika jembatan itu diberi beban yang berat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ketika beberapa Pick Up Mitsubishi L300 bermuatan penuh hasil bumi desa itu dinaikkan ke atas jembatan tersebut, penduduk desa merasa heran karena kali ini tak nampak adanya lengkungan sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Seorang penduduk bertanya, "Sulap macam apa yang sudah Anda lakukan Kabayan ?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Dengan tertawa ringan, si Kabayan sang pembangun jembatan mengatakan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sama sekali tidak ada sulap atau tipuan apa pun yang saya gunakan. Untuk menahan beban yang berat, jembatan ini membutuhkan beberapa batang pohon yang sangat kuat. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-style: italic;"&gt;"Batang pohon yang kalian gunakan berasal dari lembah, dan ternyata tidak mampu menahan beban berat. Saya hanya mengganti batang pohon tersebut dengan batang pohon yang berasal dari puncak gunung".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terpaan angin kencang yang sering melanda puncak gunung membuat pohon yang tumbuh di sana memiliki batang yang berkekuatan yang luar biasa, jauh melebihi pohon yang tumbuh di daerah lain.&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Maka teman-temanku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Terpaan angin kencang dengan mudah akan dapat menumbangkan pohon-pohon yang rapuh dan berakar dangkal. Tetapi, sebaliknya terpaan angin kencang yang sama justru akan memperkuat pohon-pohon yang kokoh dan berakar dalam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Dalam kehidupan sehari-hari 'terpaan angin kencang' berupa masalah, kegagalan, beban kehidupan, konflik rumah tangga, dan berbagai hal negatif lainnya dapat dengan mudah menghancurkan orang-orang rapuh yang tidak memiliki semangat juang dan menjalani hidup tanpa tujuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Sebaliknya, kesulitan-kesulitan yang sama justru akan dapat memperkuat orang-orang yang memiliki semangat juang tinggi, dengan tujuan hidup yang pasti, serta keteguhan hati yang kuat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Kebanyakan orang-orang yang sukses adalah mereka yang dulunya hidup dalam himpitan kesukaran, tetapi mereka berhasil mencapai sukses karena mereka memperkuat 'akar' keteguhan hatinya, dan terus menerus membangun kemampuan untuk mengatasi kesulitan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Mereka tidak akan pernah dapat mencapai sukses jika mereka melarikan diri dari kesukaran yang harus mereka hadapi. Kita akan kehilangan kesempatan untuk mencapai sukses jika kita selalu melarikan diri dari setiap kesulitan yang harus kita hadapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Jika Anda ingin mencapai sukses, tak perlu kita mengeluh, tak ada guna kita menghindar, tapi hadapi setiap 'terpaan angin kencang' dengan sikap mental positif, sebagai latihan untuk memperkuat diri dan persiapan untuk mencapai sukses..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;"Jangan pernah terlintas dipikiran kita bahwa kesuksesan bisa diraih dengan bantuan tangan orang lain,walaupun itu berasal dari orang terdekat kita...Kesuksesan hanya bisa diraih dengan bantuan diri kita sendiri, Allah SWT dan doa yang tak pernah putus-putusnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Jadi berjuanglah..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Salam, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Djodi Ismanto&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-7109663068983006575?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/7109663068983006575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=7109663068983006575' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7109663068983006575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7109663068983006575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/05/kesulitan-menjadikan-pribadi-kuat.html' title='Kesulitan Menjadikan Pribadi Kuat'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8187592208966035358</id><published>2008-05-07T01:45:00.000-07:00</published><updated>2008-05-07T01:50:13.967-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>8 Langkah mewujudkan Impian</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Berikut 8 Langkah menuju kesuksesan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;1. Kenali Impian Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Semua kemudahan dari fasilitas yang kita gunakan saat ini dulunya hanyalah sebuah impian dari orang-orang yang telah menemukan dan menciptakannya. Orang-orang ini mengenali mimpi mereka dan percaya bahwa mimpi-mimpi ini bisa diwujudkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;“Orang dengan ide baru adalah orang aneh sampai ide tersebut berhasil”. Demikian sebuah ungkapan. Dan orang-orang yang sekarang wujud impiannya sedang kita gunakan, telah rela dianggap aneh dan bahkan dianggap gila.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Karena barangkali bagi mereka, hidup mengejar impian dan menjadi orang seperti yang mereka sendiri inginkan, jauh lebih mulia dan bahagia daripada menjadi orang dan menjalani kehidupan seperti yang orang lain harapkan dan tentukan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;2. Ambil Langkah Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Banyak impian hanyalah tinggal impian jika tidak ada tindakan yang diambil untuk membuat impian tersebut terwujud.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Langkah pertama yang paling tepat untuk memulai adalah dengan mengumpulkan informasi yang cukup untuk membuka jalan ke arah impian kita. Namun di era informasi saat ini, sangat mudah untuk terjebak dalam informasi yang salah. Bahkan tidak jarang tersesat dalam belantara informasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Terlebih sebagai manuasia kita mudah sekali tergoda pada hal-hal yang kelihatannya serba mudah dan instan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Karena itu motto kami adalah “Internet Bagaikan Hutan Belantara Yang Tanpa Batas Jadi Pastikan Anda Menginvestasikan Waktu Dan Energi Anda Hanya Pada Yang Memberikan Nilai Kembalian Yang Paling Tinggi Untuk Anda”. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;3. Bersedia Belajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Saat ini banyak sekali orang yang menjadi penganggur berpindidikan. Kenapa? Karena pendidikan saja tidak cukup. Selain berpendidikan kita juga harus memiliki ketrampilan. Telah sangat banyak contoh di dunia ini dimana orang justru menjadi sukses bukan karena pendidikannya tapi karena ketrampilannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Karena itu jangan sungkan untuk belajar ketrampilan-ketrampilan baru yang akan semakin mendekatkan anda dengan impian anda. Mungkin tidak akan ada tepuk tangan, pakaian toga atau sertifikat ketika anda telah menguasai ketrampilan bisnis anda. Tapi semua orang tahu, dalam bisnis indikator sukses bukan nilai akademis, tapi nilai saldo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Namun demikian, jangan jadikan uang sebagai tujuan utama. Karena ketika kita semakin layak untuk menjadi sukses, uang akan mengikuti dengan sendirinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;4. Ciptakan Sebuah Sistem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Agar mudah mengevaluasi perkembangan bisnis anda. Ciptakan sebuah sistem. Standard Operating Procedure (SOP). Prosedur mengoperasikan televisi paling sederhana misalnya; sambungkan TV ke sumber listrik, tekan tombol power. Jika televisi tidak menyala berarti kemungkinan masalah hanya dua, kalau bukan pada sumber listriknya yang kosong berarti power TV tersebut yang rusak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Hampir semua intansi dan korporasi besar memiliki SOP untuk mengatur bisnis mereka. SOPlah yang membuat KFC, McDonald, Pizza Hut, Coca-Cola, Pepsi cita rasanya tetap sama di belahan dunia manapun dia dijual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Di eCerdas, WFD System adalah SOP yang dibuat agar jerih payah yang telah dilakukan untuk megembangkan jaringan tidak perlu lagi dilakukan berulang-ulang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;5. Kembangkan Jaringan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Bisnis tanpa jaringan hanya menjadi bisnis lokal. Dan tidak ada bisnis yang sukses besar tanpa membangun jaringan. Ada orang yang sukses karena jaringan bisnis restorannya, jaringan bisnis real estatenya, jaringan bisnis baksonya dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Ketika bisnis online hadir, membangun jaringan menjadi lebih mudah. Tidak perlu tanah, gedung dan karyawan. Mengawasinyapun menjadi lebih mudah, tidak perlu pergi-pergi ke luar kota, tidak perlu menstok barang, dijalankan tanpa terikat waktu dan tempat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Saat ini, siapa yang paling luas dan berkualitas jaringan yang dimilikinya, maka akan semakin sukses dia. Membangun jaringan yang tidak sekedar luas tapi juga berkualiatas adalah salah satu ketrampilan yang paling dibanggakan dan diandalkan oleh entreprenuer manapun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;6. Pengorbanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Investasi adalah bahasa lain dari pengorbanan. Dimana saat berinvestasi kita rela berkorban untuk tidak membelajakan uang yang kita miliki saat ini demi harapan akan perkembangan hasilnya di masa depan. Demikian juga dalam investasi waktu dan energi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Tapi sayangnya, sangat jarang orang yang rela berkorban, orang yang bersedia menunda kesenangannya saat ini demi kesenangan yang jauh lebih besar di hari esok hanya karena terbayang-bayang akan resikonya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Padahal jika pengorbanan itu memang dibutuhkan dalam meraih impiannya, maka kita akan menjalankannya dengan suka cita. Halangan apapun adalah tantangan untuk menjadi lebih kuat, lebih cerdas, lebih berpengalaman dan tentunya untuk menjadi lebih sukses… &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;7. Konsisten&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Ada saat dalam menjalankan bisnis seakan-akan mendadak menjadi buntu. Cahaya gairah yang tadinya terang-benderang tiba-tiba meredup. Baik karena suatu alasan atau bahkan tidak diketahui alasannya kenapa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Banyak calon-calon bintang berguguran pada fase ini, ketika komitmen mereka diuji, ketika daya tahan fisik dan mentalnya diuji, mereka kalah. Sehingga mereka tidak layak melihat impian mereka menjadi nyata. Yang paling menyedihkan kebanyakan mundur justru ketika impian telah tinggal sejangkauan lagi. “Saat paling gelap di malam hari adalah saat menjelang fajar”, demikian sebuah ungkapan bijak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Jika langkah anda mulai tersandung, ingatlah kembali impian anda. Bayangkan bagaimana kesengsaraan yang akan anda alami jika impian anda tidak tercapai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;8. Impian Menjadi Nyata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Kini semua perjuangan yang dilakukan untuk meraih impian telah tercapai. Jika ada tetes air mata dan luka di masa lalu, kini menjadi kenangan dan kisah yang manis dan menjadi motivator bagi generasi bintang berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Betapa bahagianya menjadi orang seperti yang kita inginkan. Betapa bahagianya dapat menjalani kehidupan sesusai dengan pilihan sendiri. Betapa bahagianya mengetahui bahwa kebahagiaan ini buah dari perjuangan sendiri. Dan yang paling membahagiakan adalah sekarang kita dapat membagi kebahagiaan ini kepada keluarga, orang-orang yang kita cintai, sahabat dan lingkungan kita…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Dan sekarang kita juga sadar bahwa ketika kita bermimpi meraih bintang, dan kita benar-benar telah berjuang untuk mewujudkannya, walau mungkin nanti bintang itu tidak teraih, tapi kita tidak akan sekedar mendapatkan lumpur. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Sumber : web-cerdas.cjb.net&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8187592208966035358?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8187592208966035358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8187592208966035358' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8187592208966035358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8187592208966035358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/05/8-langkah-mewujudkan-impian.html' title='8 Langkah mewujudkan Impian'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-6007485688491207634</id><published>2008-05-02T23:03:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T23:18:24.460-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kunci Menghadapi Masalah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kunci Menghadapi Masalah. Sahabatku, masalah sebesar atau sekecil apapun, seberat atau seringan apapun pastilah datang silih berganti mengisi kehidupan kita. Ingatlah, tak ada kehidupan yang tidak diwarnai oleh masalah. Sebagaimana tidak ada laut yang tidak disertai gelombang. Sesungguhnya, masalah hanyalah membuat kita menjadi lebih matang, baik dalam pemikiran, maupun dalam tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah salah satu cara bagaimana menghadapi masalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1) Ikhlas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada saat dimana kita kehilangan seseorang yang kita cintai, kehilangan harta yang kita miliki, kehilangan kekuasaan yang telah kita raih, kehilangan kesempatan emas yang telah lama kita nanti, atau kehilangan apapun yang membuat jalan kita menjadi buntu, dan kehidupan kita menjadi (seolah) tak menentu.&lt;br /&gt;Perasaan kehilangan seperti itu muncul, hadirkan keikhlasan (dalam hati dan jiwa). Semakin besar perasaan kehilangan, seyogianya semakin besar pula keikhlasan yang (seharusnya) kita hadirkan. Dengan mengikhlaskan, merelakan, dan melupakanlah maka kita dapat terbebas dari belenggu perasaan kehilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2) Ingat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada saat dimana kita begitu tertekan, jenuh oleh keadaan, bosan dengan pekerjaan, tidak tahu bagaimana sebaiknya kita berbuat, perasaan hampa yang membuat kita seolah tak berdaya, atau ada sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan , keinginan, atau impian kita. Saat-saat seperti itu muncul, hendaknya kita segera ingat, istighfar, atau mengambil air wudhu, untuk kemudian sholat sunah mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mintalah kepada Allah agar kita diberi kemudahan dalam menghadapi menghadapi setiap persoalan atau permasalahan. Ingatlah, dalam menghadapi masalah, kita seharusnya bersikap tenang. Sehingga dengan ketenangan itu akan timbul keyakinan dalam diri kita bahwa Allah akan mendewasakan, memberi hikmah, atau menaikkan derajat keimanan kita.  Anggaplah setiap persoalan atau permasalahan yang kita hadapi sebagai ujian dariNya. Bukankah hidup ini sebenarnya juga merupakan suatu ujian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, bahwa yang buruk bagi kita belumlah tentu buruk bagi Allah, dan yang baik menurut kita, belumlah tentu baik menurut Allah.  Ingatlah, Allah tidak pernah terlambat, pun tidak akan pernah menghambat. Bilakah malam mendahului siang atau pagi mendahului sore? Ingatlah pula, Allah tidak pernah salah pilih, pun tidak akan pernah pilih kasih. Bilakah mentari membiarkan bumi tak tersinari? Ingatlah pula, Allah tidak pernah membebani dengan beban yang sangat berat, pun tidak akan pernah memberi masalah yang sulit diatasi. Bilakah kuda dibebani gunung oleh tuannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berasal dari Allah dan akan kembali kepadaNya. Bila ini telah terpateri di hati, maka tidak ada yang sulit, tidak ada yang berat, serumit atau sehebat apapun masalah kita. Bukankah ada kemudahan dibalik kesulitan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah sahabat, hadapilah hidup dan kehidupanmu dengan senyum. Seuntai senyuman penuh ketulusan akan mengubah semak belukar menjadi kebun mawar. Setitik senyuman penuh cinta kasih akan mengubah tetesan air mata duka menjadi lautan mutiara. Dengan senyum, yang busuk pun menjadi harum.&lt;br /&gt;Yang terpenting, ingatlah bahwa semua yang bermula pasti akan berakhir. Tidak ada kesedihan yang tidak berakhir pun tidak ada penderitaan yang tidak berakhir. Juga, ingatlah sahabatku, dalam kehidupan di bumi ini, tidak ada yang abadi atau sejati. Kebahagiaan, kesenangan, persahabatan, kekuasaan, kekayaan, tidak ada yang abadi atau sejati. Percayalah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3) Istiqomah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada saat dimana jalan kehidupan ini begitu curam, begitu seram, begitu berliku, begitu sempit dipenuhi onak duri sehingga sulit kita lewati. Ada pula saat dimana kita kelelahan dalam mendaki mencapai puncak prestasi, padahal puncak belum kita capai. bahkan, terkadang kita terjatuh dan harus mengulangi dari awal lagi. Serba susah, serba payah. Sudah lelah, hampir kalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat-saat itulah diperlukan sikap istiqomah. Memang benar impian selamanya indah, namun kenyataanlah yang terkadang menyakitkan! Istiqomah bukan berarti pasrah! Istiqomah bukan berarti menyerah kepada takdir! Istiqomah bukan berarti kalah lalu membiarkan semuanya mengalir! Bangkit, bergerak, majulah! Jangan mudah menyerah. Raihlah ridho ilah. Itulah istiqomah!&lt;br /&gt;Masa lalu adalah kenangan, masa kini adalah kenyataan, masa depan adalah tujuan. Pelajarilah masa lalu, berbuatlah di masa kini, dan raihlah masa depan. Patah tumbuh hilang berganti, jadilah teguh selalu berarti!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beranilah secara jujur, menyadari dan mengakui kesalahan, serta berbuatlah lebih baik. Pikirkanlah apa yang sebaiknya dilakukan sekarang, jangan memakai kegagalan yang telah lalu! Dengan rasa dan niat yang ikhlas, jujur, adil  salalu ingat kepada Allah dan melakukan istiqomah, maka semua masalah akan menjadi mudah. Insya Allah. Semogalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Dito Anurogo, S.Ked&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-6007485688491207634?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/6007485688491207634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=6007485688491207634' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6007485688491207634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6007485688491207634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/05/kunci-menghadapi-masalah.html' title='Kunci Menghadapi Masalah'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5813659955806779281</id><published>2008-05-01T01:30:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T18:55:33.033-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>JK Rowling Penulis Harry Potter</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SBmAxUKJ_aI/AAAAAAAAACE/jTEYhAsZ1uQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SBmAxUKJ_aI/AAAAAAAAACE/jTEYhAsZ1uQ/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195325229861830050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa yang tak mengenal tokoh Harry Potter? Tokoh penyihir muda rekaan yang telah berhasil "menyihir" dunia hingga buku dan kisahnya mampu menghasilkan miliaran dolar Amerika bagi pengarangnya, Joanne Kathleen Rowling atau JK Rowling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat buku Harry Potter, yang kini telah menginjak seri ketujuh, JK Rowling mampu menjelma menjadi seorang penulis paling kaya di Inggris, dan bahkan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, siapa yang menyangka, ibu tiga anak ini memulai semuanya dari nol. Bahkan pada awal menulis kisah Harry Potter, ia sempat mendapat santunan dari pemerintah Inggris, karena masuk dalam kategori sebagai orang miskin yang layak mendapat santunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlahir dari pasangan Peter dan Anne pada 31 Juli 1965, JK memang dikenal gemar menulis sejak kecil. Bahkan, di usianya yang baru menginjak enam tahun, ia sudah menelurkan kisah berjudul “Rabbit”. Dan, uniknya, saat meminta pendapat ibunya, spontan ia mengatakan mengapa buku itu tidak diterbitkan saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan menulis JK terus berlanjut. Namun, tak hanya itu. Ia pun dikenal rajin menceritakan berbagai kisah rekaannya kepada semua teman-temannya. Kadang, beberapa rekan malah mau menjadi tokoh memerankan kisah yang dibuatnya. Mungkin, hal-hal itulah yang mampu mengasah daya imajinasi JK hingga dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebenarnya, himpitan kemiskinan lah yang justru telah mengantarnya mampu menyelesaikan kisah Harry Potter pertamanya. Saat itu, ia mendapat ide menulis dalam sebuah perjalanan di kereta dari Manchester ke London. Dari perjalanan itu, entah mengapa tiba-tiba ia mendapat ide untuk memulai kisah Harry Potter yang diberinya judul Philosopher’s Stone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, naskah itu tak langsung jadi. Selepas perceraian dari suami pertamanya, ia yang terpaksa harus hidup pas-pasan kemudian makin terpacu untuk menyelesaikan naskah itu. Akhirnya, pada 1995 ia berhasil menyelesaikan buku pertamanya. Tapi, karena sangat miskin, ia terpaksa mengetik ulang naskah hingga beberapa kopi dengan mesin tik tua manual yang murah, hanya karena tak mampu membayar biaya fotokopi. “Anda mungkin tak pernah tahu, betapa menyedihkannya hidup tanpa uang sama sekali. Kecuali jika Anda sudah pernah mengalaminya, seperti yang aku alami,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dorongan untuk merubah hidup, maka ia pun lantas berusaha sekuat tenaga untuk menjual kisah tersebut. Tapi, layaknya penulis pemula lain, naskah itu pun mengalami penolakan berkali-kali dari berbagai penerbit. Beruntung, dari seorang agen bernama Christopher, Bloomsbury mau menerbitkan kisah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ajaib! Layaknya sihir, buku yang sempat ditolak oleh berbagai penerbit itu justru laku sangat keras. Bahkan, ia mendapat berbagai penghargaan atas karya tersebut. Maka, kisah hidupnya pun berubah total. Dari orang yang sangat miskin, hanya dalam waktu kurang dari delapan tahun, ia mampu hidup berkelimpahan dari karya Harry Potter-nya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, JK tak pernah lupa pada akarnya. Keuntungan dari penjualan buku-bukunya, ia sumbangkan pada UK Comic Relief Charity. Ia pun tak lupa menyisihkan sebagian kekayaannya untuk membantu sejumlah yayasan sosial, khususnya lembaga yang banyak melakukan penelitian tentang penyakit multiple sclerosis, sebuah penyakit yang sempat merenggut nyawa ibunya pada tahun 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa tekad yang kuat, adanya bakat pun akan menjadi sia-sia belaka. JK Rowling membuktikannya. Meski terlahir dengan kecerdasan dan bakat menulis, ia ternyata harus menghadapi berbagai penolakan atas karyanya. Namun, dengan tekad untuk memperbaiki kualitas hidup, ia pun akhirnya mampu memetik hasil nyata perjuangannya. Dan, kini ia pun menunjukkan kepedulian nyata, bahwa apa yang dicapainya, juga bisa memberi sesuatu pada sesama, karena itulah arti kesuksesan yang sesungguhnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5813659955806779281?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5813659955806779281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5813659955806779281' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5813659955806779281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5813659955806779281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/05/jk-rowling-penulis-harry-potter.html' title='JK Rowling Penulis Harry Potter'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SBmAxUKJ_aI/AAAAAAAAACE/jTEYhAsZ1uQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1048143989002264306</id><published>2008-04-29T20:31:00.000-07:00</published><updated>2008-04-29T20:34:44.851-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><title type='text'>Bukan Hanya Duit Modalnya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Tak punya banyak uang tapi ingin berwirausaha, apa bisa? Tapi buktinya memang ada saja pengusaha sukses tanpa mengandalkan modal (dalam arti dana,- Red) besar di awal bisnisnya ternyata meraih sukses. Bahkan sebagiannya lagi dengan dana nol, memberanikan diri untuk mulai berwirausaha. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kondisi tersebut agaknya bisa sejalan jargon yang sering dibunyikan para pakar dan konsultan kewirausahaan, “Tidak punya uang, mari berwirausaha”. Maksudnya kurang lebih, berwirausaha dapat diandalkan sebagai salah satu sumber pendapatan, asalkan pebisnis memiliki modal kuat untuk berbisnis. Sementara uang bukanlah satu-satunya penentu bisa tidaknya sebuah bisnis dimulai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Jangan lupa, modal tidak selalu identik dengan kepemilikan dana segar, melainkan juga bagaimana caranya memanfaatkan peluang serta waktu yang ada.  Ketika ide hadir, apakah bisa dengan cepat direalisasikan. Apakah sudah siap dengan sikap mental positif dalam berbisnis? Masih banyak modal selain uang yang menentukan langkah seseorang dalam memulai bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Namun sungguh sayang, banyak langkah untuk memulai bisnis terhenti hanya karena alasan tidak memiliki modal uang. Sementara factor lain yang tak kalah penting sering terabaikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Lebih dari hanya sekedar kebutuhan uang, dunia kewirausahaan penuh dengan ketidakpastian. Sementara informasi yang dimiliki oleh yang akan memulai usaha sedikit. Oleh karenanya, seorang calon pebisnis dituntut untuk memiliki sikap berani bertindak, mengambil risiko.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sikap Mental Positif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Dalam sebuah modul pendidikan kewirausahaan yang disusun oleh Avin Fadilla Helmi &amp;amp; Rista Bentara Megasari, terdapat beberapa aspek kepribadian dan motif yang berpengaruh dalam memanfaatkan peluang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ektraversi terkait dengan sikap sosial, asertif, aktif, ambisi, inisiatif, dan ekshibisionis. Sikap ini akan membantu entrepreneur untuk mengeksploitasi peluang terutama dalam memperkenalkan ide ataupun kreasi mereka yang bernilai kepada calon pelanggan, karyawan, dan sebagainya. Sikap ini membantu entrepreneur untuk mengombinasikan dan mengorganisasikan sumber daya dalam kondisi yang tidak menentu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Agreebleeness (Kesepahaman), terkait dengan keramahan, konformitas sosial, keinginan untuk mempercayai, kerjasama, keinginan untuk memaafkan, toleransi, dan fleksibilitas dengan orang lain. Hal ini akan membantu entrepreneur dalam membangun jaringan kerjasama untuk kematangan bisnisnya terutama aspek dari keinginan untuk mempercayai orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Selanjutnya, pengambilan risiko, berkaitan dengan kemauan seseorang untuk terlibat dalam kegiatan berisiko. Beberapa risiko yang mungkin dihadapi oleh entrepreneur antara lain pemasaran, finansial, psikologis dan sosial. Seseorang yang memiliki perilaku pengambilan resiko yang tinggi akan lebih mudah dalam mengambil keputusan dalam keadaan yang tidak menentu dan mengorganisasikan sumber daya yang dimilikinya terutama dalam memperkenalkan produknya ke pembeli.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sementara, hal yang tak kalah penting dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan adalah motivasi. Sebagian besar entrepreneur dimotivasi oleh keinginan untuk menentukan nasibnya sendiri, yaitu kebutuhan untuk berprestasi dan kebutuhan untuk independen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Keinginan untuk berprestasi memicu seseorang untuk terlibat dengan penuh rasa tanggung jawab. Kebutuhan berprestasi yang tinggi dapat dilihat dari kemampuan individu dalam menghasilkan sesuatu yang baru terhadap masalah khusus. Selanjutnya, kebutuhan berprestasi juga dicirikan dengan adanya penentuan tujuan, perencanaan, dan pengumpulan informasi serta kemauan untuk belajar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ciri selanjutnya dari adanya kebutuhan berprestasi adalah kemampuan dalam membawa ide ke implementasi di masyarakat. Dengan demikian, kebutuhan berprestasi yang tinggi akan membantu seorang entrepreneur dalam menjalankan usahanya untuk memecahkan masalah sesuai dengan penyebabnya, membantu dalam menentukan tujuan, perencanaan, dan aktivitas pengumpulan informasi. Selain itu, kebutuhan informasi akan membantu entrepreneur untuk bangkit dengan segera ketika menghadapi tantangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Jadi uang bukanlah segalanya dalam memulai usaha. Untuk memulai sebuah bisnis, modal sikap mental positif tak kalah pentingnya dibandingkan modal uang. Bagaimana, Anda siap berbisnis? (SH)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;www.wirausaha.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1048143989002264306?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1048143989002264306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1048143989002264306' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1048143989002264306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1048143989002264306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/bukan-hanya-duit-modalnya.html' title='Bukan Hanya Duit Modalnya'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-993153586127449620</id><published>2008-04-29T00:56:00.000-07:00</published><updated>2008-04-29T01:11:03.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Pekerjaan Orang Kaya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;”&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pilihlah pekerjaan yang Anda cintai, dan percayalah bahwa uang akan datang.&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;Pandir Karya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah jenis pekerjaan yang dipilih oleh orang-orang kaya? Apakah ada pekerjaan tertentu yang kalau ditekuni akan membuat kita pasti menjadi kaya raya? Seberapa besar pengaruh pilihan jenis pekerjaan dalam membawa seseorang menjadi orang kaya? Apakah karyawan juga benar-benar bisa kaya seperti digembar-gemborkan sejumlah penulis di Indonesia akhir-akhir ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan semacam itu membuat saya kembali teringat kepada Handi Irawan. Pendiri sekaligus pemilik Frontier Consulting Group ini pernah menyebutkan bahwa dari 200.000 orang kaya Indonesia yang memiliki dana likuid di perbankan sejumlah Rp 1 miliar ke atas, 50-55 persen di antaranya adalah kaum pedagang. Sebagian lagi datang dari kaum profesional seperti pengacara, dokter, dan konsultan papan atas (8-10 persen), manajemen atau eksekutif puncak perusahaan papan atas (9-10 persen), pemilik bisnis jasa (5-7 persen), pemilik korporat raksasa, importir/eksportir raksasa, dan investor kelas kakap, dan lain-lain. Dengan kata lain, saluran terbesar yang membawa orang pada kekayaan finansial adalah menjadi pedagang dan pemilik bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebaiknya kita tidak terburu-buru berpikir bahwa untuk menjadi kaya, cara yang terbaik adalah menjadi pedagang dan pemilik bisnis. Sebab bagaimanapun juga, dengan pikiran yang tenang kita akan menyaksikan bahwa di negeri ini ada lebih banyak pedagang dan pemilik bisnis (kecil-menengah) yang tidak kaya ketimbang yang sungguh-sungguh kaya. Karena itu kampanye provokatif dengan slogan seperti ”Kalau mau kaya jangan lama-lama jadi karyawan” harus disikapi dengan kepala dingin. Paling tidak perlu diingat bahwa jika data yang disebut Handi Irawan akurat, maka sekitar satu dari sepuluh orang kaya di indonesia berstatus resmi sebagai karyawan (baca: manajer-eksekutif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku The Milionaire Mind, yang memuat studi yang mendalam mengenai sosok, sepak terjang, gaya hidup, dan segala sesuatu mengenai orang-orang kaya di Amerika Serikat, Thomas J. Stanley menulis: ”Kategori pemilik bisnis adalah kelompok paling besar dalam populasi milyarder, tetapi sebagian besar pemilik bisnis di Amerika bukan milyarder, dan mereka juga tidak akan menjadi milyarder sepanjang hidupnya. Sudah jelas, memiliki bisnis bukan jaminan absolut untuk menjadi kaya, tetapi pemilik bisnis dapat cukup memperbesar kemungkinan menjadi milyarder dengan pemilihan bisnis yang hati-hati” (cetak miring penulis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dengan studi dan wawancara mendalam selama hampir 30 tahun, peneliti sekaliber Profesor Stanley saja tidak bisa menunjukkan jenis pekerjaan yang pasti membawa seseorang kepada kekayaan, maka mungkin persoalannya memang bukan pada pilihan jenis pekerjaannya. Bagi Stanley, kisah sukses para orang kaya Amerika hanya menunjukkan sesuatu yang umumnya saja, yakni bahwa mereka—orang-orang kaya itu—memilih pekerjaan dan bisnis yang mereka cintai habis-habisan. Rasa cinta yang mendalam atas karier atau bisnis yang mereka tekuni itu terutama disebabkan karena karier atau bisnis tersebut memungkinkan aktualisasi potensi diri atau bakat-bakat terbaik mereka secara sepenuhnya. Juga karena mereka merasa bahwa karier atau bisnis yang mereka pilih itu memberikan penghargaan yang tinggi kepada dirinya, serta berkaitan dengan impian-impian yang sudah lama mereka angankan (baca: impian masa kecil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor lain yang sangat diperhatikan oleh orang-orang yang menjadi kaya itu adalah peluang untuk menjadi mandiri dan benar-benar mapan secara finansial, potensi keuntungan yang besar atau penghasilan yang tinggi agar bisa mengakumulasi harta, dan kebutuhan untuk menjadi bos bagi diri sendiri (baca: tidak menjadi bawahan langsung dari pihak mana pun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika kita telah menetapkan hati untuk mau mengejar kekayaan, maka ada baiknya kita memilih karier atau memulai sebuah bisnis yang memenuhi sejumlah kriteria berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• sesuai dengan bakat-bakat dan potensi terbaik diri kita;&lt;br /&gt;• memberikan penghargaan yang tinggi kepada diri kita;&lt;br /&gt;• berkaitan dengan cita-cita masa kecil yang sungguh-sungguh kita inginkan;&lt;br /&gt;• memberi peluang untuk kita menjadi mapan secara keuangan;&lt;br /&gt;• memberikan potensi keuntungan atau penghasilan yang besar;&lt;br /&gt;• memungkinkan kita untuk bekerja tanpa banyak diperintah orang lain; dan&lt;br /&gt;• merupakan bidang kerja atau bisnis yang bisa kita cintai habis-habisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tandanya bahwa bidang pekerjaan atau bisnis itu kita cintai habis-habisan? Jimmy Carter, Presiden Samerika Serikat ke-39, pernah mengatakan bahwa, ”Jika Anda harus melakukan sebuah pekerjaan atau tugas dan Anda benar-benar tertarik untuk melakukannya, merasa bersemangat dan tertantang olehnya, maka Anda akan mencurahkan energi Anda secara maksimum. Dalam semangat semacam itu semua susah payah menjadi tidak terasa dan kegembiraan yang muncul ketika Anda membayangkan yang Anda harapkan akan tercapai, akan menghapus semua rasa cemas.” (Perhatikan kata-kata yang saya beri cetak miring). Pekerjaan atau bisnis yang bisa membuat kita merasakan semua kata yang dicetak miring, pastilah merupakan sesuatu yang kita cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau cara lain untuk mengetahuinya adalah dengan mengajukan pertanyaan reflektif seperti: Apakah saya bersedia bangun lebih pagi selama 10 tahun ke depan untuk mengerjakan hal ini? Apakah saya bersedia menderita untuk sementara waktu, agar usaha ini berkembang lebih baik? Apakah saya menikmati saat-saat mengerjakan pekerjaan ini dan bahkan seringkali menjadi lupa waktu? Apakah saya memiliki keyakinan bahwa bila saya memilih usaha atau pekerjaan ini, maka keberhasilan hanyalah soal waktu? Apakah saya berangkat ke tempat kerja saya dengan hati riang dan bersiul-siul? Semakin banyak jawaban YA atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, itulah pilihan karier atau bisnis yang kita cintai.[aha]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Andrias Harefa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-993153586127449620?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/993153586127449620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=993153586127449620' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/993153586127449620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/993153586127449620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/pekerjaan-orang-kaya.html' title='Pekerjaan Orang Kaya'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1227214418007767625</id><published>2008-04-23T00:54:00.000-07:00</published><updated>2008-04-23T00:57:38.261-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kebebasan Finansial Ternyata Bukan Untuk Semua Orang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Anggap aja tulisan itu semacam cambuk dari Brian Tracy buat kita.Menurutnya, ternyata impian kebebasan finansial itu bukan untuk semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak yang dipanggil, namun sedikit yang dipilih", katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang mempunyai harapan meraih impian, harapan dan khayalan menjadi kaya. Kemungkinan untuk mencapainya pun terbentang luas. Namun kenyataannya hanya sedikit yang mampu meraihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya 1 dari seratus orang yang menjadi kaya dalam kehidupan mereka. Hanya 5 persen yang mencapai kebebasan finansial, yaitu orang yang mempunyai cukup uang untuk mendukung gaya hidup mereka tanpa harus bekerja lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seriuslah", kata Brian Tracy yang membesarkan bisnisnya dari nol ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, satu-satunya jalan untuk meraih sasaran finansial anda adalah jika anda berhenti berputar-putar dan benar-benar serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan beralasan situasinya tidak tepat. Situasi tidak akan pernah tepat. Selalu ada alasan untuk menunda, namun taruhannya terlalu tinggi. Anda harus serius. Hari ini juga. Keluarlah dari comfort zone (zona kenyamanan). Ambillah risiko. Anda tidak akan tahu ganjarannya kalau anda tidak memulainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan hal yang berbeda. "Hanya orang bodoh yang mengharapkan hasil berbeda dengan usaha yang sama", kata Albert Einstein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dalam mencapainya, selaraskanlah segenap pikiran, perasaan dan tindakan anda. Agar anda menjadi orang yang seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa, the power of doa. Ask, and you will receive. Mintalah kepada yang Maha Pemberi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Roni, Owner Manet Busana Muslim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1227214418007767625?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1227214418007767625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1227214418007767625' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1227214418007767625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1227214418007767625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/kebebasan-finansial-ternyata-bukan.html' title='Kebebasan Finansial Ternyata Bukan Untuk Semua Orang'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-9169709184357055250</id><published>2008-04-21T01:38:00.000-07:00</published><updated>2008-04-21T01:46:57.785-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Pemancing Ikan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Pada tepian sebuah sungai, tampak seorang anak kecil sedang bersenang-senang. Ia bermain air yang bening di sana. Sesekali tangannya dicelupkan ke dalam sungai yang sejuk. Si anak terlihat sangat menikmati permainannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Selain asyik bermain, si anak juga sering memerhatikan seorang paman tua yang hampir setiap hari datang ke sungai untuk memancing. Setiap kali bermain di sungai, setiap kali pula ia selalu melihat sang paman asyik mengulurkan pancingnya. Kadang, tangkapannya hanya sedikit. Tetapi, tidak jarang juga ikan yang didapat banyak jumlahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Suatu sore, saat sang paman bersiap-siap hendak pulang dengan ikan hasil  tangkapan yang hampir memenuhi keranjangnya, si anak mencoba mendekat. Ia menyapa sang paman sambil tersenyum senang. Melihat si anak mendekatinya, sang paman menyapa duluan. "Hai Nak, kamu mau ikan? Pilih saja sesukamu dan ambillah beberapa ekor. Bawa pulang dan minta ibumu untuk memasaknya sebagai lauk makan malam nanti," kata si paman ramah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;"Tidak, terima kasih Paman," jawab si anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;"Lo, paman perhatikan, kamu hampir setiap hari bermain di sini sambil melihat paman memancing. Sekarang ada ikan yang paman tawarkan kepadamu, kenapa engkau tolak?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;"Saya senang memerhatikan Paman memancing, karena saya ingin bisa memancing seperti Paman. Apakah Paman mau mengajari saya bagaimana caranya memancing?" tanya si anak penuh harap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;"Wah wah wah. Ternyata kamu anak yang pintar. Dengan belajar memancing engkau bisa mendapatkan ikan sebanyak yang kamu mau di sungai ini. Baiklah. Karena kamu tidak mau ikannya,  paman beri kamu alat pancing ini. Besok kita mulai pelajaran memancingnya, ya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Keesokan harinya, si bocah dengan bersemangat kembali ke tepi sungai untuk belajar memancing bersama sang paman. Mereka memasang umpan, melempar tali kail ke sungai, menunggu dengan sabar, dan hup... kail pun tenggelam ke sungai dengan umpan yang menarik ikan-ikan untuk memakannya. Sesaat, umpan terlihat bergoyang-goyang didekati kerumunan ikan. Saat itulah, ketika ada ikan yang memakan umpan, sang paman dan anak tadi segera bergegas menarik tongkat kail dengan ikan hasil tangkapan berada diujungnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Begitu seterusnya. Setiap kali berhasil menarik ikan, mereka kemudian melemparkan kembali kail yang telah diberi umpan. Memasangnya kembali, melemparkan ke sungai, menunggu dimakan ikan, melepaskan mata kail dari mulut ikan, hingga sore hari tiba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ketika menjelang pulang, si anak yang menikmati hari memancingnya bersama sang paman bertanya, "Paman, belajar memancing ikan hanya begini saja atau masih ada jurus yang lain?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Mendengar pertanyaan tersebut, sang paman tersenyum bijak. "Benar anakku, kegiatan memancing ya hanya begini saja. Yang perlu kamu latih adalah kesabaran dan ketekunan menjalaninya. Kemudian fokus pada tujuan dan konsentrasilah pada apa yang sedang kamu kerjakan. Belajar memancing sama dengan belajar di kehidupan ini, setiap hari mengulang hal yang sama. Tetapi tentunya yang diulang harus hal-hal yang baik. Sabar, tekun, fokus pada tujuan dan konsentrasi pada apa yang sedang kamu kerjakan, maka apa yang menjadi tujuanmu bisa tercapai."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Sama seperti dalam kehidupan ini, sebenarnya untuk meraih kesuksesan kita tidak membutuhkan teori-teori yang rumit, semua sederhana saja,  Sepanjang kita tahu apa yang kita mau, dan kemudian mampu memaksimalkan potensi yang kita miliki sebagai modal, terutama dengan menggali kelebihan dan mengasah bakat kita, maka kita akan bisa mencapai apa yang kita impikan dan cita-citakan. Apalagi, jika semua hal tersebut kita kerjakan dengan senang hati dan penuh kesungguhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Dengan mampu mematangkan kelebihan-kelebihan kita secara konsisten, maka sebenarnya kita sedang memupuk diri kita untuk menjadi ahli di bidang yang kita kuasai. Sehingga, dengan profesionalisme yang kita miliki,  apa yang kita perjuangkan pasti akan membuahkan hasil yang paling memuaskan.     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Salam sukses, luar biasa!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-9169709184357055250?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/9169709184357055250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=9169709184357055250' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/9169709184357055250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/9169709184357055250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/pemancing-ikan.html' title='Pemancing Ikan'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-516530149763569655</id><published>2008-04-19T03:09:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T18:55:33.198-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>Sukanto Tanoto Raja Sawit Terkaya di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SAnFWrDaLiI/AAAAAAAAAB8/zUQqrMXQwhw/s1600-h/SukantoTanoto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SAnFWrDaLiI/AAAAAAAAAB8/zUQqrMXQwhw/s320/SukantoTanoto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190897038826024482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Pria kelahiran Belawan, Sumatera Utara, 25 Desember 1949, bernama asli Tan Kang Hoo, ini seorang pengusaha yang telah sukses berinvestasi di lebih 10 negara. Chairman dan CEO PT Raja Garuda Mas International dan Komisaris Utama PT Inti Indorayon Utama, ini salah satu raja produsen minyak kelapa sawit dan pulp and paper di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi sulit, saat pemerintah mengambil kebijakan menaikkan harga minyak lebih 100%, Sukanto mengajak semua komponen bangsa bisa bekerjasama dan fokus pada bidang masing-masing, terutama supaya lapangan kerja tetap tertangani. Pengusaha tetap fokus pada bidang usahanya dan pemerintah fakus mengupayakan efisiensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perihal, dia telah lebih sering tinggal di luar negeri, bahkan membuat markas pusatnya di Singapura, Sukanto mengatakan bahwa hal itu bukan berarti pihaknya lari ke luar negeri, melainkan berupaya mengembangkan pasar sampai ke luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita ingin buktikan bahwa pengusaha Indonedia tidak hanya jago kandang yang dapat fasilitas dari pemerintah. Tapi kami juga bisa menaklukkan dunia, dan kompetitor besar," kata Sutanto (Bisnis Indonesia, 23 Oktober 2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memberi contoh, seperti Jepang. Toyota cari pasar di Indonesia dengan assembling mobil. Apakah mereka itu lari ke Indonesia? Tidak, mereka cuma cari pasar di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, katanya, kalau kita ekspansi ke luar negeri, bukan melarikan diri, tapi berupaya meraih yang lebih besar lagi dan siap dalam persaingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa siapa Sukanto?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukanto Tanoto mengaku sosoknya mirip ibunya: tegas dan keras. Pernah suatu ketika Sukanto kecil ngeluyur pergi ke tepi laut. Waktu pulang, ditanya oleh ibunya, jawabnya mengarang-ngarang, Sukanto kecil dipukuli pakai rotan. “Saya paling banyak makan rotan,” kenangnya tentang sosok sang ibu. Tapi, dengan sifat keras dan tegas, termasuk dalam hal berbisnis, ia bisa menjadi salah seorang pengusaha papan atas Indonesia, memimpin sejumlah perusahaan di bawah grup Raja Garuda Mas Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, sejak kecil, Sukanto—yang pada usia 12 tahun sudah gemar membaca apa saja, termasuk buku tentang revolusi Amerika dan Perang Dunia—bercita-cita jadi dokter. “Kalau dulu saya meneruskan ke fakultas kedokteran, saya jadi dokter,” ujarnya. Karena obsesi itu, sampai 1973-1974, ia masih senang pakai nama dokter Sukanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, saat baru 18 tahun, ayahnya, Amin Tanoto, sakit stroke. Sulung dari tujuh bersaudara ini lalu mengambil alih tanggung jawab keluarga: meneruskan usaha orangtua berjualan minyak, bensin, dan peralatan mobil. Pekerjaan yang tak asing baginya karena sepulang sekolah ia biasa membantu orangtuanya sambil membaca buku. Dan, dari situ Sukanto alias Tan Kang Hoo pertama kali belajar keterampilan bisnis, termasuk menerima kenyataan dan tidak menyerah dalam keadaan apa pun, serta mencari solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pindah dari kota kelahirannya, Belawan, Sumatra Utara, ke Medan, ia juga berdagang onderdil mobil, lalu mengubah usaha itu menjadi general contractor &amp;amp; supplier. Suatu ketika, datang Sjam, seorang pejabat Pertamina dari Aceh. “Waktu itu saya tidak tahu kalau dia pejabat,” kenang Sukanto. Ditawari kerja sama pekerjaan kontraktor, “Ya, mau-mau saja, wong saya masih muda,” ujarnya. Tak disia-diakan kesempatan itu, di Pangkalan Brandan, Sumatra Utara, Sukanto membangun rumah, memasang AC, pipa, traktor, dan membuat lapangan golf di Prapat. “Itulah technical school saya,” katanya. Untuk mencari bahan bangunan, ia sampai pergi Sumbawa, Lampung, pada usia 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandai melihat peluang, waktu impor kayu lapis dari Singapura menghilang di pasaran, di Medan ia mendirikan perusahaan kayu, CV Karya Pelita, 1972. “Negara kita kaya kayu, mengapa kita mengimpor kayu lapis,” ujarnya. “Saya itu pioner,” katanya. Di saat orang lain belum membuat kayu lapis, ia memproduksi kayu lapis dan mengubah nama perusahaannya menjadi PT Raja Garuda Mas (RGM), dengan ia sebagai direktur utama, 1973. Kayu lapis bermerek Polyplex itu diimpor ke berbagai negara Pasaran Bersama Eropa, Inggris, dan Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Strategy competition saya itu satu dua step sebelum orang mengerjakannya,” ungkapnya. Ketika belum ada orang membuka perkebunan swasta besar-besaran, walaupun waktu itu sudah ada perkebunan asing, di Sumatra, Sukanto membuka perkebunan kelapa sawit secara besar-besaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah itu baru kita bikin Indorayon,” tuturnya. PT Inti Indorayon Utama (IIU) yang bergerak di bidang reforestation menghasilkan pulp, kertas, dan rayon, serta mampu memasok bibit unggul pohon pembuat pulp di dalam negeri. Kehadiran IIU sempat ditentang masyarakat dan aktivis lingkungan hidup. Karena, ditengarai, Danau Toba tercemar berat oleh limbah pulp. Akibatnya, IIU sempat ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, Sukanto memetik hikmahnya: belajar dari kesalahan, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. “Apa yang saya pelajari dari situ (Indorayon), lalu saya pakai di Riau,” ujarnya. Di Riau, ia membuka Hutan Tanaman Industri dan mendirikan pabrik pulp yang konon terbesar di dunia, PT Riau Pulp. Mulai berdiri 1995, karena krisis, baru jadi pada 2001. Di sekitar pabriknya, bersama lembaga swadaya masyarakat, Sukanto membuat program community development untuk penduduk setempat. “Saya tidak kasih ikan, tapi saya ajari mancing, itu yang kita kerjakan,” tuturnya. Antara lain, program community development: penggemukan sapi, pembangunan jalan, dan pertanian. “Mimpi saya, kalau saya dapat seratus pengusaha Riau itu jadi miliader, saya senang,” katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha Sukanto yang lain adalah bank. Ketika United City Bank mengalami kesulitan keuangan, pada 1986-1987, ia mengambil alih mayoritas sahamnya dan bangkit dengan nama baru: Unibank. Di Medan, ia pun merambah bidang properti, dengan membangun Uni Plaza, kemudian Thamrin Plaza. Tidak hanya dalam negeri, ia melebarkan sayap ke luar negeri, dengan ikut memiliki perkebunan kelapa sawit National Development Corporation Guthrie di Mindanao, Filipina, dan electro Magnetic di Singapura, serta pabrik kertas di Cina (yang kini sudah dijual untuk memperbesar PT Riau Pulp). Sejak 1997, Sukanto memilih bermukim di Singapura bersama keluarga dan mengambil kantor pusat di negeri itu. Obsesinya, ingin jadi pengusaha Indonesia yang bersaing di arena global, minimal di Asia. Tujuan utamanya, menurut dia, “Bagaimana kita bisa memanfaatkan keunggulan kita, untuk bersaing, paling tidak di arena Asia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, selain bisnis, ia hendak menulis buku tentang bagaimana entreprenur menghadapi krisis. “Yang mau saya lakukan itu adalah penelitian bagaimana pengusaha di Eropa itu survive, pada First World War, Second World War. Bagaimana pengusaha Amerika itu melewati krisis 1930. Bagaimana pengusaha-pengusaha di Cina, waktu perubahan rezim, ketika komunis masuk, bagaimana mereka itu survive. Saya juga akan mempelajari bagaimana pengusaha-pengusaha melalui Latin America krisis, yang di Brasil,” tuturnya. “Apa krisis itu memunculkan bibit-bibit entreprenur yang baru,” katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang Sukanto masih hobi baca buku. Buku apa saja, baik yang bisnis maupun nonbisnis. “Setiap saya pergi, saya bawa buku,” katanya. “Kalau naik travel, kalau tidak tidur, ya, baca,” katanya lagi. Manfaatnya, menurut dia, selain untuk update pengetahuan, juga membantu sekali dalam binis dan kegiatan sosial sehari-hari. Satu lagi, pria yang menguasai dua bahasa asing, Cina dan Inggris, ini senang belajar. Ia pernah mengikuti kursus di Insead, Paris, di MIT, di samping tetap jadi peserta Lembaga Pendidikan dan Pemibinaan Manajemen, Jakarta. Sampai sekarang pun ia kadang mengambil cuti untuk mengikuti kursus pendek. “Karir saya satu lagi: siswa profesional abadi,” katanya. Dua-tiga minggu ia cuti untuk pergi ke Harvard, Tokyo, London School of Economic, untuk meng-update pengetahuan. Terakhir, 2001 lalu, ia mengikuti Wharton Fellows Program, Amerika, selama enam bulan, untuk belajar dotcom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau di bisnis, kunci sukses saya: think, act, learn, baca, dengar, lihat,” katanya. “Kedua, kalau saya tidak tahu, saya tanya. Saya juga tidak merasa sungkan menceritakan kegagalan saya,” ujarnya lagi. Selain itu, pegangannya: do the right thing, do the thing right. Do the right thing diartikan sebagai suatu pedoman pada pola manajemen. Do the thing right memiliki penekanan terhadap pentingnya suatu action. “Prinsip saya, bisnis dan politik tak boleh campur,” ujar pengagum pengusaha plastik dari Taiwan, Wai-Sze Wang, ini. “Tidak ada proteksi. Bisnis, ya, bisnis,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah dengan Tinah Bingei Tanoto, Sukanto kini ayah empat anak. Ia memberi keleluasaan kepada anak-anaknya untuk memilih profesi. Olahraganya main snowski. Sukanto suka mendengarkan musik klasik yang ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; www.ece.cmu.edu/~pileggi/ resources/tanoto.htm&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-516530149763569655?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/516530149763569655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=516530149763569655' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/516530149763569655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/516530149763569655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/sukanto-tanoto-raja-sawit-terkaya-di.html' title='Sukanto Tanoto Raja Sawit Terkaya di Indonesia'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/SAnFWrDaLiI/AAAAAAAAAB8/zUQqrMXQwhw/s72-c/SukantoTanoto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1527441431291256081</id><published>2008-04-17T19:24:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T19:27:38.164-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kekuatan Impian</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-style: italic;"&gt;The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-style: italic;"&gt;-- Eleanor Roosevelt --&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Masa depan hanyalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi-mimpi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Impian adalah ambisi dari dalam diri manusia yang menjadi penggerak untuk maju. Impian merupakan hasrat yang akan menggerakkan manusia untuk mewujudkannya. Dunia ini bertumbuh dengan peradaban yang lebih tinggi dan tehnologi yang lebih hebat itu berkat impian orang-orang besar. Orang-orang besar itu adalah para pemimpi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Menurut Francis Ford Coppola, “It was the man’s dream, and his inspiring attempt to make them come true that remain important. – Itu mimpi manusia yang terpenting, dan upayanya yang inspiratif mengupayakan mimpi itu menjadi kenyataan.” Kemajuan kehidupan saat ini merupakan hasil impian generasi pendahulu kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Mereka yang tidak mempunyai impian meninggalkan banyak hal yang ditawarkan oleh kehidupan. Hasrat atau kegigihan mereka mudah sekali pudar, sehingga mereka dengan mudah mengubah impian mereka menjadi sangat sederhana. Padahal, impian yang besar mempunyai kekuatan yang besar pula. Orang-orang yang berhasil mencatat nama dalam sejarah rata-rata mempunyai ciri khas yaitu selalu mampu memperbarui impian mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Impian Merupakan Sumber Motivasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Impian akan mempengaruhi pikiran bawah sadar. Misalnya kita memimpikan sebuah kamera merek A, maka kita menjadi lebih jeli memperhatikan benda tersebut. Tantangan berat yang harus dihadapi bukan sesuatu yang berarti jika impian sudah menjadi nafas kita. “It may be that those who do most, dream most, - Mereka mengerjakan sesuatu dengan giat, sebab mereka sangat memimpikannya,” kata Stephen Butler Leacock.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Bahkan impian dapat menjamin keberhasilan, karena senantiasa menjadi sumber motivasi hingga mencapai tujuan atau menggapai tujuan selanjutnya. Dorongan motivasi itulah yang akan menggerakkan tubuh dan mengatur strategi yang harus ditempuh, misalnya bagaimana mencari informasi dan menjalin komunikasi maupun bekerjasama dengan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Nelson Mandela, sebelum menjadi Presiden Afrika Selatan, ia harus berjuang untuk sebuah impian negara Afrika Selatan yang berdaulat. Untuk itu ia menghadapi tantangan teramat berat. Impian selalu memotivasi Nelson Mandela untuk tetap berjuang, meskipun ia harus merelakan sebagian besar waktunya dibalik terali besi. Impian merupakan sumber semangat bagi Nelson, hingga Afrika Selatan benar-benar merdeka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sebenarnya, kitapun dapat memperbarui nilai dan menyempurnakan jati diri dengan kekuatan impian. Jadi jangan takut untuk bermimpi akan hal-hal yang besar, sebab impian menimbulkan hasrat yang kuat untuk meraihnya. Impian mampu berperan sebagai sumber motivasi, yang membangkitkan ambisi dan optimisme, sehingga kita mampu melampaui semua rintangan dan kesulitan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Impian Menciptakan Energi Besar untuk Berprestasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Impian menjadikan manusia penuh vitalitas dalam bekerja. Impian itu sendiri sebenarnya merupakan sumber energi menghadapi tantangan yang tidak gampang. Menurut Anais Nin, “Hidup ini mengerut atau berkembang sesuai dengan keteguhan hati seseorang.” Ada 4 tips sederhana guna menjadikan impian sebagai sumber energi kita yaitu disingkat dengan kata PLUS, yaitu; percaya, loyalitas, ulet dan sikap mental positif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Rasa percaya menjadikan seseorang pantang menyerah, meskipun mungkin orang lain mengkritik atau menghalangi. Kepercayaan itu juga membentuk kesadaran bahwa manusia diciptakan di dunia ini sebagai pemenang. Tips yang kedua adalah loyalitas atau fokus untuk merealisasikan impian. Untuk mendapatkan daya dorong yang luar biasa, maka tentukan pula target waktu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Tips yang ketiga adalah ulet. Sebuah impian menjadikan seseorang bekerja lebih lama dan keras. Sedangkan tips yang ke empat adalah sikap mental positif. Seseorang yang mempunyai impian memahami bahwa keberhasilan memerlukan pengorbanan, kerja keras dan komitmen, waktu serta dukungan dari orang lain. Oleh sebab itu, mereka selalu bersemangat mengembangkan kemampuan tanpa henti dan mencapai kemajuan terus menerus hingga tanpa batas. Impian yang sudah menjadi nafas kehidupan merupakan daya dorong yang luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-weight: bold;"&gt;Impian Menjadikan Kehidupan Manusia Lebih Mudah Dijalani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Impian menjadikan manusia lebih kuat menghadapi segala rintangan dan tantangan. Sebab impian dapat menimbulkan kemauan keras untuk merealisasikannya. Para pencipta puisi Belanda atau Dutch Poet's Society mengatakan “Nothing is difficult to those who have the will, - Tidak ada sesuatupun yang sulit selama masih ada kemauan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Bob William mampu berlari dengan menggunakan kedua tangan. Ia tidak merasakan sakit di tangannya. Sebab sebuah tujuan yang berarti menjadikan segala sesuatu dapat dilakukan dengan mudah dan menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kunci kebahagiaan adalah mempunyai impian. Sedangkan kunci kesuksesan itu sendiri adalah mewujudkan impian. George Lucas mengatakan, “Dreams are extremely important. You can’t do it unless you imagine it, - Impian sangatlah penting. Kau tidak akan dapat melakukan apa-apa sebelum kau membayangkannya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Jadi jangan takut memimpikan sesuatu. Jadikan impian tersebut sebagai nafas kehidupan. Sebab impian yang kuat justru menjadikan perjuangan yang berat saat menggapainya sebagai sarana latihan mengoptimalkan kekuatan-kekuatan yang lain, misalnya kekuatan emosi, fisik, maupun rohani.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; font-style: italic;"&gt;*Andrew Ho adalah salah satu motivator terbaik di Asia. Ia dapat dihubungi di email: andrewhosc@hotmail.com.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1527441431291256081?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1527441431291256081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1527441431291256081' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1527441431291256081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1527441431291256081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/kekuatan-impian.html' title='Kekuatan Impian'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8920136625346336416</id><published>2008-04-14T18:41:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T18:48:46.488-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kalau Mengalami Kegagalan</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Apa yang harus dilakukan jika gagal? Apakah Anda larut dengan perasaan kecewa, mencari kambing hitam ke mana-mana, atau menangis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecewa boleh saja, asal jangan terus menerus atau kecewa yang berlebihan.&lt;br /&gt;Dua hal penting yang harus Anda lakukan jika mengalami kegagalan ialah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Mengambil Hikmah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hikmah selalu berharga, tidak ada hikmah yang berharga. Hikmah adalah milik kita semua, silahkan ambil di mana Anda menemukannya. Hikmah adalah tidak terbatas, sebanyak apapun Anda mengambil hikmah, orang lain masih bisa mengambil hikmah dari sumber yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kegagalan, yang membuat Anda kecewa berat, yang membuat Anda kehilangan uang banyak, atau yang menguras tenaga Anda, tetap mengandung hikmah yang sangat tinggi nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Bangkit Kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil. Oleh karena itu setelah Anda mengalami kegagalan, kini saatnya untuk bangkin kembali dengan kebijaksanaan, pengalaman, dan keterampilan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah bahwa Anda sudah lebih dekat dengan keberhasilan, karena setiap kegagalan akan mendekatkan Anda dengan keberhasilan. Setiap kesulitan yang Anda lalui akan menghasilkan kemudahan setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.&lt;/span&gt; (QS. 94:5-6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika semua gagal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita sudah berusaha sekuat tenaga, tetapi tetap saja kita mengalami kegagalan, sementara kesempatan sudah tidak ada lagi, maka yang bisa Anda lakukan ialah membuat mimpi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin mimpi Anda ini bukan yang terbaik bagi Anda sehingga Allah SWT tidak mengijinkan Anda untuk sukses di mimpi tersebut. Kegagalan tersebut bisa saja sebagai petunjuk kepada Anda agar mengejar mimpi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak masalah seberapa kali Anda gagal, yang terpenting dari semua itu adalah Anda mengambil hikmah dari setiap kegagalan kemudian bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Jika semua gagal, masih ada mimpi lain yang bisa Anda kejar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Rachmat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8920136625346336416?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8920136625346336416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8920136625346336416' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8920136625346336416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8920136625346336416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/kalau-mengalami-kegagalan.html' title='Kalau Mengalami Kegagalan'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-3685180748791454121</id><published>2008-04-13T19:05:00.000-07:00</published><updated>2008-04-13T19:09:07.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Mentalitas Meminta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Jika ditanya apa yang paling membuat saya bergidik? Bukan hantu, bukan dukun, bukan juga ilmu-ilmu paranormal. Juga bukan pula para pelacur, baik yang perempuan, laki-laki, maupun banci. Namun adalah MENTALITAS MEMINTA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Saya punya satu kenalan yang isi pembicaraannya tidak lain dan tidak bukan adalah, “Bagaimana cara kita bisa hidup tanpa mengeluarkan biaya sama sekali?” serta “Yuk, kita pergi nonton, tapi jemput gua dong dan lu yang bayar bensin dan uang karcis masuknya.” Ketika kami diundang makan ke rumahnya, dengan bangga ia mengatakan, “Ayam ini sebenarnya kami tidak beli lho, ini milik mereka (sambil menunjuk ke atas yang ditinggali oleh keluarga lain).” Hah? Yang benar saja. Anda ini pencuri atau “senang” mencuri?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Anehnya, kenalan saya tersebut adalah seseorang yang berpendidikan tinggi sampai bergelar Master dan berusia 30, sudah bersuami pula. Kok ya tidak malu? Dengan bangga pula ia berkata tentang suaminya, “Suamiku itu alon-alon asal kelakon, tidak suka bekerja keras. Cukup kerja part-time saja.” Lha, sekali lagi, lho kok ya tidak malu? Pendidikan tinggi, kesempatan kerja banyak, tapi tidak mau kerja dan makan hasil “colongan” dari orang lain, kok ya tidak malu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ada lagi satu contoh dari salah satu freelancer yang saya pekerjakan belakangan ini. Ketika saya minta disiapkan daftar dari perusahaan-perusahaan yang sedang saya analisis sebanyak 200 perusahaan, jawabnya, “Kok banyak sekali?” Tentu saja, untuk mengambil sampel analisis, tidak cukup dengan 10-20 perusahaan, supaya analisis bisa valid. Akhirnya, ia hanya mengirimkan list dari 100 perusahaan saja, yang katanya “banyak banget, nyerahlah saya.” Padahal, ia hanya menyalin dari satu buku direktori saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Memang, ia tidak mencuri, namun mentalitas mengeluh dan maunya “enak” saja. Padahal, ini adalah assignment kerja, sungguh membuat hati saya tidak enak. Bayangkan, sudah dibayar mahal, masih juga mengeluh untuk sesuatu yang ia salin saja dari satu buku direktori.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Saya sungguh malu dan bergidik memakan makanan “hasil curian si Master degree holder” dan mendengarkan keluh-kesah tidak karuan seperti itu. Namun pada saat yang sama, saya mesti bisa memaklumi bahwa:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;1. Delapan puluh persen manusia mempunyai sifat “loser” seperti itu. Jadi, saya sebenarnya yang “aneh” di mata mereka. Kok ya kerja lebih dari 10 jam per hari dan tidak segan-segan memulai beberapa bisnis sekaligus pada saat yang sama, sambil sekolah S3 pula. Wah, gila, kan saya di mata mereka?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;2. Kultur Indonesia yang “alon-alon asal kelakon” dan “kalau bisa makan gratis” dianut oleh mayoritas penduduk Indonesia. Jadi sekali lagi, sayalah yang aneh bukan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;3. “Meminta itu pangkal kaya, lho” kalau bisa malah hidup gratis, nggak perlu bayar apa-apa. Itu kata mereka yang “sukses hidup gratis lho,” tapi tidak sukses di dalam hidup. Jadi sekali lagi, saya lagi yang aneh, kan? Masa “rahasia sukses terbesar” adalah memberi? Yang benar saja, Jennie, Jennie….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Betul begitu kan, para pembaca? Ah, memang si Jennie itu “gila” dan “aneh”. Prinsip-prinsip suksesnya totally terbalik dengan kenyataan. Benar begitu, para pembaca? Dunia ini begitu lucu…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Jika Anda berhasil menerapkan semua hal di atas (meminta, mengeluh dan mencuri hak orang lain) dan bisa sungguh-sungguh sukses luar dalam, saya ingin sekali berguru dengan Anda. Sungguh, karena ini jauh lebih mudah daripada kerja keras tanpa mengeluh dan selalu membayar penuh apa yang saya nikmati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;font-size:100%;" &gt;Jennie S. Bev&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-3685180748791454121?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/3685180748791454121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=3685180748791454121' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3685180748791454121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3685180748791454121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/mentalitas-meminta.html' title='Mentalitas Meminta'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-6990429990009284322</id><published>2008-04-11T02:48:00.000-07:00</published><updated>2008-04-11T02:52:00.687-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><title type='text'>Menjual Dengan Kekuatan Spritual</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kunci sukses business diumpamakan dengan lima jari kita yang masing-masing umumnya punya ukuran yang tidak sama. Yang paling tinggi jari "tengah" yang ternyata mengandung maksud sebagai penengah atau penyeimbang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Jari tengah juga merupakan lambang, 3 K yakni: kejujuran, kesetiaan dan kepercayaan.. Mau business apapun juga kalau tidak punya faith akan sulit berkembang atau bertahan sekalipun..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Banyak cara orang melakukan business, baik cara sederhana atau rumit, cara jujur atau "dibawah meja", tetapi kali ini kita akan fokus pada bahasan business dengan hati atau menjual dengan cara spiritual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Untuk menjalani itu tidaklah sesusah yang dibayangkan, mungkin cukup mengingat 5F yang kita kaitkan dengan jari-jari tangan kita .Lebih lengkapnya kunci sukses business dilambangkan dengan kelima jari kita dimulai dari jari kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk dan jari jempol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Masing-masing jari dilambangkan dengan kata yang berhuruf depan F, atau bisnis 5 F, yakni sebagai berikut: Fun Jari kelingking, Feeling jari manis, Faith jari tengah, Future jari telunjuk, Finance /Fulus jari jempol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Membangun bisnis sukses perlu menyatukan kelima jari kita yang masing-masing jari punya peran serta layak memperhatikan 5 F sebagai berikut : Fun dilambangkan jari kelingking. Kita melakukan sesuatu, apapun itu haruslah dengan "fun", senang, gembira sehingga apa yang kita hasilkan diharapkan hasil yang terbaik. Mas Isdiyanto, pemimpin majalah WK ini  pernah mengomentari bahwa saya berbisnis itu seperti orang main-main tetapi beneran dan enjoy saja kali. Nah kondisi seperti ini diibaratkan dengan jari kelingking. Jari ini punya tugas untuk menciptakan suasana yang fun. Kalau kita lagi senggang dan iseng kita menggunakan jari kelingking untuk "fun", misalnya mengorek hidung atau kuping.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Feelling  dilambangkan jari manis.. Lakukanlah sesuatu itu dengan feelling atau perasaan artinya dengan sepenuh hati dan bertanggung jawab kita mengerjakan bisnis kita. Ibaratnya manusia hidup di dunia, biar kaya raya dan sukses tapi kalau tak ada cinta, maka hidup ini akan hampa. Business yang kita miliki juga harus dijalani dengan cinta dan hati senang tanpa adanya keterpaksaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Membangun business sama saja dengan membangun cinta, banyak lika likunya namun tetap indah dinikmati. Ini diibaratkan dengan jari manis, kalau kita mau tunangan atau menikah maka cincin kita taruh dijari manis, tandanya kita sepenuh hati mencintai pasangan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Faith dilambangkan jari tengah. Semuanya harus didasari dengan Faith artinya kita harus jujur, setia dan bisa dipercaya, ini modal utama dalam berbisnis. Yang paling tinggi dari kelima jari kita adalah jari "Tengah " yang ternyata mengandung maksud sebagai penengah atau penyeimbang. Mau bisnis apapun juga kalau tidak punya Faith akan sulit berkembang atau bertahan sekalipun.. Pepatah Jawa mengatakan Ngono ya ngono, ngona ngono ning ojo ngono, artinya secara bebas, apapun yang kita lakukan hendaknya selalu mempertimbangkan norma yang ada, jangan terperangkap pada egonya masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Cara ideal yang paling mudah diterapkan adalah selalu dekat dengan Tuhan dengan menjalankan ajaranNya serta menjauhi larangannya. Yang namanya business pasti ada saja pasang surutnya, naik dan turunnya omzet penjualan. Bila kita selalu beritikat baik mau menolong orang lain maka kitapun akan ditolong Tuhan. Yakinilah pasti Tuhan memberikan jalan yang terbaik maka rasa panik dan khawatir tidak usah dipelihara dan tidak harus dibawa-bawa. Serahkan saja semuanya kepada Tuhan, yang penting kita sudah berusaha maksimal semampu kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Future dilambangkan jari telunjuk. Future artinya masa depan akan bisa kita raih kalau ketiga point diatas bisa kita gabungkan dengan baik. Insya Allah kita mampu membangun bisnis di masa depan yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Masa depan ini diwujutkan dengan jari telunjuk, menunjuk masa depan. Ingat pak guru dulu meminta kita tunjuk jari tangan kalau bisa menjawab pertanyaannya. Kita semua nggak mungkin tunjuk jari pakai jari kelingking, manis, tengah atau jempol sekalipin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Finance atau fuluus dilambangkan dengan jari jempol. Tentunya kalau masa depan baik maka otomatis finance kita juga membaik. Uang atau keuntungan akan mengalir dengan sendirinya, bila kita sudah tahu jalan bisnisnya. Diibaratkan jari jempol. kalau poin 1 sampai 4 bisa bersatu maka betul betul anda pebisnis yang Jempolan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Ning Harmanto&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-6990429990009284322?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/6990429990009284322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=6990429990009284322' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6990429990009284322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6990429990009284322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/menjual-dengan-kekuatan-spritual.html' title='Menjual Dengan Kekuatan Spritual'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-938234149779239909</id><published>2008-04-09T00:57:00.000-07:00</published><updated>2008-04-09T01:00:55.711-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Musibah itu Kado</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Musibah adalah rahmat bagi orang yang berpikir dengan hati. Hanya saja cara penyampaian rahmat tersebut yang kadang manusia tidak bisa memahami dan menerimanya. Tuhan memberi ‘kado’ untuk kita, namun kadang kita tidak menyukai bungkus dari kado itu. Anda mau menolak kado berisi mutiara yang dibungkus kertas lusuh? Atau anda mau menerima kado berisi sampah yang dibungkus kertas kado yang indah dan diberi pita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua kemungkinan yang dapat diambil dari suatu musibah. Sebagai hukuman atau sebagai ujian. Renungi dan ingat-ingat apa yang sudah kita perbuat pada masa lalu dan semoga akan ditemukan apa sebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi yang terus menerus terkontaminasi kotoran tanpa pernah dibersihkan secara berkala, besi tersebut akan berkarat. Jika karat itu sudah membatu maka tidak ada yang bisa dilakukan kecuali membuang besi itu ke sampah. Apakah anda ingin dibuang sia-sia oleh pencipta kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau itu adalah ujian, maka bergembiralah. Seorang murid tidak akan naik kelas sebelum dia melewati tes/ujian akhir semester.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat dengan mata dan mendengar dengan telinga ada batasnya, namun melihat dengan hati hasilnya unlimited.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu berpikir positif atas segala yang telah menimpamu, maka Tuhan akan memberikan mutiara kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kata-kata bijak dari Norman V. Peale yang patut Anda renungkan. Dalam bukunya You Can If You Think You Can, ia mengatakan, ''Apabila Tuhan ingin menghadiahkan sesuatu yang berharga, bagaimanakah Ia memberikannya kepada Anda? Apakah Ia menyampaikan dalam bentuk suatu kiriman yang indah dalam nampan perak? Tidak! Sebaliknya Tuhan membungkusnya dalam suatu masalah yang pelik, lalu melihat dari jauh apakah Anda sanggup membuka bungkusan yang ruwet itu, dan menemukan isinya yang sangat berharga, bagaikan sebutir mutiara yang mahal harganya yang tersembunyi dalam kulit kerang.'' Pernyataan di atas bukan sekedar kata-kata indah untuk menghibur Anda yang &amp;amp; sedang kalut menghadapi suatu masalah. Ini adalah perubahan paradigma dan cara berpikir. Keadaan apa pun yang kita hadapi sebenarnya bersifat netral. Kita lah yang memberikan label positif atau negatif terhadapnya. Seperti yang dikatakan filsuf Cina, I Ching, ... ''Peristiwanya sendiri tidak penting, tapi respon terhadap peristiwa itu adalah segala-galanya.''&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Syaikh Musthafa Haqqani&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-938234149779239909?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/938234149779239909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=938234149779239909' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/938234149779239909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/938234149779239909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/musibah-itu-kado.html' title='Musibah itu Kado'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-295855269667504005</id><published>2008-04-08T00:59:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T18:55:33.390-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>Lee Myung-bak  Presiden Korsel Yang Memulai Dari Nol</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R_smuvEfvAI/AAAAAAAAAB0/CXsgSRhSNlU/s1600-h/20070511%2Blee%2Bmyung%2Bbak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R_smuvEfvAI/AAAAAAAAAB0/CXsgSRhSNlU/s320/20070511%2Blee%2Bmyung%2Bbak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186781980198419458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Jika Anda sering mendengarkan filosofi “Success is My Right”, yakni sukses adalah hak milik siapa saja, barangkali kisah yang dialami presiden terpilih Korea Selatan ini mampu menjadi contoh nyata. Lee Myung-bak yang baru saja memenangkan pemilu di Korea ternyata punya masa lalu yang sangat penuh derita. Namun, dengan keyakinan dan perjuangannya, ia membuktikan, bahwa siapa pun memang berhak untuk sukses. Dan bahkan, menjadi orang nomor satu di sebuah negara maju layaknya Korea Selatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Coba bayangkan fakta yang dialami oleh Lee pada masa kecilnya ini. Jika sarapan, ia hanya makan ampas gandum. Makan siangnya, karena tak punya uang, ia mengganjal perutnya dengan minum air. Saat makan malam, ia kembali harus memakan ampas gandum. Dan, untuk ampas itu pun, ia tak membelinya. Keluarganya mendapatkan ampas itu dari hasil penyulingan minuman keras. Ibaratnya, masa kecil Lee ia harus memakan sampah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Terlahir di Osaka, Jepang, pada 1941, saat orangtuanya menjadi buruh tani di Jepang, ia kemudian besar di sebuah kota kecil, Pohang, Korea. Kemudian, saat remaja, Lee menjadi pengasong makanan murahan dan es krim untuk membantu keluarga. “Tak terpikir bisa bawa makan siang untuk di sekolah,”sebut Lee dalam otobiografinya yang berjudul “There is No Myth,” yang diterbitkan kali pertama pada 1995.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Namun, meski sangat miskin, Lee punya tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi. Karena itu, ia belajar keras demi memperoleh beasiswa agar bisa meneruskan sekolah SMA. Kemudian, pada akhir 1959, keluarganya pindah ke ibukota, Seoul, untuk mencari penghidupan lebih baik. Namun, nasib orangtuanya tetap terpuruk, menjadi penjual sayur di jalanan. Saat itu, Lee mulai lepas dari orangtua, dan bekerja menjadi buruh bangunan. “Mimpi saya saat itu adalah menjadi pegawai,” kisahnya dalam otobiografinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Lepas SMA, karena prestasinya bagus, Lee berhasil diterima di perguruan tinggi terkenal, Korea University. Untuk biayanya, ia bekerja sebagai tukang sapu jalan. Saat kuliah inilah, bisa dikatakan sebagai awal mula titik balik kehidupannya. Ia mulai berkenalan dengan politik. Lee terpilih menjadi anggota dewan mahasiswa, dan telibat dalam aksi demo antipemerintah. Karena ulahnya ini ia kena hukuman penjara percobaan pada 1964.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Vonis hukuman ini nyaris membuatnya tak bisa diterima sebagai pegawai Hyundai Group. Sebab, pihak Hyundai kuatir, pemerintah akan marah jika Lee diterima di perusahaan itu. Namun, karena tekadnya, Lee lantas putar otak. Ia kemudian membuat surat ke kantor kepresidenan. Isi surat bernada sangat memelas, yang intinya berharap pemerintah jangan menghancurkan masa depannya. Isi surat itu menyentuh hati sekretaris presiden, sehingga ia memerintahkan Hyundai untuk menerima Lee sebagai pegawai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Di perusahaan inilah, ia mampu menunjukkan bakatnya. Ia bahkan kemudian mendapat julukan “buldozer”, karena dianggap selalu bisa membereskan semua masalah, sesulit apapun. Salah satunya karyanya yang fenomonal adalah mempreteli habis sebuah buldozer, untuk mempelajari cara kerja mesin itu. Di kemudian hari, Hyundai memang berhasil memproduksi buldozer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kemampuan Lee mengundang kagum pendiri Hyundai, Chung Ju-yung. Berkat rekomendasi pimpinannya itu, prestasi Lee terus melesat. Ia langsung bisa menduduki posisi tertinggi di divisi konstruksi, meski baru bekerja selama 10 tahun. Dan, di divisi inilah, pada periode 1970-1980 menjadi mesin uang Hyundai karena Korea Selatan tengah mengalami booming ekonomi sehingga pembangunan fisik sangat marak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Setelah 30 tahun di Hyundai, Lee mulai masuk ke ranah politik dengan masuk jadi anggota dewan pada tahun 1992. Kemudian, pada tahun 2002, ia terpilih menjadi Wali Kota Seoul. Dan kini, tahun 2007, Lee yang masa kecilnya sangat miskin itu, telah jadi orang nomor satu di Korea Selatan. Sebuah pembuktian, bahwa dengan perjuangan dan keyakinan, setiap orang memang berhak untuk sukses, ‘Success is My Right’!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Keberhasilan hidup Lee, mulai dari kemelaratan yang luar biasa hingga menjadi orang nomor satu di Korea Selatan, adalah contoh nyata betapa tiap orang bisa merubah nasibnya. Jika orang yang sangat miskin saja bisa sukses, bagaimana dengan kita? Mulailah dengan keyakinan, perjuangan, dan kerja keras, maka jalan sukses akan terbuka bagi siapapun. Salam sukses Luar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;biasa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;sumber : Anonymous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-295855269667504005?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/295855269667504005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=295855269667504005' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/295855269667504005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/295855269667504005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/lee-myung-bak-presiden-korsel-yang.html' title='Lee Myung-bak  Presiden Korsel Yang Memulai Dari Nol'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R_smuvEfvAI/AAAAAAAAAB0/CXsgSRhSNlU/s72-c/20070511%2Blee%2Bmyung%2Bbak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-233604615731722415</id><published>2008-04-07T01:39:00.000-07:00</published><updated>2008-04-07T01:44:07.264-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>9 Aspek Penting Sebelum Memulai Usaha</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Memulai bisnis bagi kebanyakan orang bukanlah hal yang mudah. Hal yang klasik, banyak pertimbangan di sana sini sehingga tak jarang membuat orang urung memulai bisnis. Semestinya memulai bisnis tidak menjadi salah satu sumber ketakutan bagi setiap orang. Untuk menghilangkan ketakutan dalam memulai bisnis, seseorang bisa membuat persiapan bisnis yang matang sehingga dapat menjalaninya dengan optimistis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Salah satu seminar Gerald Abraham salah seorang penasehat bisnis pada sebuah firma hukum, juga pemilik dan direktur sebuah konsultan keuangan di tahun 2006, berisi tentang menjadi sukses dengan memahami 9 aspek penting sebelum memulai usaha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;1. Memahami konsep produk atau jasa secara baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sebelum memulai suatu usaha maka hal yang terpenting adalah pemahaman kita akan konsep produk atau jasa yang akan menjadi bisnis inti. Kita perlu memahami bukan hanya secara teknis produksi tetapi juga pasar dan prospek mulai daripada lingkungan yang terkecil kepada lingkungan yang terbesar. Dalam topik ini dibahas secara menyeluruh aspek-aspek yang penting dalam melakukan analisa atas kelayakan dan prospek produk termasuk produk-produk yang sama sekali baru dengan melihat sisi human behavior, kebutuhan pasar dan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;2. Membuat visi dan misi bisnis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Setiap orang yang mau memulai bisnis harus mengetahui visi dan misi yang akan menjadi panduan seseorang untuk tetap fokus kepada tujuan bisnis dan organisasi yang awal. Seringkali suatu usaha pada saat mulai berkembang pada tahap berikutnya mengalami kegagalan karena organisasi tersebut tidak memfokuskan diri kepada peningkatan kemajuan bisnis awal tetapi terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain yang baru. Dalam topik ini setiap orang akan belajar bagaimana membuat visi dan misi dalam kaitannya dengan latar belakang pribadi dan pengetahuan usaha yang akan anda rintis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;3. Perlunya winning, positive dan learning attitude untuk menjadi sukses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sikap mental merupakan kunci keberhasilan atas usaha anda selain daripada pemahaman usaha anda. there is no over night success sesuatu yang harus dicamkan daripada setiap calon “entrepreneur” karena dibutuhkan waktu, sikap tidak menyerah, proses belajar secara kesinambunga, dan melihat permasalahan secara positif yang tidak membuat anda menjadi patah semangat namun melihat setiap peluang dan belajar atas setiap kegagalan.Anda akan belajar untuk mengembangkan sikap-sikap diatas untuk menjadi “bisnis entrepreneur” yang sukses.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;4. Membuat perencanaan dan strategi bisnis yang efektif akan menghindari usaha daripada risiko bisnis dan keuangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Secara statistik hampir seluruh kegagalan bisnis kecil dan menengah disebabkan karena tidak adanya atau kurang efektifnya perencanaan bisnis yang anda buat. Asumsi-asumsi seperti kapasitas produksi, tingkat utilisasi produksi, proyeksi kenaikan harga dan biaya dan aspek lainnya dalam perencanaan bisnis haruslah menggambarkan secara akurat realitas pasar atau praktek yang ada dalam suatu industri. Sistematika perhitungan dan proyeksi pendapatan dan biaya harus dibuat secara tepat sehingga membantu setiap calon pengusaha untuk menghitung secara akurat kebutuhan modal investasi dan modal kerja termasuk struktur biaya untuk persiapan awal, tahap percobaan, produksi secara komersial, inventori, distribusi, pemasaran, administrasi, sumber daya manusia dan juga komponen pendapatan usaha yang terdiri dari pendapatan inti dan tambahan. Pemahaman yang baik atas hal ini juga akan membantu calon entrepreneur untuk dapat mengindentifikasi potensi resiko bisnis, manajemen dan keuangan dan membuat langkah-langkah pengendalian untuk dapat menghindari setiap resiko tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;5. Pengetahuan dasar manajemen, organisasi dan sistem akan menghindari usaha daripada risiko manajemen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Setiap usaha dari yang paling kecil sekalipun membutuhkan manajemen yang baik untuk memastikan proses pemasaran, produksi, distribusi dan penjualan berlangsung dengan baik. Sistem manajemen yang buruk akan mengakibatkan adanya biaya yang tidak perlu seperti bahan baku yang terbuang, pekerja yang tidak produktif karena pengawasan yang tidak efektif dan deskripsi pekerjaan yang tidak jelas, koordinasi dan komunikasi antar pegawai yang tidak efektif sehingga banyak keputusan yang terlambat, perekrutan pegawai yang tidak efektif sehingga banyak pegawai yang keluar masuk dan membuang banyak waktu dan biaya, pelatihan yang tidak baik sehingga produktivitas pegawai yang rendah dan masih banyak lagi permasalahan organisasi. Dalam topik ini kami akan memberikan pengetahuan dasar dan aspek-aspek yang sangat penting yang harus dipelajari oleh calon bisnis entrepreneur untuk menghindari resiko manajemen yang dapat menyebabkan kegagalan usaha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;6. Optimalisasi sumber daya manusia maka 50% usaha Anda sudah berhasil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sumber Daya Manusia atau SDM merupakan salah satu kunci keberhasilan usaha yang sangat penting. Banyak pakar yang menyadari bahwasanya untuk memulai usaha seringkali apabila kita merekrut pegawai yang tepat dan berpotensi sangat baik dapat menutup kelemahan manajemen, organisasi dan sistim dalam jangka pendek. Dengan SDM yang tepat maka kita sudah setengah jalan untuk menjadi sukses. Topik ini akan membantu kita untuk memahami kriteria pegawai yang baik dan sesuai dengan kebutuhan usaha, manajemen SDM secara umum termasuk sistim penilaian kinerja pegawai sehingga setiap pegawai akan merasa puas dan juga bagaimana memotivasi pegawai baik secara psikologi umum maupun dengan sistim insentif untuk mengoptimalkan kinerja pegawai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;7. Mengapa kreativitas, kepemimpinan dan proses pembuatan keputusan sangat penting?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Dalam memulai usaha umumnya setiap calon entrepreneur akan mengalami banyak permasalahan dan krisis. Banyak kegagalan terjadi karena kurangnya kreativitas, kepemimpinan dan pembuatan keputusan yang tepat untuk mencari solusi yang baik. Kreativitas seperti “thinking outbox” atau kemampuan melakukan analisa permasalahan di luar pemahaman yang sudah ada dan mencari alternatif solusi yang kreatif akan sangat membantu usaha anda untuk berhasil. Kreativitas juga akan sangat membantu anda untuk menyesuaikan produk-produk anda agar dapat diterima oleh pasar dan juga melihat berbagai peluang dalam membangun usaha anda. Kepemimpinan sangat penting dalamkrisis untuk membuat setiap pegawai dan semua orang yang terlibat dalam usaha anda percaya bahwasanya anda tidak panik, menjadi tempat last resort solusi atas semua permasalahan dan menjadi panutan. Proses Pembuatan Keputusan akan membantu anda dalam mencari alternatif solusi dan memilih yang terbaik untuk usaha dan organisasi anda. Dalam topik ini anda akan mendapatkan cara-cara mengembangkan kreativitas usaha anda, ciri-ciri kepemimpinan yang cocok dengan latar belakang pribadi anda dan bagaimana proses yang benar dalam membuat keputusan dalam setiap permasalahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;8. Pengetahuan dasar pengelolaan keuangan dan pembiayaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Pemahaman atas aspek ini adalah sangat penting dalam perkembangan usaha anda. Seringkali produksi terganggu karena pengelolaan keuangan yang tidak baik seperti kekurangan dana untuk pembelian bahan baku, alat-alat produksi dan lainnya. Dalamtopik ini akan dibahas pengetahuan dasar atas cash flow atau arus kas yang seperti darah dalam tubuh manusia, biaya pendanaan, pembiayaan modal kerja dan investasi, struktur modal, aset perusahaan, penyertaan modal dan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;9. Pemasaran, pelayanan dan product brand&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Pemasaran merupakan ujung tombak keberhasilan penjualan produk atau jasa. Sebaik apapun produk atau jasa tanpa pemasaran yang baik maka akan sangat sukar untuk meningkat penjualan dan keuntungan usaha. Di lain pihak tanpa pelayanan yang baik kepada pelanggan maka akan sangat sukar suatu usaha untuk memperoleh pelanggan yang loyal yang merupakan kunci perkembangan usaha. Dengan pelanggan yang loyal maka pekerjaan pemasaran akan lebih mudah karena pelayanan yang baik akan menciptakan product brand yang baik kepada calon pelanggan baru. Dalam topik ini akan dibahas secera menyeluruh semua aspek penting dalam membuat strategi pemasaran, identifikasi pelayanan yang dibutuhkan pelanggan dan bagaimana menciptakan product brand dan efeknya kepada keberhasilan usaha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Edi Suhelda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-233604615731722415?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/233604615731722415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=233604615731722415' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/233604615731722415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/233604615731722415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/9-aspek-penting-sebelum-memulai-usaha.html' title='9 Aspek Penting Sebelum Memulai Usaha'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1225582291595292598</id><published>2008-04-05T02:47:00.000-07:00</published><updated>2008-04-05T02:51:17.741-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Mencari Jalan VS Membuat Jalan Sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sebagai seorang constructivist (salah satu aliran dalam ilmu pembelajaran –Learning Theory), saya tidak percaya kepada “mencari jalan.” Sebaliknya, saya mengkonstruksi jalan hidup sendiri. Mungkin Anda pun adalah seorang constructivist, namun selama ini “termakan” mitos bahwa Anda perlu “mencari” jalan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Mari kita telaah satu per satu beda “mencari” jalan dengan “membuat” alias mengkonstruksi jalan sendiri. Kata “mencari” sendiri mempunyai konotasi bahwa sesuatu yang dicari itu sebenarnya sudah ada, namun karena satu dan lain hal, Anda “kehilangan” nya atau “belum menyadari” keberadaannya, jadinya perlu “dicari.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sedangkan, “membuat” jalan sendiri sudah jelas bahwa jalan itu belum ada namun Anda konstruksikan sendiri dengan pasir, semen, aspal dan bahan apa saja yang Anda miliki dengan tujuan dapat menggunakan jalan tersebut untuk mengangkat diri Anda ke atas (apapun tujuan itu). Mengkonstruksikan jalan hidup sendiri tidak lebih sulit daripada “mencari” saja. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kuncinya mudah saja. Ingatlah bahwa semua itu mudah saja. Jangan sekali-kali Anda mempersulit keadaan dengan perasaan “betapa sulitnya.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Banyak orang pandai dan super pandai yang saya kenal namun tidak mencapai apa-apa di dalam hidup karena mempunyai perasaan “betapa sulitnya” ini dan itu. Bagi saya pribadi, segalanya gampang. Intinya jika ada hal-hal yang bagi saya “sulit,” alias bakal membawa kesulitan dalam mengkonstruksikan jalan hidup saya, maka saya akan pecahkan dulu “sulit” ini sehingga ini menjadi “mudah.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Contohnya, ada beberapa teman yang merasa terbentur dalam karirnya karena tidak punya gelar Master, misalnya. Yah, kuncinya ambillah gelar itu. Walaupun “tidak ada waktu,” yang nota bene adalah perasaan saja, jangan sungkan untuk jalan terus. Jangan ragu sedikitpun bahwa waktu akan terus berserta kita. Kalau sudah dijalankan, pasti ada waktu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt; “Tidak ada waktu” sekali lagi, hanya suatu ilusi belaka. Dengan good time management, selama di perjalanan bermacet-macet ria pun bisa digunakan untuk mengerjakan hal-hal yang perlu dipikirkan secara mental. Jika ada sopir, malah Anda bisa mengerjakan hal-hal administratif dengan laptop atau membaca literatur-literatur yang membantu pekerjaan atau kuliah Anda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Membuat jalan sendiri juga berarti tidak mudah putus asa ketika “kegagalan” yang ada di benak Anda menghantui diri Anda demikian mendalam sehingga tidak berani bergerak. Beberapa tips untuk melepaskan diri dari belenggu “mencari jalan” sehingga Anda bisa leluasa “membuat jalan sendiri.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Pertama, semua kegagalan Anda terjadi di masa lalu. Masa depan Anda adalah sukses, maka tinggalkan segala macam bentuk ketakutan akan kegagalan, toh itu hanya di masa lalu bukan? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kedua, semua itu gampang. Americans bilang, “that’s a piece of cake.” Tidak ada yang sulit dalam hidup ini. Hanya pikiran kita sendiri yang membelenggunya sehingga terasa sulit dan berat. Jalankan hidup sebagaimana hidup memerlukan kita dan kita memerlukan hidup. Jangan dibuat-buat dan jangan dipikirkan terus-menerus hingga yang perlu dilakukan malah tidak dilakukan. Ingat juga untuk selalu melihat masa depan yang jauh lebih baik daripada kegagalan-kegagalan di masa lampau. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ketiga, berani menjadi orang berbeda dalam segala hal. Mungkin tidak banyak orang yang tahu kalau saya (penulis artikel ini) sejak tahun 1990an sudah yakin akan kekuatan Internet sebagai sarana distribusi pendidikan. Sebagai seorang otodidak yang sangat percaya akan kekuatan belajar sendiri, termasuk dengan cara distance learning, Internet is a dream come true for me. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Maka, begitu ada kesempatan, hijrah lah saya ke Silicon Valley yang nota bene adalah pusat bisnis Internet di dunia untuk memulai institusi pendidikan online. Beberapa tahun yang lalu, 90% orang-orang dekat saya mencibirkan bibirnya karena dalam pikiran mereka betapa impossiblenya hal tersebut. Juga, karena online distance learning sangat kedengaran “mustahil” di kepala mereka, mereka menganggap ini adalah hal yang riskan untuk dijalankan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Namun, dengan kegigihan membuat jalan sendiri lah, maka saya berani bergerak dengan “semangat bak orang gila” saja. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Kita bisa lihat melalui sejarah betapa orang-orang yang memberi sumbangsih kepada dunia kebanyakan adalah orang-orang “setengah gila.” Maka, janganlah Anda runtuh hanya karena 90% orang-orang yang Anda kenal mencibirkan bibirnya dengan jalan yang Anda buat sendiri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;“Menjadi orang setengah gila” adalah suatu privilege (kehormatan), maka perlu diperjuangkan terus. Edison, Einstein, Bill Gates dan Sam Walton mungkin adalah orang-orang yang dianggap “setengah gila” di zamannya. Namun hari ini mereka adalah pahlawan peradaban manusia masa kini. Tanpa mereka, dunia ini akan menjadi begitu monoton dan sepi (juga gelap gulita tanpa lampu pijar). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Bayangkan kalau mereka “menyerah” saat itu, seperti apa sekarang? Mungkin saya dan Anda tidak akan menjadi seperti mereka dalam skalanya, namun dalam hati saya percaya bahwa betapa miniskulnya pun sumbangsih saya bagi peradaban dunia, I’m making the world a bit brighter and a bit better. One breath at a time. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Terserah para skeptis mau bilang apa. Saya ini bangga jadi “orang setengah gila.” Beranikan Anda? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;San Francisco Bay Area! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;* Jennie S. Bev adalah penerbit independen, penulis, edukator dan konsultan berbasis di Kalifornia Utara. Baca tentang riwayat hidup, blog dan prestasinya di JennieSBev.com. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1225582291595292598?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1225582291595292598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1225582291595292598' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1225582291595292598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1225582291595292598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/mencari-jalan-vs-membuat-jalan-sendiri.html' title='Mencari Jalan VS Membuat Jalan Sendiri'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5988972714055607676</id><published>2008-04-03T20:48:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T20:51:28.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>GENIUS = 1 % INSPIRASI, 99% KERINGAT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:green;"&gt; Katakanlah,”Hai kaumku! Lakukanlah apa yang dapat kamu (lakukan). Aku pun melakukan (apa yang dapat aku lakukan). Nanti kamu akan mengetahui. (QS. Az- Zumar: 39).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:green;"&gt;…dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. (QS. An Najm : 39).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Jauzy Al Muhdisy berkata, "Hari - hari adalah lembaran baru untuk goresan amal perbuatan. Jadikanlah hari - harimu sarat dengan amalan yang terbaik. Kesempatan itu akan segera lenyap secepat perjalanan awan, dan menunda – nunda perkerjaan tanda orang yang merugi. Dan barangsiapa yang bersampan kemalasan, ia akan tenggelam bersamanya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edison mengatakan,”Genius adalah 1% inspirasi (ide atau rencana) dan 99% keringat.” Hayatilah bahwa ide atau rencana itu hanya bernilai 1%, yang 99% adalah tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, di dinding-dinding perusahaan sepatu Nike, terpampang semboyan just do it! Lakukan saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Napoleon. "Apakah mungkin untuk melewati jalan ini?" tanya Napoleon kepada para insinyur yang dikirim untuk menyelediki terusan St. Bernard yang menakutkan itu. "Barangkali, bukannya tidak mungkin," jawab mereka dalam nada ragu-ragu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Laukan (tempuh) saja!" jawab Napoleon tanpa menghiraukan kesukaran-kesukaran yang hampir tak teratasi. Inggris dan Austria menertawakan keputusan Napoleon untuk menggerakkan tentara melintasi pegunungan Alpen. Tak pernah ada orang yang bisa, apalagi dengan membawa 60.000 tentara, dilengkapi dengan meriam- meriam besar, berpeti-peti peluru, dan barang dalam jumlah besar. Akan tetapi ketika tindakan yang 'mustahil' itu selesai, orang-orang sekonyong- konyong tahu bahwa hal itu memang bisa dilakukan dari dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 1993, saya mengikuti seminar, dimana si pembicara adalah Bob Sadino (wirausahawan) dan seorang profesor dari Jerman. Bob Sadino mengatakan kepada si profesor itu,”Kalau bapak akan berenang, maka bapak membaca buku dulu sebanyak satu almari. Bapak ingin menguasai dulu ilmu cara-cara berenang. Tetapi saya tidak seperti itu kalau akan belajar berenang. Saya langsung terjun ke kolam renang, dan saya belajar berenang dengan cara langsung seperti itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vernon A Magnesen yang dikutip Dryden dan Vos mengatakan, “Kita belajar dari 10% apa yang kita baca; 20% dari apa yang kita dengar; 30% dari apa yang kita lihat; 50% dari apa yang kita lihat dan dengar; 70% dari apa yang kita katakan; dan 90% dari apa yang kita katakan dan kita lakukan.” Bacalah sekali lagi kata-kata terakhir Magnesen,&lt;b&gt;”…kita belajar 90% dari apa yang kita katakan dan kita lakukan…”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;[Muhammad Musrofi]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5988972714055607676?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5988972714055607676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5988972714055607676' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5988972714055607676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5988972714055607676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/genius-1-inspirasi-99-keringat.html' title='GENIUS = 1 % INSPIRASI, 99% KERINGAT'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8839219890650965711</id><published>2008-04-02T00:28:00.000-07:00</published><updated>2008-04-02T00:30:33.633-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>RASA GARAM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang murid muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang&lt;br /&gt;diminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata Sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah itu coba kau minum airnya sedikit." Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang kau ikut aku" Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana rasanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid terdiam, mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;sumber : Anonymous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8839219890650965711?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8839219890650965711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8839219890650965711' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8839219890650965711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8839219890650965711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/04/rasa-garam.html' title='RASA GARAM'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1056249583959246367</id><published>2008-03-31T19:24:00.000-07:00</published><updated>2008-03-31T20:31:21.596-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>IMPIAN SEJATI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya”.&lt;br /&gt;“Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”. Jawab si anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya” tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Udara, yang paling saya inginkan adalah udara”. Jawab si anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?”tanya si orang tua itu lagi.&lt;br /&gt;“Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air” jelas si anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI” kata si orang tua dengan bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear friend , apakah anda saat ini mempunyai impian sejati ? Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka, bukan impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil Mercedez , kalo nggak, dapat Mtsubishi Lancer juga gak apa-2. Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai. Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha, dll ……” bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkan’ membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia – dari sisi yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata “NO”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena terlampau seringnya kata “NO’ itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata “NO”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `mati’. Mungkin orang-2 tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerjaatau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ada pula type orang yang terjebak di dalam `comfort zone’, dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya berkecukupan. Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih besar. Mereka mungkin akan berkata “Ah, buat apa rumah besar-besar …. Bisa ngontrak aja sudah bagus ……”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena ……. malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri, atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan pikiran negatif, dimana mereka akan merasa `tidak suka’ jika ada seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke tingkat yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran dan usaha-usaha lain agar anda tetap `selevel’ dengan mereka. Kalau anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada rekan-2 anda , “Saya punya impian untuk jadi orang sukses. Saya akan berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke tingkat yang lebih baik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu coba lihat ….. berapa banyak yang mentertawakan anda ….. Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda meraih impian tersebut ….. setelah anda ditertawakan ….?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear friend , saya yakin kita saat ini masih mampu menciptakan impian-2 kita, asalkan kita mau menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah untuk berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu tercapai. Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian, lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Djodi Ismanto&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1056249583959246367?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1056249583959246367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1056249583959246367' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1056249583959246367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1056249583959246367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/impian-sejati.html' title='IMPIAN SEJATI'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5166788758850523849</id><published>2008-03-30T17:55:00.000-07:00</published><updated>2008-04-07T01:42:48.614-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Fokus Pada Tujuan Yang Pasti</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Pada usianya yang ke-34, Florence Chadwick memiliki tujuan untuk menjadi wanita pertama yang berhasil berenang dari Pulau Catalina menuju pesisir California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jutaan Orang menyaksikan usahanya tersebut melalui pesawat televise pada tanggal 4 Juli 1952. Florence terlihat berjuang di hamparan lautan yang kelihatannya seperti padang es yang tak bertepi dan yang dikelilingi kabut yang sangat tebal. Begitu tebalnya kabut itu sehingga bahkan ia tidak dapat melihat perahu yang mengawalnya. Ibu dan pelatihnya berada dalam perahu itu sambil terus memberian dorongan dengan berteriak: “Ayo, sedikit lagi sudah hamper sampai !” Florence terus berjuang untuk melawan air laut yang dinginnya menembus kulit sambil menghindari ikan-ikan hiu yang berenang kearahnya. Ikan-ikan hiu itu hanya dapat diusir melalui tembakan senapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir 16 jam lamanya Florence berenang tampa henti, hingga suatu saat… ketika jarak yang ditempuhnya tinggal kira-kira 800 meter lagi, Florence menyerah dan minta untuk ditarik ke perahu. Badannya menggigil sampai beberapa saat kemudian ia baru dapat memberikan jawabannya kepada seorang reporter yang menanyakan alasannya berhenti: “Begini, saya tidak mencoba membela diri tetapi seandainya saja saya dapat melihat daratan, mungkin saya akan berhasil”. Yang membuat Florence berhenti bukanlah air laut yang dingin yang menusuk kulit atau kelelahan, melainkan kabut yang menghalanginya untuk melihat tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, Florence tidak enyerah begitu saja. Dua bulan kemudian ia mencobanya sekali lagi. Kabut di sekelilinginya sama tebalnya seperti dua bulan yang lalu, namun kali ini ia berenang dengan penuh keyakinan sambil membayangkan dengan jelas tujuan yang pasti yang akan dicapainya. Ia tidak bisa melihat dengan matanya, tetapi ia bisa melihat dengan pikirannnya. Dengan pasti ia menggambar dengan pikirannya bahwa dibalik kabut itu pasti ada daratan dan … kali ini ia berhasil! Sekarang Florence Chadwick telah menjadi wanita pertama uyang berhasil menyeberangi selat Catalina melampaui rekor yang telah dibuat oleh seorang perenang pria dengan selisih waktu dua jam. Dan menjai wanita pertama yang berhasil berenang menyeberangi Selat Inggris bolak-balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup kita, setiap orang pasti punya tujuan hidup yang harus dicapai. Tetapi sering kali kita berhenti atau menyerah pada ringtangan-rintangan/ kabut yang membuat kita tidak focus atau tidak bisa melihat lagi dengan jelas tujuan kita yang pasti. Sering kali pada saat kita menyerah, pada saat kita berhenti mengejar tujuan kita.. sebenarnya itu sudah sangat dekat dangan kesuksesan – tujuan kita. Oleh sebab itu, kita harus buat komitmen untuk tetap focus pada tujuan yang pasti, tidak menyerah pada rintangan di depan, miliki keyakinan yang kuat bahwa sukses pasti kita raih, berjuanglah terus maka Anda pasti menjadi pemenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan pernah memalingkan mata Anda sedetikpun dari garis finish”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:100%;"&gt;Rudy Lim&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5166788758850523849?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5166788758850523849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5166788758850523849' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5166788758850523849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5166788758850523849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/fokus-pada-tujuan-yang-pasti.html' title='Fokus Pada Tujuan Yang Pasti'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-990676672352882736</id><published>2008-03-28T19:49:00.000-07:00</published><updated>2008-03-28T19:53:33.589-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>Jeff Bezoss Pendiri Amazon.com</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jeff Bezos adalah lulusan Princeton dengan gelar BSE (Bachelor of Science and Engineering) di bidang electrical engineering dan  computer science.  Setelah luls tahun 1986, ia ditawari pekerjaan oleh Intel, Bell Labs dan Andersen Consulting, tetapi Bezos justru memilih kerja di Fitel, sebuah start up di bidang “financial telecommunications”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitel adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh profesor-profesor dari Departemen Ekonomi di Columbia University. Inti bisnisnya adalah sejenis bursa online yang memudahkan transfer data dari Negara-negara yang berbeda. Ketika itu belum ada internet, sehingga usah semacam ini tentunya mendatangkan banyak uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1988, Bezos pindah ke Bankers Trust Company. Ia membuat software BTWord, yaitu software yang memungkinkan klin-klin Banker Trust melihat laporan hasil investasi mereka lewat computer. Sebelumnya, laporan investasi secara berkala melalui hardcopy, tetapi Bezos mengotomatisasikannya lewat computer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1990, Bezos merasa belum siap mendirikan perusahaan sendiri, tetapi sudah siap pindah dari Bankers Trust. Mengapa? Dia Mengatakan bahwa ia akan pindah ke perusahaan dimana ia bias mengejar dambaannya, yaitu suatu system yang diberi istilah “second phase automation”. Apa Maksudnya? Yakni dimana kita menggunakan teknologi untuk untuk mengubah proses bisnis yang lama menjadi lebih cepat dan efiesien. Lebih lanjut, kata Bezos, Second Pase Automation adalah “when you can fundamentally change the underlying businees process and do thing in a completely new way. So, it’s more of arevolution instead of an evolution.” (ketika Anda bias mengubah suatu proses bisnis secara mendasar dan melakukannya dengan metode terbaru. Jadi, semuanya akan lebih tepat dikatakan sebuah revolusi daripada hanya sebuah evolusi.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pada tahun 1990, ia resmi kerja di D.E. Shaw. Pertengahan tahun 1994, Bezos mengusulkan pada Mr. Shaw untuk membuat took online. Bezos kaget dan kecewa karena idenya ditolak mentah-mentah oleh Shaw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namin, Bezos tidak bias melupakan idenya. Ia selalu melihat angka 2300 persen sebagai angka perkembangan tahunan internet. Dia melihat angka sebagai “huge, potentially wasted opportunity” (peluang besar potensial yang terabaikan). Akhirnya, Bezos mengatakan pada Mr. Shaw bahwa dia akan keluar dari D.E.Shaw dan membangun mimpi besarnya. Menyadari semangat muda Bezos yang meluap-luap, Mr. Shaw dengan karakternya sebagai orang tua yang bijaksana membawa Bezos jalan-jalan ke Central Park. Dia mengatakan bahwa penjualan buku online adalah ide besar. Namun, hal itu akan lebih baik dilakukan oleh orang-orang yang belum mendapatkan pekerjaan bagus, tidak seperti Bezos yang saat itu sedang menjabat Senior Vice President yang keamanan financialnya telah terjamin. Apalagi, menurut aturan siklus perusahaan, sebentar lagi ia akan menjadi CEO di D.E.Shaw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bezos mendapatkan waktu 48 jam untuk memikirkan keputusannya keluar. Akhirnya, ia tetap memutuskan keluar. Dia mengatakan, “Nanti Kalau saya sudah berumur 80 tahun, saya mungkin sudah tidak ingat berapa gaji saya di D.E.Shaw tahun 1994, tetapi saya pasti ingat dan menyesal kalau saya tidak terjun ke bisnis internet.” Selanjutnya, Bezos meninggalkan D.E. Shaw yang saat itu sedang memberikannya gaji sebesar 7 figure  per tahun (7 figure terkecil adalah $1,000,000 bila bagi 12 sekitar $83,333 per bulan). Sejak itu, Bezos mulai merintis www.amazon.com dan mengembangkannya ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kita ketahui, produk utama amazon adalah buku. Mengapa harus buku? Sewaktu bekerja di D.E. Shaw, Bezos ditugaskan meneliti tentang bisnis yang bias dikembangkan di internet. Ia membuat daftar sampai 20 barang yang bias dijual, dari software computer sampai perlengkapan. Dalam daftarnya, buku menempati posisi teratas. Tempat kedua adalah musik, tetapi musik dieliminasi karena industri musik saat itu dikuasai 6 label record dan mereka mendominasi distribusi. Sebagai suatu perbandingan sederhana, saat itu ada 300.000 keping CD musik dengan judul berbeda, tetapi ada 3 juta buku dengan judul berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bezos, saat saat itu penjualan dikatakan “large and fragmented”(luas dan terbagi) karena tidak ada yang mendominasinya. Di Amerika, ada lebih dari 10.000 penerbit buku, tetapi kebanyakan hanya memiliki kurang dari 10 judul buku, tetapi kebanyakan hanya memiliki kurang dari 10 judul buku. Bahkan, Random House yang merupakan penerbit terbesar hanya menguasai 10% pasar. Dua took buku terbesar pun, Barnes &amp;amp; Noble dan Border, jika digabungkan hanya menguasai sekitar 25% dari $30 miliar total sales. Ketersediaanpun merupakan salah satu keuntungan bisnis buku. Buku dapat dipesan langsung dari penerbit atau dari jaringan distributor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin lama amazon makin berkembang dan seperti yang kita lihat saat ini amazon masih berdiri mantap, meskipun saingannya kian hari kian bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Visi kami,” simpul Jeff,” adalah perusahaan dunia yang sangat berpusat pada pelanggan. Tempat orang untuk menemukan dan mengetahui segala sesuatu yang mungkin ingin mereka beli secara online.”Tujuan Amazon.com bukan menjadi toko buku terbesar di dunia melainkan toko serba ada terbesar di dunia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai “toko serba ada terbesar di dunia” Jeff selalu mengingatkan enam nilai dasar perusahaan. Keenam hal itu adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Obsesi Pelanggan. Pelayanan kepada pelanggan --- memberikan apa yang diinginkan pelanggan pada harga semurah mungkin dan dengan waktu secepat mungkin --- selalu merupakan tugas terpenting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kepemilikan. Semua karyawan ditawari peluang untuk menjadi pemegang saham di Amazon.com. “Semua orang adalah pemilik,” ujar Jeff Bezos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Melakukan tindakan segera.”Lakukan itu sekarang”. “Jangan menunda-nunda”, “Wujudkanlah” adalah jargon-jargon yang selalu didengungkan. Tentu saja ditambah satu frasa lagi yakni “Tumbuh Besar dengan Cepat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kesederhanaan. Yang tampak dari kantor sebuah perusahaan sebuah Amazon.com adalah kesederhanaannya. Uang tidak dihambur-hamburkan untuk dekorasi dan kemewahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Standar Karyawan yang Tinggi. Amazom.com tetap menginginkan orang-orang yang cerdas. Mereka disaring melalui daftar riwayat hidup dan wawancara untuk menemukan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Inovasi. Amazon.com terus memperkenalkan gagasan-gagasan baru, sistem baru dan penawaran baru kepada para pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;sumber : Anynomous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-990676672352882736?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/990676672352882736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=990676672352882736' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/990676672352882736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/990676672352882736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/jeff-bezoss-pendiri-amazoncom.html' title='Jeff Bezoss Pendiri Amazon.com'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-4190913515093234345</id><published>2008-03-28T19:21:00.000-07:00</published><updated>2008-03-28T19:26:24.123-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Sepuluh Rahasia Menjadi Orang Yang Selalu Beruntung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Everything in life is luck"&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kata Donald Trump.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita baca riwayat para miliarder, banyak yang mengatakan bahwa kesuksesannya adalah karena keberuntungan, luck.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carl Jung mendefinisikan fenomena keberuntungan itu sebagai rentetan sinkronisitas. Orang yang beruntung adalah orang yang mengikuti aliran (flow) dalam hidupnya. "As you flow grows, your luck grows", katanya. Orang-orang yang sukses itu mengetahui dan mengikuti aliran tertentu di mana mereka bertumbuh dan menciptakan keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, apa saja aliran-aliran yang harus diikuti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini di tangan saya sudah ada buku yang menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya beruntung sekali mendapatkan kesempatan pertama untuk menikmati buku yang dikirim oleh penulisnya, Sucipto Ajisaka, salah satu member TDA yang tinggal di Surabaya. Wallace D. Wattles dalam buku The Science of Getting Rich merumuskan bahwa untuk menjadi orang sukses harus think, feel and act in a certain way. Nah, buku ini juga mencoba menjawab pertanyaan itu dengan menyampaikan pesan bahwa jika kita ingin menjadi orang yang menjadi magnet keberuntungan, kita harus think, feel and act in a certain way juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 10 "rahasia" yang diungkap dengan jelas dan gamblang di dalam buku berjudul Becoming A Magnet of Luck (BeaMaL) ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bangun dan perbesarlah jejaring anda. Bangunlah network. Jalinlah silaturahmi dengan siapa saja. Di TDA saya selalu mengatakan bahwa silaturahmi membawa rezeki. Kurang lebih seperti itulah maknanya. Orang-orang yang sukses adalah mereka yang banyak teman dan gemar bersilaturahmi. Di buku ini dijelaskan secara detil apa manfaat dari jejaring itu. Bagaimana membangun jejaring. Plus bagaimana memanfaatkan teknologi guna membangun jejaring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berpetualanglah mencari hal-hal baru. Mereka yang gemar berpetualang selalu punya rasa ingin tahu yang tinggi dan terbuka dengan hal-hal baru. Berpetualang akan membuka kemungkinan-kemungkinan, termasuk keberuntungan ke dalam hidup kita. Saya jadi teringat dengan tokoh di novel The Alhemist karya Paulo Cuelho. Ia berpetualang mengikuti kata hatinya dan akhirnya menemukan keberuntungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Banyak memberi dan melayani. Pertanyaan menarik yang dijawab di buku ini adalah mengapa dengan memberi kita bisa mengundang keberuntungan? Bagaimana membangun semangat memberi? Bagaimana membangun mentalitas kelimpahan (abundance)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memiliki tujuan. Bagaimana kekuatan tujuan dapat memudahkan kita mengundang keberuntungan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Fleksibel dan rileks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengikuti dan mengasah intuisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Memiliki sikap positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Bertumbuh dan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Berani mengambil tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tuhan jualah yang menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya buka-buka, buku ini mengungkap rahasia menjadi magnet keberuntungan ini dengan sistimatis, lengkap, dan penuh dengan rujukan dan contoh kisah orang-orang yang secara sadar atau tidak telah menerapkan kesepuluh rahasia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini berhasil mengungkap bahwa keberuntungan yang sering disebut sebagai hoki, luck atau fortune itu bukanlah terjadi secara kebetulan, untung-untungan atau terkait dengan ramal-meramal. Keberuntungan juga tidak terkait dengan tahayul, feng shui. Keberuntungan adalah tentang sikap, perilaku dan tindakan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian keberuntungan akan menjadi hak semua orang yang mengetahui dan mempraktekkan ke sepuluh rahasia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Salam FUUUNtastic!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Wassalam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Roni, Owner Manet Busana Muslim, Founder Komunitas TDA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-4190913515093234345?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/4190913515093234345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=4190913515093234345' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/4190913515093234345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/4190913515093234345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/sepuluh-rahasia-menjadi-orang-yang.html' title='Sepuluh Rahasia Menjadi Orang Yang Selalu Beruntung'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5187825995024979427</id><published>2008-03-25T18:51:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T18:54:03.637-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><title type='text'>Kepada Siapa Anda Curhat Tentang Bisnis</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Seandainya anda seorang remaja yang sedang menghadapi masalah hubungan persahabatan atau percintaan, kepada siapakah anda bisa mencurahkan isi hati anda? Boleh saja anda curhat kepada orang tua anda, guru anda, pembantu anda, kakak atau adik anda, tetangga anda, teman sekelas anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada siapapun boleh, yang penting orang tersebut harus memenuhi beberapa syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ia sebaiknya mau meluangkan waktu mendengarkan masalah tersebut dengan tulus. Kadangkala atau mungkin malah sering kali, karena ada orang yang dengan sabar mendengarkan permasalahan anda, hati ada sudah lebih lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ia tidak merasa lebih pintar tapi bisa memberikan sedikit saja komentar yang menenangkan. Bila ia kemudian mengatakan anda "wah masalah sekecil itu kau bingung, cengeng sekali kau", anda pasti hanya sekali itu anda curhat kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, ia akan lebih baik lagi bila pernah punya pengalaman yang serupa. Dengan pengalamannya, ia bisa berbagi pengalaman. Dengan berbagi pengalaman, ada perasaan senasib, dan kemudian bisa berbagai solusi. Keempat, ia tidak menakut-nakuti, melainkan ikut memberi solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika anda curhat kepada orang yang menakut-nakuti, anda tidak akan menjadi tenang, malah sebaliknya pikiran anda makin rumit. Kelima, jika tidak memberi solusi, ia sebaiknya memberi motivasi untuk mencari solusi. Bagaimanakah bila ada permasalahan bisnis yang membebani pikiran anda? Kepada siapa anda harus curhat? Jawabannya kurang lebih sama dengan yang disebut tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali seorang karyawan mencoba membuka usaha di rumah yang dikelola istrinya dengan dukungan seorang karyawan. Ketika akan memulai usaha, rekan sekantor berkomentar," kau berani sekali membuka usaha, apa tidak takut kehilangan uang. Lihat tuh si A sudah pernah melakukannya, tapi bisnisnya bangkrut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang separo gajinya untuk membayar hutang." Masih lumayan komentar seperti itu. Dengar komentar ini," Wah itu masing mendingan. Si B temen kita di kantor PT XYZ, harus menjual rumah gara-gara usahanya bangkrut". Bayangkan, ketika sedang bersemangat membuka usaha untuk melatih mental entrepreneur, malah anda menerima "teror" mental agar segera menghentikan rencana membuka usaha. Lain halnya bila anda bertemu dengan seorang kawan yang sudah sukses menjalankan bisnis. Tatkala anda bertemu dia, anda dapat mengatakan,"Wah bisnis mu makin maju saja. Saya mau buka warung makan sejak tahun lalu tapi tidak kesampaian juga. Padahal saya sudah punya tempat di sebuah taman perumahan yang tak jauh dari rumah saya. Di sana ada yang banyak sekali orang berjualan dan setiap malam ramai sekali anak-anak muda. Bagaimana menurutmu?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin yang anda dengar dari teman anda yang pebisnis itu, begini," wah bagus dong, berapa sewa tempat di sana? Saya juga mau buka cabang toko ini kalau memang bagus". Ini pasti lebih memberi semangat untuk merealisasikan rencana anda. Atau bisa juga begini," wah yang benar, kamu kan sudah menjadi manajer perusahaan, gaji sudah banyak, masak mau cari tambahan lagi?" Atau begini,"Ya kalau punya rencana membuka warung makan, jangan ditunda-tunda lagi. Segera saja dilaksanakan, karena semakin ditunda semakin banyak yang menghambat. Saya tahu itu. Kau kan karyawan, kalau mau bisnis pasti kawan sekantormu menghambat rencanamu. Mungkin juga istrimu. Padahal jalan saja, kalau toh nanti kurang berhasil, ya kita cari jalan keluarnya, tak usah takut. Tak usah dibuat rumit. Kalau kita mau tekun berusaha, saya yakin Tuhan akan memberi rejeki yang cukup. Kalau ada masalah, itu hanya ujian saja agar kita bisa naik kelas". Yang terakhir ini tentu sangat menyejukkan anda dan memberi energi untuk anda segera memulai berusaha merealisasikan impian anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curhat apapun, termasuk dalam masalah bisnis, haruslah kepada orang yang tepat. Yaitu kepada orang yang mau mendengarkan, dan sebaiknya juga memberi ide dan motivasi, bukan menyudutkan posisi anda. Tidak harus lebih pintar, namun setidaknya mau berkomentar positif dan menenangkan hati. Alkisah ada seorang mahasiswa berjualan baju di kampusnya. Setiap pulang ke rumah kost, kerap kali ia diolok-olok teman kostnya, tapi ketika ia mengikuti pertemuan sebuah komunitas entrepreneur, dia malah mendapatkan mitra berjualan dan mendapatkan sumber pakaian yang lebih banyak variasinya. Nah, jika anda memiliki masalah bisnis, curhatlah kepada orang yang tepat. Jika tidak, anda akan terperosok pada keputusan yang salah.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:100%;"&gt;Bambang Suharno, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Direktur Indonesian Entrepreneur Society (IES), &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5187825995024979427?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5187825995024979427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5187825995024979427' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5187825995024979427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5187825995024979427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/kepada-siapa-anda-curhat-tentang-bisnis.html' title='Kepada Siapa Anda Curhat Tentang Bisnis'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-2879472479151440244</id><published>2008-03-23T20:53:00.000-07:00</published><updated>2008-03-23T20:59:31.450-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kesempatan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Ada 3 tipe manusia melihat sebuah kesempatan. Dalam pepatah mandarin dikatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang lemah, menunggu kesempatan.&lt;br /&gt;Orang yang kuat, menciptakan kesempatan.&lt;br /&gt;Orang yang cerdik/bijak memanfaatkan kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang lemah, bila kesempatan belum datang, dia akan menunggu dan menunggu sampai kesempatan itu datang, Bila ditunggu kesempatan belum juga datang, dia berpikir, yah…. Ini memang nasibku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe kedua: bagi orang kuat, bila kesempatan belum datang, dia akan mengunakan berbagai macam cara, kreatifitas, koneksitas, dan segenap kemampuannya untuk menciptakan kesempatan itu datang padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe ketiga: bagi orang cerdik/bijak, dia akan memanfaatkan kesempatan karena dia menyadari kesempatan adalah sesuatu yang berharga, belum tentu kesempatan itu datang untuk kedua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pada kondisi tertentu, kadang munculnya kesempatan itu butuh pematangan waktu. Kita perlu menunggu sesaat, tetapi bukan dengan sikap yang pasif, sebaliknya, kita menunggu kesempatan itu dengan sikap waspada, proaktif dan penuh kesiapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sikap seekor kucing yang akan menangkap tikus, kucing bisa dengan sabar, waspada, penuh kesiapan menunggu kesempatan tikus keluar dari lubang persembunyiannya. Begitu tikus keluar, kucing akan segera menyergap mangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan kucing melumpuhkan tikus adalah serangkaian proses melakukan 3 hal yang saya bicarakan di atas, yaitu kemampuan menunggu kesempatan bukan secara pasif tetapi proaktif, penuh kesiapan. Begitu kesempatan tercipta langsung dimanfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan merupakan salah satu factor yang harus dimiliki bagi siapa saja yang mau mengembangkan diri. Tanpa kesempatan yang tersedia, tidak mungkin kita bisa sukses. Oleh sebab itu bila kesempatan belum datang, kita harus berusaha menciptakannya, bahkan di dalam kesulitan pun, jika kita punya keuletan untuk berusaha terus menerus, suatu hari, kesempatan pasti akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti yang dikatakan oleh ilmuwan besar Albert Enstein: IN THE MIDDLE OF DIFFICULLTY LIES OPPORTUNITIES. Di dalam setiap kesulitan terdapat kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan dengan segenap kreatifitas, kerja keras, keuletan dan niat baik kita ciptakan kesempatan, manfaatkan kesempatan untuk mengembangkan diri semaksimal mungkin dan memperoleh kehidupan yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih berarti !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:100%;"&gt;Demikian dari saya, Andrie Wongso&lt;br /&gt;Action &amp;amp; Wisdom Motivation Training&lt;br /&gt;Success is my right&lt;br /&gt;Salam sukses …. Luar Biasa !!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-2879472479151440244?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/2879472479151440244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=2879472479151440244' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2879472479151440244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2879472479151440244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/kesempatan.html' title='Kesempatan'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-3452161011776611088</id><published>2008-03-21T18:32:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T18:35:51.969-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kapan Mulai Usaha ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Jawabannya adalah TERGANTUNG. Tergantung jenis usahanya, tergantung seberapa besar usahanya, tergantung persiapan kita, tergantung situasi. Seperti pernah saya katakan, "Kualitas hidup kita tergantung pada kualitas pertanyaan kita kepada diri sendiri". Seperti komputer, akan menjawab sesuai dengan pertanyaannya. Bagaimana jika kita ubah pertanyaan diatas? BAGAIMANA CARANYA SAYA BISA MULAI USAHA? BESOK DENGAN MODAL RP. 50.000,-? Nah, jawabannya pun akan lain. Misalnya usaha laundry. Caranya dengan membuat brosur sebesar 1/2 A4, sebanyak 1rim(1000pcs). Kurang lebih bunyinya seperti ini:&lt;br /&gt;Hujan terus, kerja terus, tak sempat CUCI PAKAIAN? Dun Worry, ada EDO Laundry! Harga kiloan, kwalitas gedongan. Dijemput dan Diantar. Telp: .............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebarkan ke perumahan sekitar anda. Masak, dari 1000 rumah gak ada yang 'nyantol' satupun. Mungkin ada yang bertanya, "Trus kalo ada orderan gimana? khan gak punya mesin cuci?" Pertama, disyukuri dulu karena dapat order. Kedua, cari laundry yang mau kerjasama dengan anda. Tawarkan diri anda sebagai 'freelance marketer' dan minta diskon 20%. Trus apa lagi? Itu namanya bukan pengusaha, mungkin anda bilang begitu. Itu awal dari usaha! Setelah anda mendapatkan pasarnya secara rutin, barulah langkah berikutnya anda tempuh, yaitu membeli mesin cuci. Gimana jika duitnya masih gak cukup? Tunggu sampai cukup? Boleh, atau buat proposal singkat tentang pasar laundry yang sudah anda dapatkan dan bagaimana prospeknya bagi si investor. Darimanapun modalnya, yang penting resiko sudah anda minimalkan. Contoh usaha yang lain dengan cara yang sama adalah: snack, catering, tralis, fotocopy, dan masih buanyaak lagi. Pokoknya modal kartu nama atau brosur aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda berkata BISA, itu benar. Jika anda berkata TIDAK BISA, itu juga benar. Pikiran kita seperti keran air. Jika anda mengatakan BISA, otak anda akan mencari jalan, BAGAIMANA HARUS BISA. Sebaliknya jika anda mengatakan tidak bisa, maka akan menutup kemungkinan berfikir untuk bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengusaha sukses yang memulai usahanya dengan modal sangat minim, bahkan modal dengkul (nol), tapi mereka bisa sukses. Bob Sadino juga mulai dari 50 butir telor yang diberi oleh kawan baiknya.Mulai dari yang kecil, mulai dari hal-hal yang anda bisa kontrol. Jadi, kapan anda mau mulai usaha?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gen. Colin Powell:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;"Tak ada rahasia utk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi krn persiapan, kerja keras &amp;amp; mau belajar dari kegagalan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Jaya Setiabudi&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-3452161011776611088?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/3452161011776611088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=3452161011776611088' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3452161011776611088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3452161011776611088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/kapan-mulai-usaha.html' title='Kapan Mulai Usaha ?'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-2851736088737981830</id><published>2008-03-18T02:01:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T18:55:33.790-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>IMPIAN WALT DISNEY</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R9-HIg__5KI/AAAAAAAAABs/uq0xHnZUHNU/s1600-h/disney_sig.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5179006676866426018" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R9-HIg__5KI/AAAAAAAAABs/uq0xHnZUHNU/s320/disney_sig.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Walter Elias Disney dilahirkan di Chicago pada tanggal 5 Desember 1901. Ibunya Flora Call, adalah seorang wanita Jerman sedangkan ayahnya Elias Disney, adalah seorang keturunan Irlandia. Kehidupan keluarga Disney berpindah dari satu kota ke kota lain,&lt;br /&gt;karena Elias Disney, yang sebenarnya terpesona oleh dunia bisnis, tidak mempunyai kesesuaian diri dengan dunia itu dan seringkali mengalami kegagalan finansial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1906, keluarga Disney pindah ke daerah Marceline, Missouri, di tanah pertanian yang baru dibelinya. Walt Disney kecil menyukai kehidupan di daerah barunya tersebut. Selain itu, kehidupan di desa tersebut juga menghidupkan rasa sayangnya kepada binatang-2 yang hidup di sekitarnya, seperti bebek, tikus, dan&lt;br /&gt;anjing. Kelak, ternyata hewan-2 itulah yang membuat namanya menjulang. Dari sini, Walt Disney menarik pelajaran berharga yang dia terapkan sepanjang hidupnya, yaitu bahwa KEBAHAGIAAN AKAN TIMBUL DALAM DIRI KITA APABILA KITA MELAKUKAN SESUATU YANG&lt;br /&gt;BENAR-BENAR KITA SUKAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan Walt Disney yang bahagia itu teryata hanya bisa dinikmati sesaat saja. Kegagalan panen yang berturut-turut membuat Elias Disney, ayahnya harus menjual ladang pertaniannya dan membeli sebuah perusahaan koran setempat yang kecil. Untuk&lt;br /&gt;menghemat biaya pegawai, Elias Disney mempekerjakan Walt Disney dan kakaknya Ray tanpa biaya. Setiap pagi pukul 3.30 dinihari Walt dan Ray sudah harus bangun untuk menunggu kedatangan truk pengangkut. Sesudah itu mereka harus menjalankan tugas harian mengantarkan koran kepada para pelanggan di kota. Kadang-kadang orang menjumpai Walt berjalan dengan kelelahan dan gemetar kedinginan dengan bawaan hampir seberat dua kali berat tubuhnya. Adakalanya cuaca begitu dingin, sehingga Walt harus berjongkok di sudut jalan sekedar untuk menghangatkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali Walt berpikir, apakah untuk hidup di dunia ini orang harus bekerja mati-matian sebagai budak dengan upah yang hanya bisa sekedar untuk survive ? Tidak adakah jalan lain untuk hidup ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Walt mengantarkan koran untuk para pelanggannya yang kebanyakan adalah orang kaya di kota, maka Walt juga mulai berpikir mengapa mereka bisa hidup mewah, sementara dirinya hidup serba kekurangan. Hal ini akhirnya melahirkan pelajaran kedua di dalam hidupnya, yaitu bahwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEHIDUPAN ITU ADALAH SUATU PILIHAN. APAKAH KITA MAU HIDUP KAYA ATAU&lt;br /&gt;MISKIN, TERGANTUNG ATAS KEPUTUSAN DAN TINDAKAN KITA SEPENUHNYA SAAT INI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar pemikiran itulah maka setelah beranjak dewasa Walt bersikeras memutuskan untuk masuk ke dinas tentara, karena menurutnya pekerjaan tentara bisa lebih memberi kekayaan dibanding sebagai pengantar koran yang bekerja tidak dibayar. Di sela-2 dinas ketentaraannya, Walt menggunakan waktu luangnya untuk menggambar.&lt;br /&gt;Rupanya, bakat Walt dalam menggambar memang luar biasa, sehingga dalam waktu yang singkat banyak teman-2nya diketentaraan yang minta dibuatkan gambar dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah perang dunia I usai, Walt keluar dari dinas tentara. Saat itu, sangatlah sulit mencari pekerjaan. Ini merupakan masa-masa paling suram dalam kehidupan Walt Disney. Untuk kembali ke orang tuanya dia malu, karena waktu itu dia sering&lt;br /&gt;menyombongkan pada orang tuanya bahwa pekerjaan tentara itu adalah `pekerjaan orang kaya'. Walt tidak mempunyai uang barang sedikitpun, dan terpaksa menumpang dibelakang sebuah bengkel kecil, dengan sebuah bangku usang, satu-satunya perabotan yang dimilikinya, untuk makan dan tidur. Lebih parah lagi, seminggu sekali dia harus pergi mengendap-endap ke stasiun kota di malam hari hanya sekedar untuk `mencuri' mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walt menyadari, bahwa hal ini tidak mungkin dibiarkan terus menerus. Dia kembali ingat impiannya di masa lalu, bahwa dia ingin menjadi kaya, bukan gelandangan seperti sekarang. Tapi, apa yang bisa dilakukan dengan keadaannya yang sekarang, tanpa modal, tanpa kenalan, tanpa pekerjaan. Dalam keadaan paling parah dalam hidupnya, Walt akhirnya bisa merumuskan prinsip hidupnya yangketiga, yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIDAK PEDULI SEBERAPA PARAH KEADAAN KITA SAAT INI, NAMUN&lt;br /&gt;KEADAAN PASTI AKAN BERUBAH LEBIH BAIK APABILA KITA MASIH&lt;br /&gt;MEMILIKI SATU HAL : HARAPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan itu pula yang terus memacu pikiran Walt. Akhirnya Walt menyadari, bahwa satu-satunya yang masih dimilikinya adalah bakat menggambarnya. Tapi, bagaimana caranya agar bakat tersebut bisa menghasilkan uang untuk dirinya ? Setelah sekian lama mencari-cari, Walt memutuskan bahwa Hollywood adalah tempat yang cocok dengan dirinya, dengan bakat yang dimilikinya. Untuk kesana, terpaksa Walt menahan malu dan meminjam uang dari kakaknya Ray. Setibanya disana, ternyata Walt hanyalah satu dari sekian ribu orang yang berharap bisa menjadi bintang di Hollywood. Mulailah Walt masuk satu persatu ke studio yang ada disana, dan mencoba menawarkan diri untuk bekerja apa saja, asal ada hubungannya dengan dunia perfilman. Bukan hal yang mudah ternyata, karena tidak ada satupun studio yang mau menerimanya, bahkan untuk pekerjaan yang paling rendah sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walt menyadari, bahwa para studio itu menolaknya karena dirinya tidak menunjukkan satu keahlian khusus, yang membuat mereka tertarik kepadanya. Belajar dari situ, Walt membeli beberapa kertas kosong dan mulai menggambar. Kemudian Walt kembali lagi ke studio-2 itu lagi, kini dengan menonjolkan `bakat' yang dimilikinya. Ternyata ada satu studio yang tertarik dengan bakat Walt yang luar biasa. Mereka bahkan langsung memesan satu cerita "Alice in The Wonderland" dalam bentuk film kartun bergerak, dengan harga awal US$ 1.500. Jumlah itu justru membuat Walt kaget, karena pada awalnya Walt hanya berharap mendapatkan upah US$ 50 sebulan, hanya sekedar untuk bertahan hidup. Rangkaian film "Alice in The Wonderland" sukses luar biasa di bioskop Amerika, dan bertahan sampai tiga tahun berturut-turut. Dengan hasil dari film ini, Walt mulai bisa memperbaiki hidupnya, membeli rumah, membuat studio sendiri dan menikah dengan Lilian Bounds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Walt teringat masa kecilnya yang bahagia di pedesaan. Hal ini menginspirasi dirinya untuk menggambar tiga sahabat binatangnya waktu itu, yaitu bebek, tikus, dan anjing. Dari sinilah kemudian lahir Donald Duck, Mickey Mouse dan Pluto. Ketiga binatang inilah yang membawa Walt Disney menuju ke kejayaannya sebagai seorang bintang di Hollywood. Selain itu, Walt juga rajin menciptakan film- film animasi lain yang terus mencetak uang bagi dirinya, seperti Snow White, Cinderella, Peter Pan dan Bambi. Dari sinilah Walt kemudian mendedikasikan diri seutuhnya untuk kebahagiaan anak-2 sedunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1950, Walt mempunyai impian untuk membangun taman impian bagi anak-anak. Impian Walt ini dianggap gila oleh rekan-2nya sesama pengusaha, namun Walt tetap dengan pendiriannya. Taman bermain ini akhirnya bisa diwujudkan pada tahun 1955 di Anaheim, California. Pada waktu pembukaan, Walt mengatakan dalam pidatonya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KESUKSESAN DIMULAI KETIKA KITA MULAI MENCIPTAKAN IMPIAN JAUH KEDEPAN. DAN SAAT KITA BERKOMITMEN UNTUK MENCAPAI IMPIAN ITU, MAKA SELANJUTNYA IMPIAN ITU YANG AKAN MENJADI MAGNET DAN MENARIK KITA KESANA????..".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walt Disney meninggal pada tahun 1966. Namun visi dan impiannya untuk kebahagiaan anak-anak akan terus dikenang oleh dunia sepanjang masa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;sumber : anonymous&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-2851736088737981830?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/2851736088737981830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=2851736088737981830' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2851736088737981830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/2851736088737981830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/impian-walt-disney.html' title='IMPIAN WALT DISNEY'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R9-HIg__5KI/AAAAAAAAABs/uq0xHnZUHNU/s72-c/disney_sig.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-7976731498574444288</id><published>2008-03-12T21:59:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T22:02:12.805-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><title type='text'>Strategi Bisnis McDonald</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Jika anda memasuki gerai restoran Mc Donald's di manapun di seluruh dunia, apa aroma yang nampak seragam? Ya! Kualitas fastfood-nya seragam, keramahan pelayanan, kebersihan restoran dan tentu saja ada nila tambah lainnya. Memang sebagai suatu standar operasional sehari-hari Mc Donald's menerapkan suatu sistem yang dikenal sebagai "QSC&amp;amp;V", yaitu Quality (kualitas), Service (pelayanan pelanggan), Cleanliness (kebersihan) dan Value (nilai tambah yang diberikan ke pelanggan). Tulisan saya kali ini akan menyoroti keberhasilan Mc Donald ‘s dalam hal sumberdaya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda membeli Big Mac di manapun Mc Donald's di Indonesia akan sama rasanya. Pelayanan karyawannya juga sangat bagus. Suatu ketika pak Bambang Rachmadi sebagai pemilik hak franchise di Indonesia pernah mengatakan bahwa karyawan Mc Donald's utamanya harus mempunyai jiwa "melayani". Jiwa "melayani" ini merupakan suatu filosofi dasar Mc Donald's di dunia. Sikap "mau melayani" ini penting karena kebanyakan orang justru punya sikap "ingin selalu dilayani". Walaupun ungkapan pahit suatu complaint dari pelanggan harus ditanggapi secara baik dan ramah di Mc Donald's - suatu hal yang jarang kita temui di restoran atau bisnis lainnya. Kebersihan juga sangat diperhatikan di Mc Donald's.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas nilai tambah apa saja yang anda peroleh ? Anak anda dapat bermain sepuasnya, karena tersedia lokasi bermain yang aman dan nyaman. Jika anda memesan baik drive thru maupun makan langsung di resto dengan pelayanan lebih dari 1 menit maka anda akan mendapatkan bonus free soft drink atau es krim. Pernah suatu ketika saya memesan Mc Donald's melalui delivery service ke rumah. Setelah saya bayar, ternyata pesanan yang saya terima tidak seperti yang saya pesan sebelumnya. Saya complaint langsung ke Mc Donald's dan setngah jam kemudian "perbaikan" pesanan datang malahan diberi 2 x lebih banyak plus ditambah member card Mc Donald's. Ini adalah salah satu nilai tambah sekaligus service suatu upaya Mc Donald's untuk tidak kehilangan pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengelola restoran dengan standar pelayanan tinggi, maka mau tidak mau Mc Donald's membutuhkan sumber daya manusia yang sesuai dengan nafas bisnisnya. Mc Donald's menyadari bahwa SDM yang tangguh akan sangat ditentukan pada saat perekrutan. Pepatah "garbage in garbage out" sangat berlaku dalam perekrutan. Kalau yang direkrut kualitasnya jelek maka dengan pembenahan apapun tidak akan menghasilkan output yang maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Rekruitment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyawan yang direkrut Mac Donald's Indonesia (MDI) umumnya terbagi 2 kategori yaitu bekerja di restoran atau bekerja di kantor pusat. Untuk karyawan di restoran ada 2 yaitu bagian crew atau management trainee. Untuk posisi crew dipersyaratkan tamatan SLTA, usia &lt;22 tahun dan berbadan sehat. Untuk posisi management trainee dipersyaratkan mempunyai background akademi (D3) atau sarjana. Setelah lolos tes tertulis calon karyawan akan melalui tahap seleksi OJE (On the Job Experience) atau bekerja langsung di lapangan. Di sini akan diuji apakah benar-benar calon karyawan ini - apapun backgroundnya dan apapun posisi yang akan ditempati nantinya- mau bekerja keras dan siap melayani. Semua calon karyawan harus mampu melayani pelanggan, membersihkan meja, menyapu/mengepel lantai dsb. dengan tujuan untuk menghayati bahwa bisnis ini bukan semata-mata bisnis produk namun juga bisnis jasa yang melayani pelanggan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Building Block System&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelatihan karyawannya Mc Donald's mendirikan "Hamburger University" di tahun 1964. HU ini merupakan pusat pelatihan bagi store manager Mc Donald's di seluruh dunia. Dalam program-program pelatihannya ditekankan untuk pencapaian standar "QSC&amp;amp;V". Tujuannya untuk mendapatkan tim manajemen restoran yang terlatih dengan baik. Dalam sistem Building Block ini semua karyawan Mc Donald's di seluruh dunia - apapun background dan posisinya - harus memulai dari fondasi paling bawah yaitu bagaimana cara menggoreng kentang dan menyapu/mengepel lantai. Untuk karyawan crew pemula akan ditempatkan pada posisi paling bawah mulai dari mengangkut barang dari truk ke gudang, dari gudang ke dapur dsb. Bila dinilai bagus maka dia akan dipindahkan ke bagian pencucian peralatan. Bila dinilai baik lagi maka mulai dipindahkan ke depan yaitu membersihkan meja dan peralatan lain, baru ke dapur untuk memasak. Posisi paling sulit akan didapatkan kemudian di bagian counter untuk melayani pelanggan. Jenjang berikutnya dia akan menjadi crew leader, kalau kinerjanya bagus dia dipromosi menjadi trainee manager. Untuk posisi ini dia diharuskan mengikuti pelatihan management development program (MDP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelatihan MDP seorang trainee akan mengikut pelatihan 1) basic operation (membersihkan meja, cara memasak, mengatur suhu minyak dsb) ; 2) operation administration (menghitung stock, mencatat penjualan, mengatur jadwal pelatihan dsb.) ; 3) training system; dan 4) managerial training sebagai store manager yang mencakup aspek marketing, training, operation dan profit dan seterusnya. Pelatihan merupakan suatu kepedulian yang diberikan perusahaan ke karyawannya. Dalam jenjang karirpun MDI menerapkan kriteria yang rumit sehingga benar-benar akan menghasilkan karyawan yang tangguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyawan diperlukan sebagai manusia yang mempunyai hati dan perasaan. MDI menerapkan sistem yang sangat transparan (open door policy). Karyawan bisa datang ke atasannya bahkan sampai ke atasan yang paling atas (Presiden Direktur) sekalipun. Terlepas dari seleksi dan training ketat yang harus dijalankan para karyawannya, Mc Donald's juga peduli ke masalah sosial. Saudara-saudara kita yang kurang beruntung seperti tuna rungu, tuna grahita dan cacat tubuh sekalipun diberikan kesempatan menjadi karyawan di Mc Donald's. Bahkan ada beberapa karyawan yang menderita cacat tubuh ini telah berhasil menjadi "crew of the month".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali manfaat yang kita petik dari mempelajari kisah sukses Mc Donald's ini. Produk bagus saja tidak cukup, maka harus ditopang dengan strategi marketing yang jitu dan strategi pengembangan SDM yang handal. Pepatah lama mengatakan suatu keberhasilan akan dicapai dengan kerja keras, tekun dan ulet dengan melalui suatu proses. Bukan sekedar instant semata. Mana lagi selain di McD?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Final Prajnanta&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-7976731498574444288?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/7976731498574444288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=7976731498574444288' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7976731498574444288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/7976731498574444288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/strategi-bisnis-mcdonald.html' title='Strategi Bisnis McDonald'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-3954600427653120767</id><published>2008-03-08T01:08:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T01:10:45.858-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Mengejar Impian</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;When the legends die, the dreams end; there is no more greatness. – Ketika legenda sudah mati, tentu impian-impian itu juga sudah berakhir; tak akan ada lagi kejayaan.”&lt;br /&gt;~ Tecumseh of the Shawnees&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang mempunyai impian. Masing-masing orang tentu memiliki impian berbeda-beda. Ada yang mempunyai impian menjadi miliarder papan atas di dunia, mempunyai bisnis yang besar, mempunyai yayasan sosial yang besar dan canggih, berpengaruh dan terkenal di seluruh jagat, menjadi profesor ternama, menemukan mesin spektakuler, menjadi pelawak terkenal di seluruh dunia, mendapatkan pasangan hidup yang kaya dan terkenal dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian itu merupakan hal besar yang mungkin mustahil diwujudkan bila dilihat dalam kondisi Anda sekarang ini. Tetapi sebenarnya impian merupakan langkah menuju sukses yang teramat penting. Tentang apakah impian tersebut terwujud atau tidak semuanya ada di tangan Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang lebih cepat mewujudkan impian, ada pula yang lambat, bahkan ada yang tidak berhasil karena tidak melakukan langkah apa pun untuk mewujudkan impian tersebut. Ibarat Anda mengendarai mobil menuju sebuah tujuan yaitu impian tadi, terkadang lebih cepat sampai atau lebih lambat karena kondisi jalan berkelok, bergelombang atau banyak batu sandungan. Tak jarang diantara kita tak pernah sampai ke tempat tujuan karena hanya menggerutu dan mengutuk kondisi medan jalan yang sulit ditempuh atau terlalu lama tidur di tepi jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya setiap proses menuju impian terasa tidak begitu mudah dilalui. Ada saja tantangan meskipun Anda sudah melakukan yang terbaik, sehingga membutuhkan usaha yang berulang-ulang, perhatian dan perjuangan ekstra. Tantangan tersebut bukanlah kegagalan. Bahkan bila kita cermati, tantangan itu membentuk diri Anda menjadi lebih baik dalam berbagai hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan mudah putus asa dan kehilangan keberanian untuk mencoba lagi mewujudkan impian. Tingkatkan kemauan Anda. Maka pintu kesempatan untuk mewujudkan impian akan selalu terbuka lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jonathan, teman saya semasa SMA begitu mencintai dunia bisnis dan bermimpi untuk mengabdikan hidupnya di dunia tersebut. Beberapa tahun kemudian usahanya berkembang pesat dan menggurita. Hidupnya bergelimang kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di usia 40 tahun ia tersadar akan impiannya mengabdi di dunia pendidikan. Sehingga ia memutuskan untuk kembali menempuh pendidikan. Kemudian ia berhasil menyelesaikan pendidikan S2 dan S3. Saat ini ia sudah menjadi seorang profesor di sebuah universitas ternama di Malaysia. “Setelah mengelilingi seputaran, baru aku temui diriku yang sebenarnya. Kini aku memulai kehidupanku yang baru,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak lagi contoh orang-orang yang sudah berhasil meraih impian. Jika mereka berhasil, lalu mengapa sebagian besar diantara kita belum mencapainya? Seperti yang sudah saya singgung tadi, jawabannya adalah karena kita belum melaksanakan tindakan untuk menjemput impian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan yang saya maksud adalah melakukan sesuatu untuk mendekatkan diri pada tujuan. Jika tidak dapat melakukan tindakan secara lebih cepat, Anda dapat memulainya secara perlahan. Tetapi pastikan Anda selalu melakukan sesuatu untuk tiba pada impian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari salah seorang teman saya yang bermimpi suaminya kelak adalah pria yang sukses dalam karir dan mencintai dirinya sepenuh hati. Oleh sebab itu ia sangat berhati-hati memilih teman dekatnya. Sampai-sampai mayoritas teman-teman dan kerabatnya pesimis, karena di usia sudah memasuki 30 tahun ia belum menemukan pendamping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kemauannya begitu kuat dan tidak pernah putus asa mencari sekaligus menunggu. Di usia 35 tahun barulah ia berhasil menemukan pria yang dia impikan. Meskipun agak terlambat, tetapi ia berhasil mendapatkan apa yang sangat ia dambakan. Bahkan sekarang kebahagiaannya semakin lengkap setelah dikaruniai seorang anak lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tindakan, untuk sampai kepada impian juga butuh sikap konsisten. Artinya Anda siap menghadapi tantangan dalam proses pencapaian impian, sekalipun Anda harus keluar dari zona nyaman. “In Dreams Begin Responsibilities. Tanggung jawab bermula dari sebuah impian,” kata Delmore Schwartz. Sekali Anda bersikap konsisten, maka Anda akan selalu menemukan kekuatan untuk terus melanjutkan perjuangan hingga tiba pada tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti teman saya lainnya sebut saja Desi, meskipun baru berusia 30 tahun ia mempunyai karir sangat cemerlang dan mempunyai keluarga yang harmonis. Hidupnya sukses dan bahagia. Tetapi ia masih mempunyai impian untuk menyelesaikan pendidikan sarjana yang tertunda sejak 7 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi mengejar impian tersebut ia tidak segan keluar dari zona nyaman. Sebagaimana Jiminy Cricket menyatakan, “When your heart is in your dreams, no request is too extreme. – Ketika impian itu tertanam di hati Anda, tak kan ada yang terasa berat untuk dilakukan.” Oleh sebab itu, Desi justru menikmati aktivitasnya belajar di sebuah universitas swasta di Jakarta dua kali dalam satu minggu. Sesampainya di rumah ia juga masih menyempatkan diri untuk belajar. Motivasinya semata-mata hanya ingin mengejar impian yang tertunda, bukan sekedar mencari selembar ijasah atau tergiur posisi lebih strategis di kantor setelah mendapatkan gelar sarjana nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian mungkin hanya merupakan khayalan belaka. Tetapi jika impian tersebut disertai dengan tindakan, sikap konsisten, dan kemauan untuk berjuang keras meskipun harus keluar dari zona nyaman ditambah dengan rasa syukur dan doa maka akan menjadikan diri kita lebih pintar, kreatif dan kehidupan kita lebih terarah. Jika Anda ingin meningkatkan produktivitas diri dan kualitas kehidupan, maka pastikan Anda mempunyai impian dan berusaha maksimal untuk mengejarnya.[aho]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Andrew Ho&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-3954600427653120767?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/3954600427653120767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=3954600427653120767' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3954600427653120767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/3954600427653120767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/mengejar-impian.html' title='Mengejar Impian'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-4057087059862392119</id><published>2008-03-07T21:25:00.000-08:00</published><updated>2008-03-07T21:30:45.823-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>BERTUMBUH HINGGA TANPA BATAS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;“&lt;i&gt;A person is limited only by the thoughts that he chooses. – Kapasitas seseorang dibatasi oleh pemikirannya sendiri&lt;/i&gt;.”&lt;br /&gt;~ James Allen&lt;br /&gt;As A Man Thinketh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap saat masing-masing di antara kita bisa melakukan hal yang luar biasa dengan berpikir berbeda. Anda sebenarnya juga bisa berkembang puluhan kali lipat. Semua itu tergantung pada pola pikir Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya hampir semua orang cenderung langsung kecewa, marah, frustrasi ketika sampai pada situasi kurang menguntungkan atau tidak berhasil. Mereka sama sekali tidak berpikir positif saat menghadapi tantangan, yang salah satunya berbentuk kegagalan. Padahal, seandainya mereka tetap optimis, dalam kondisi terburuk pun mereka pasti dapat memulai lagi langkah-langkah untuk bertumbuh lebih dari yang pernah mereka bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optimis adalah syarat penting untuk dapat bertumbuh optimal dari kondisi Anda saat ini. Langkah selanjutnya yang tak kalah penting agar Anda bertumbuh secara fenomenal adalah menciptakan impian. Ketika Anda sudah berani bermimpi, maka rasa percaya diri akan tumbuh dan lebih siap menghadapi tantangan. Selanjutnya impian tersebut membantu Anda berpikir lebih positif, sehingga Anda dapat menikmati proses perubahan menuju pertumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah penting lainnya adalah memahami diri sendiri dan impian yang ingin dicapai. Pemahaman akan diri sendiri dan impian merupakan landasan untuk menempatkan prioritas dan fokus. Selain itu, pemahaman terhadap terhadap diri sendiri dan tujuan juga sangat memengaruhi rasa percaya diri dan keyakinan untuk bertumbuh tanpa batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Anda sebaiknya memfokuskan diri pada faktor yang dapat menyokong keberhasilan. Misalnya, Anda berdagang jagung dan jual beli mobil bekas. Di antara keduanya, berdagang jagung memberikan kontribusi 80% terhadap pertumbuhan pendapatan Anda. Sehingga Anda harus lebih intensif mengerjakan jual beli jagung dibandingkan jual beli mobil bekas. Penghasilan Anda tentu meningkat berlipat ganda dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah Anda bermimpi untuk menjadi seorang profesor terkenal. Tetapi, kegiatan Anda di bidang bisnis dan pendidikan sama-sama menyita waktu. Setelah Anda cermati, ternyata aktivitas di dunia bisnis lebih menyokong keinginan Anda mewujudkan impian menjadi seorang profesor. Maka, fokuskan energi dan pikiran Anda lebih banyak kepada dunia bisnis tersebut. Dengan kata lain, faktor pendukung mayoritas yang semakin mendekatkan diri Anda terhadap impian itulah yang harus Anda kerjakan secara intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Anda juga harus berusaha meningkatkan kemampuan. Sebab jika kemampuan Anda lebih baik, maka Anda juga pasti dapat melaksanakan pekerjaan dengan lebih baik untuk mencapai tujuan itu. Karenanya, dedikasikan diri untuk terus belajar, sebagaimana Jay Sidhu menekankan hal itu dalam pernyataannya berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“If you are aware of your weakness and are constantly learning, your potential is virtually limitless. You can build something that will be a legacy. – Jika Anda paham kekurangan yang Anda miliki dan berusaha belajar terus menerus, sebenarnya potensi Anda itu hampir tidak terbatas. Anda dapat membangun sesuatu yang dapat diwariskan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya setiap hari Anda belajar dan dapat memperbaiki kemampuan 0,1%, berarti dalam satu minggu kemampuan dan produktivitas Anda meningkat 0,5%, dalam satu bulan 2%, dan 26% setiap tahun. Efek komulatifnya pasti semakin besar di tahun-tahun berikutnya. Jika setiap hari Anda meningkatkan kemampuan, sangat dimungkinkan perkembangan profesional maupun personal Anda akan terus berlangsung hingga tanpa batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segeralah memutuskan untuk meningkatkan kualitas personal dan profesional Anda, misalnya dengan belajar dari buku, radio, kursus tambahan, seminar, dan lain sebagainya, karena proses tersebut sedikit demi sedikit akan merubah kahidupan Anda. Sementara itu, belajarlah dan menerapkan ide yang lebih baik setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Haste in every business brings failure. – Sikap terburu-buru dalam urusan apapun menyebabkan kegagalan,” demikian kata Herodotus. Kiranya langkah yang tidak kalah penting adalah tetap bersabar dan berprasangka positif terhadap apa pun hasil yang dapat Anda capai. Jangan berharap terjadi perubahan dramatis dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatlah dalam pikiran dan hati bahwa menjadi lebih baik dari hari ke hari tentu berpengaruh terhadap masa depan Anda. Efek positif sekecil apa pun tetapi berkelanjutan pasti lebih baik dibandingkan tidak memulai satu langkahpun hari ini. Jika Anda tetap kreatif memanfaatkan waktu dari hari ke hari, terutama untuk meningkatkan kemampuan dan memfokuskan energi demi mewujudkan impian, percayalah bahwa suatu saat Anda pasti dapat mengoptimalkan potensi dan terus bertumbuh tanpa batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Andrew Ho&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-4057087059862392119?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/4057087059862392119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=4057087059862392119' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/4057087059862392119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/4057087059862392119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/03/bertumbuh-hingga-tanpa-batas.html' title='BERTUMBUH HINGGA TANPA BATAS'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8110450149399476963</id><published>2008-02-27T19:21:00.000-08:00</published><updated>2008-02-27T19:28:12.525-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Fokus Pada Kelebihan Diri Anda</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;"Anak-anak, coba tuliskan tiga kelebihanmu,”&lt;/em&gt; kata seorang pastor yang hari itu menjadi pembimbing retreat bagi anak-anak sekolah dasar. Menit demi menit berlalu namun anak-anak itu seakan masih bingung. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Dengan setengah berakting, sang pastor kemudian bersuara keras : &lt;em&gt;”Ayo, tuliskan! Kalau ngga, kertasmu saya sobek lo.”&lt;/em&gt; Anak-anak manis itu seketika menjadi salah tingkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa di antara mereka, memang tampak mulai menulis. Salah satu di antara mereka menulis di atas kertas, “Kadang-kadang nurutin kata ibu. Kadang-kadang bantu ibu. Kadang-kadang nyuapin adik makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Penuh rasa penasaran, sang pastor bertanya kepadanya : &lt;em&gt;”Kenapa tulisnya kadang-kadang?”&lt;/em&gt;. Dengan wajah penuh keluguan, sang bocah hanya berkata : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;”Emang cuma kadang-kadang, pastor.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua anak telah menuliskan kelebihan dirinya, sang pastor kemudian melanjutkan instruksi berikutnya : &lt;em&gt;”Sekarang anak-anak, coba tuliskan tiga kelemahanmu atau hal-hal yang buruk dalam dirimu.”&lt;/em&gt; Seketika ruangan kelas menjadi gaduh. Anak-anak tampak bersemangat. Salah satu dari mereka angkat tangan dan bertanya :&lt;em&gt; ”Tiga saja, pastor?”. ”Ya, tiga saja!”&lt;/em&gt; jawab pastor. Anak tadi langsung menyambung : &lt;em&gt;”Pastor, jangankan tiga, sepuluh juga bisa!”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pelajaran yang bisa kita petik dari cerita sederhana itu? Saya menangkap setidaknya ada beberapa hal penting yang bisa kita pelajari. Salah satunya, kita sering tidak menyadari apa kelebihan diri kita karena lingkungan dan orang di sekitar kita jauh lebih sering mengkomunikasikan kepada kita kejelekan dan kekurangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini, saya menyaksikan di sebuah televisi swasta pertunjukkan seni dari para penyandang cacat. Saya benar-benar terharu. Ada orang buta yang begitu piawai bermain piano atau kecapi. Pria tanpa lengan dan wanita muda yang tuli dapat menari dengan begitu indahnya. &lt;em&gt;”Luar biasa, dia bisa menari dengan penuh penghayatan. Yang membuat saya heran, dia kan tuli tapi kok bisa mengikuti irama lagu dengan sangat tepat?”,&lt;/em&gt; kata istri saya terkagum-kagum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria buta yang bernyanyi dengan nada merdu sempat berkata, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;”Saudaraku, saya memiliki dua mata seperti Anda. Namun yang ada di depan saya hanyalah kegelapan. Ibu saya mengatakan saya bisa bernyanyi, dan ia memberi saya semangat untuk bernyanyi.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Benarlah apa yang dikatakan Alexander Graham Bell : &lt;em&gt;”Setelah satu pintu tertutup, pintu lainnya terbuka; tetapi kerap kali kita terlalu lama memandangi dan menyesali pintu yang telah tertutup sehingga kita tidak melihat pintu yang telah dibuka untuk kita.” &lt;/em&gt;Fokuskan perhatian pada kelebihan kita dan bukan kelemahan kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Rudy Lim&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8110450149399476963?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8110450149399476963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8110450149399476963' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8110450149399476963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8110450149399476963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/fokus-pada-kelebihan-diri-anda.html' title='Fokus Pada Kelebihan Diri Anda'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-6571218352519617348</id><published>2008-02-26T21:03:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T18:55:34.041-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>PIZZA HUT - Belajar dari Kegagalan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R8TwTjuC9vI/AAAAAAAAABk/l9gG-K-GNvg/s1600-h/1507pizza.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171522490924726002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R8TwTjuC9vI/AAAAAAAAABk/l9gG-K-GNvg/s320/1507pizza.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Mungkin sebagian besar dari kita pernah mencicipi Pizza Hut. Meskipun oleh sebagian kalangan, menu ini dianggap sangat membosankan, namun tetap saja banyak yang menganggap Pizza Hut adalah menu yang sangat istimewa. Apapun alasannya, kita patut memberikan apresiasi kepada Dan Carney dan Frank Carney. Keduanya merupakan tokoh penting (founding father) berdirinya restoran fast food papan atas ini. Karena kegigihannya, dalam waktu sembilan belas tahun, mereka berhasil menjual 3100 outlet seharga USD. 300 juta. Luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muluskah Dan dan Frank mendirikan restoran ini?. Tentu saja tidak. Semua itu bisa tercapai karena ketelatenan dan kegigihan setelah mereka terpuruk .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah kisah sukses perjalanan dua bersaudara ini melejitkan nama Pizza Hut dalam deretan restoran papan atas?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, Dan dan Frank menerima modal pinjaman dari sang ibu sebesar USD. 600. Kontan, mereka pun membeli beberapa alat seken yang diperlukan. Sisanya dipakai untuk menyewa gerai kecil guna menjajakan Pizza-nya. Hasilnya sungguh mengagumkan. Pada tanggal 15 Juni 1958, berdirilah restoran Pizza pertama di Wichita, Kansas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menarik minat pembeli, mereka membagikan Pizza gratis pada malam perdana kepada sejumlah orang yang 'mampir'. Ratusan orang berjubel untuk mendapatkan gratisan. Apa yang terjadi?. Banyak dari mereka yang komplain dan merasa belum cocok dengan Pizza buatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, hasil produksi mereka sempat merosot tajam. Seiring dengan berjalannya waktu, restoran ini tergilas oleh ketatnya persaingan. Pangsa pasar pun semakin melemah. Faktornya, di samping kualitas Pizza-nya sangat konvensional, lokasi dan dekorasi yang mereka setting, nampaknya membuat pelanggan tidak nyaman. Tidaklah mengherankan ketika mereka melakukan ekspansi ke Oklahoma dan New York, hasilnya nihil. Kerugian yang mereka tanggung luar biasa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Dan dan Frank putus asa?. Ternyata tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan ini justru membuat mereka terpacu untuk mempelajari kekurangan-kekurangan yang menyebabkan bisnisnya pailit. Mereka mulai memperkenalkan jenis Pizza yang lebih baik. Dalam waktu yang sangat singkat, Dan dan Frank memperkenalkan jenis Pizza yang lebih tebal dengan bagian luarnya agak keras. Dari sisi dekorasi, ruangan berukuran sempit yang hanya memuat 25 kursi ini, disulap menjadi restoran yang menjanjikan kenyamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mulai menempelkan papan nama di sisi luar. Karena sempit, papan nama itu hanya bisa memuat 9 huruf. Anda mungkin bisa menebak; kata apa yang pertama mereka tempelkan?. Iya, Pizza adalah kata pertama yang tertempel pada papan nama itu. Masih ada space empat huruf di belakangnya. Mereka bingung untuk mencari kata yang tepat di belakang Pizza. Pada saat itulah, seorang anggota keluarganya datang dan mengusulkan kata Hut -yang berarti gubuk- diletakkan tepat di belakangnya. Mereka setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lengkap sudah nama restoran itu menjadi Pizza Hut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sinilah mereka mulai bangkit dengan semangat baru. Berkat kegigihannya setelah mengalami kegagalan, jumlah pelanggan meningkat drastis. Publik pun mengacungi jempol atas kesuksesannya bangkit dari keterpurukan. Seiring dengan meningkatnya kepercayaan publik, Pizza Hut terus melakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan, diantaranya dengan menambah layanan Home Delivery. Dengan harapan, masyarakat tetap bisa menikmati Pizza Hut tanpa harus bersusah payah ke luar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Pizza Hut menjadi salah satu restoran terbesar dan terkenal di dunia. Di AS sendiri Pizza Hut tersebar merata di 7.200 lebih unit. Dan di 90 negara ada sebanyak 12 ribu gerai Pizza Hut dengan jumlah karyawan sebanyak 300 ribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setahun ada sekitar 4,2 miliar pembelian pizza. Dalam hitungan minggu, ada sebanyak 11,5 juta pembelian pizza dengan puncak pembelian jatuh pada hari-hari Jumat dan Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tahu, apa pesan Frank Carney yang selalu disampaikan kepada staf-stafnya?. "Pizza Hut sukses karena kegagalan. Maka ketika kegagalan terjadi, mampukah kita menyulapnya menjadi energi yang kuat untuk mendorong kita mencapai kesuksesan. Untuk meraih kemenangan, kita harus belajar kalah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh tidak percaya dengan pesan itu. Tapi anda harus tahu bahwa yang mengucapkan pesan itu adalah orang yang pernah mengalami kegagalan dan akhirnya berhasil meraup keuntungan sebesar USD. 300 juta. Sungguh fantastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:100%;"&gt;-Disarikan dari berbagai sumber-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-6571218352519617348?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/6571218352519617348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=6571218352519617348' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6571218352519617348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6571218352519617348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/pizza-hut-belajar-dari-kegagalan.html' title='PIZZA HUT - Belajar dari Kegagalan'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R8TwTjuC9vI/AAAAAAAAABk/l9gG-K-GNvg/s72-c/1507pizza.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8696373772390288959</id><published>2008-02-26T20:52:00.000-08:00</published><updated>2008-02-26T20:56:22.741-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><title type='text'>Berpikir Kreatif</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Konon, di jaman kisah seribu-satu malam, Abunawas pun pernah memutuskan untuk menjadi wirausaha. Abunawas tidak mau lagi menjadi si "Tangan di Bawah", dan bertekad bulat menjadi mereka yang dalam posisi "Tangan di Atas" alias pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak tanggung-tanggung, Abunawas memutuskan untuk membuka toko pakaian di sebelah toko pakaian Nasarudin yang sudah sangat terkenal di kota Baghdad. Pada hari pertama buka, toko Abunawas pun ramai dikunjungi pembeli. Nasarudin yang sudah menjadi pedagang pakaian selama 25 tahun itu pun dibuat gundah gulana. Maka supaya tidak kehilangan pelanggan, Nasarudin pun memasang papan di depan toko nya, bertuliskan: "Toko Nasarudin: sudah melayani rakyat Baghdad sejak 25 tahun lalu". Tidak mau kalah, keesokan harinya Abunawas pun memasang papan di depan toko nya, dengan tulisan: "Toko Abunawas: Baru buka kemarin, tidak menjual stok lama". Nah, toko Abunawas pun makin rame!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya dalam berbisnis yang namanya kehadiran pesaing adalah hal yang sangat lumrah. Malah aneh kalau ada bisnis yang gak ada pesaingnya. Namun rupanya dalam kisah di atas, Nasarudin merespon kehadiran pesaing bisnisnya dengan sikap yang berlandaskan pola berpikir "competitive mind". Pikiran yang berdasarkan pada paham kelangkaan (scarcity). Bahwa sumber-daya itu langka, makanya kita harus melakukan kompetisi habis-habisan untuk menguasainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham ini sungguh kuat berakar dalam otak kita semua. Lihat saja definisi ilmu ekonomi yang banyak ditulis di buku-buku teks misalnya, kita akan menemukan definisi seperti: "allocation of scarce resources to satisfy unlimited wants", atau "study of the choices people make to cope with scarcity", atau "study of how to use our limited resources to satisfy our unlimited wants", dan sebagainya. Kata kunci nya adalah, "keterbatasan sumber daya" dan "kebutuhan yang tidak terbatas". Jadi dapat dibayangkan, dengan paham seperti ini, maka dorongan berkompetisi yang muncul adalah dorongan untuk mengalahkan lawan, atau nanti tidak kebagian. Yang pada akhirnya hanya akan memunculkan ketakutan, keresahan, kekhawatiran, dan sebagainya. Kalau Anda sudah paham prinsip Law of Attraction, bisa dibayangkan vibrasi yang akan terpancar dari pikiran seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya ada alternatif yang lebih baik dari pola pikir "competitive mind" yang berlandaskan pada rasa takut (fear) dan kelangkaan (scarcity) ini. Yaitu pola pikir "creative mind", yang berlandaskan pada paham kelimpahan (abundance), bahwa bahwa alam semesta menyediakan sumber daya yang melimpah-ruah. Yang justru tidak akan pernah ada habisnya jika manusia mampu melakukan eksplorasi. Jika competitive mind membatasi diri untuk memperebutkan hal-hal yang sudah ada dan tersedia, maka creative mind justru mendorong kita untuk menciptakan hal-hal yang baru yang mungkin sebelumnya belum pernah ada. Kalau Anda ingin berhasil mengembangkan usaha, maka justru menggunakan "creative mind" ini adalah salah satu rahasia penting, seperti diungkapkan oleh Wallace Wattles dalam bukunya Science of Getting Rich: "…man must pass from the competitive to the creative mind; otherwise he cannot be in harmony with the Formless Intelligence, which is always creative and never competitive in spirit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita amati, orang-orang yang sukses luar biasa dalam bisnisnya terbukti menggunakan prinsip ini. Mereka memasuki bisnis dengan "menciptakan" sesuatu yang baru. Menciptakan hal-hal yang sebelumnya belum pernah terpikirkan, dan kemudian sukses. Sebut saja Henry Ford, Colonel Sanders atau Bill Gates sebagai contoh. Anda juga bisa mencari contoh sendiri di sekitar Anda. Sebaliknya pebisnis yang menggunakan "competitive mind", umumnya terjebak pada penyakit "me-too" yang kronis. Ketika orang ramai mendirikan bank, mereka ikut mendirikan bank. Ketika ramai orang mendirikan maskapai penerbangan, semua bikin maskapai penerbangan. Karena tidak terdorong untuk menciptakan hal yang baru, ujung-ujungnya adalah perang tariff, mengorbankan kualitas, dan akhirnya sama-sama kehilangan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tidak cukup dengan perang harga, di beberapa lingkungan bisnis, tidak jarang kompetisi dilakukan dengan cara yang sudah tidak mengindahkan etika bisnis lagi. Sabotase, mata-mata, pencurian ide, penjiplakan, dsb. Semuanya dilakukan karena ketakutan bahwa jika tidak melakukan hal demikian nanti kalah dari competitor dan tidak kebagian. Karena paham kelangkaan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penganut "competitive mind" juga umumnya enggan bekerjasama. Mereka selalu takut "pihak lain" akan merebut kue rejeki yang di mata mereka sudah sempit itu. Sebaliknya, penganut "creative mind" umumnya sangat terbuka untuk melakukan kerjasama. Karena yakin, dengan kerjasama akan tercipta hal-hal baru yang akan mendatangkan bisnis lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tidak ada salahnya memasuki bisnis yang sudah banyak pemainnya, dan kemudian berkompetisi. Karena kompetisi sendiri tidak akan bisa kita elakkan. Namun bisnis Anda akan lebih dahsyat lagi ketika Anda menggunakan "creative mind", bukan "competitive mind". Dengan dorongan untuk menciptakan hal yang baru, maka Anda tinggalkan rasa takut bahwa Anda akan dikalahkan kompetitor. Anda akan selalu yakin bahwa masih banyak peluang yang menunggu di eksplorasi. Anda akan selalu terbuka bekerjasama dengan siapapun. Sehingga vibrasi yang memancar dari diri Anda adalah vibrasi positif yang harmonis dengan vibrasi alam semesta yang pada dasarnya selalu kreatif itu. Dan semoga dengan demikian, keberhasilan akan semakin cepat Anda raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:100%;"&gt;fauzi rahmanto&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8696373772390288959?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8696373772390288959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8696373772390288959' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8696373772390288959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8696373772390288959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/berpikir-kreatif.html' title='Berpikir Kreatif'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-6377143779009878064</id><published>2008-02-24T22:00:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T22:07:42.260-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>HIDUP = PILIHAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Banyak individu, mulai dari guru, orang tua bahkan siswa yang bersangkutan sendiri tidak mengetahui bahwa pencapaian prestasi yang rendah merupakan pilihan siswa yang bersangkutan. Kembali lagi saya nyatakan, mereka telah memilih untuk mencapai prestasi yang rendah. Mungkin aneh kedengarannya, namun itulah yang sebenarnya terjadi. Mereka telah memilih, secara sadar atau pun tidak, untuk mendapatkan prestasi yang biasa-biasa saja atau bahkan rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaktahuan siswa bahwa pencapaian prestasi di sekolahnya merupakan suatu pilihan menyebabkan pencapaian prestasi di sekolah cendrung kurang optimal. Mungkin seperti yang lainnya, anda bertanya "Mengapa hal itu bisa terjadi?" Saya berikan anda dua kemungkinan; mereka tidak bersedia menentukan pilihan (misalnya mencapai prestasi yang optimal) atau mereka sebenarnya tidak mengetahui keberadaan pilihan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kedua kemungkinan tersebut, kemungkinan kedua yang lebih berbahaya. Hal ini kemudian menyebabkan banyak siswa yang terjebak pada pemikiran yang keliru tentang bersekolah, misalnya bersekolah merupakan suatu aktifitas yang biasa dilakukan oleh individu pada usia sekolah; bersekolah adalah ajang mencari teman atau berbagai alasan lainnya Karena motifnya yang kurang tepat maka wajar saja jika kemudian hasilnya pun kurang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pun konsekuensi dari hal tersebut terus berlanjut tidak berakhir hanya sampai di sekolah. Ketika telah tiba waktu mereka untuk berkontribusi pada masyarakat dan lingkungan, katakanlah pada usia kerja, banyak dari mereka yang kemudian terseret oleh pemikiran melakukan kerja untuk alasan yang tidak tepat. Wajar saja jika kemudian hasil dari pekerjaan mereka pun juga biasa-biasa saja, terlepas dari profesi yang mereka jalani. Mereka terjebak pada fenomena "mediocracy". Alasan mereka untuk bekerja hanya berada seputar mendapatkan uang untuk nafkah keluarga. Wajar saja jika kemudian mereka tidak mampu mengeluarkan potensi terbaik mereka dan hanya menjadi orang rata-rata di bidangnya. Bahkan ada pula yang lebih parah ketika sebagian dari mereka melakukan pekerjaan yang sebenarnya tidak disenangi namun mereka tetap memaksakan untuk alasan sebatas "uang". Setelah beberapa saat, mereka mengalami akumulasi ketidaksenangan yang berujung pada kelelahan mental dan rendahnya produktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dari mereka yang kemudian (bahkan sampai tutup usia) tidak berhasil mencapai apa yang sebenarnya mereka inginkan dalam hidup. Untuk menghibur diri kemudian mereka bersembunyi pada berbagai "ide penenang" seperti "tidak semua hal dapat diraih".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang ingin saya tekankan di sini adalah banyak individu yang menjalani hidup tanpa memiliki kendali atas hidup itu sendiri. Mereka berpikir dalam hidup namun sebenarnya mereka tidak berpikir. Seperti rumah yang terlihat terang dari luar, namun tidak ada orang di dalam. Harap diingat, hal ini tidak ada kaitannya dengan derajat pendidikan, apakah individu yang bersangkutan berpendidikan atau tidak. Banyak pula individu yang berpendidikan tinggi namun masih juga terjebak pada berbagai hal yang mereka telah putuskan sendiri. Berbagai kejadian korupsi, manipulasi hingga penipuan yang marak belakangan ini dengan korbannya yang merupakan individu berpendidikan, menunjukan bahwa mereka tidak memiliki kesadaran atas apa yang sebenarnya terjadi. Semua janji yang diumbar oleh para penipu untuk menggaet korban, telah mampu menutup logika para korban. Pada akhirnya, cerita yang "basi" berulang-ulang; penyesalan dan tuntutan dari para korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah tumpukan cerita yang "basi" tetap ada pula sedikit individu yang mampu mencapai apa yang diinginkan dalam hidup. Mereka berhasil mewujudkan berbagai hal yang mereka inginkan. Mereka menjalani hidup sesuai dengan apa yang telah mereka rancang sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian apa perbedaan antara keduanya? Mengapa ada satu kelompok individu yang "gagal" dan pula kelompok individu "berhasil"? Tahukah anda bahwa perbedaan yang paling mencolok antara keduanya terletak pada keberhasilan mereka menentukan berbagai pilihan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian maka artinya bahwa dalam hidup pun sebenarnya di setiap saat setiap manusia perlu menentukan pilihan. Bahkan jika ditelaah lebih lanjut, hidup pun sebenarnya merupakan suatu pilihan. Benar atau salahnya suatu pilihan ditentukan dari "selaras" atau "tidak selaras" dengan tujuan yang ingin dicapai. Jika dihubungkan dengan konteks kehidupan, maka tujuan yang saya maksud adalah tujuan hidup. Ketika seseorang mengambil keputusan yang dianggap "salah" di suatu saat, maka sebenarnya apa yang terjadi adalah ia baru saja mengambil keputusan yang "tidak selaras" dengan tujuan yang ingin dicapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakselarasan pilihan dengan tujuan yang ingin dicapai umumnya disebabkan oleh ketidaksadaran saat melakukan pilihan. Contohnya seperti ini, kebanyakan individu akan melakukan pemikiran yang benar-benar mendalam mengenai pilihan baju yang akan dibeli, namun banyak yang banyak dari individu yang tidak memikirkan secara sadar mengenai berbagai pilihan untuk mengkonsumsi waktunya pada suatu hari. Artinya adalah pada saat menentukan pilihan, katakanlah misalnya baju yang akan dibeli, banyak individu yang sacara sadar menentukan pilihan, namun sebaliknya saat menentukan hal apa yang akan dilakukan pada hari ini, banyak dari mereka yang kemudian menentukan pilihan secara tidak sadar. Mungkin hal itu disebabkan karena mereka hanya dapat memilih jika pilihan tersebut dapat terlihat, terdengar dan terasa saja. Namun jika pilihan tersebut tidak dapat ditangkap oleh panca indra (secara intuitif) maka mereka tidak dapat memutuskan pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada kalanya anda tidak dapat melakukan pemilihan secara sadar, mungkin dikarenakan anda tidak mengetahui apa saja pilihan yang tersedia, sehingga anda memilih apa yang tersedia saat itu. Sayangnya pilihan tersebut ternyata kurang tepat dan membawa konsekuensi yang tidak diharapkan. Tapi hal ini bukan berarti anda dapat menyerah dan tidak melakukan pemikiran sama sekali dalam menjalani hidup. Dengan demikian anda menyadari bahwa hidup itu adalah suatu permainan "the game of life". Anda tidak bisa berkata tidak untuk turut bermain, karena anda telah berada di dalam arena. Pilihannya yang tersisa hanyalah; main untuk menang atau main untuk kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda telah sadar sepenuhnya bahwa hidup merupakan pilihan, maka selanjutnya anda akan memiliki beberapa konsekuensi berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sadari berbagai pililhan yang tersedia di setiap saat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memiliki pilihan, maka anda dapat lebih mengendalikan hidup anda. Salah satu prinsip dasar yang tidak terbantahkan mengenai hidup anda adalah jika bukan anda yang mengendalikannya, maka orang lain yang mengendalikannya untuk anda. Semakin banyak pilihan yang tersedia (atau anda sediakan), semakin besar fleksibilitas hidup anda. Semakin besar fleksibilitas hidup anda, semakin besar pula kendali anda padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk terus memperbanyak pilihan yang tersedia, anda perlu terus membuka berbagai misteri dari tabir kehidupan. Satu-satu cara untuk melakukan hal ini adalah dengan melakukan pembelajaran berkelanjutan. Tentu anda dapat memahami konsep ini melalui analogi naik helikopter. Bayangkan saat anda naik helikopter, semakin tinggi anda terbang, semakin luas pula kawasan pengelihatan anda. Anda menjadi tahu berbagai daerah yang sebelumnya belum terpetakan oleh anda (uncharted area). Demikian pula dalam kehidupan. Untuk lebih jelas mengenai hal ini, anda dapat membaca artikel terdahulu, membaca satu buku per minggu,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sadari konsekuensi dari pilihan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tentunya kini anda telah mengetahui bahwa setiap pilihan yang diambil membawa konsekuensi. Sayangnya, banyak individu yang hanya (mau atau mampu) melakukan pemikiran satu langkah saja, artinya hanya mampu berpikir untuk mengetahui berbagai pilihan yang tersedia saja, tanpa kemudian melanjutkan pada konsekuensi dari masing-masing pilihan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui berbagai konsekuensi atas pilihan anda, maka anda dapat memininimalkan kekurangoptimalan pilihan yang anda ambil. Di setiap saat anda mengumpulkan masing-masing pilihan yang membawa konsekuensi semakin mendekatkan anda pada tujuan yang ingin dicapai. Hingga setelahnya, resultante dari konsekuensi pilihan yang anda ambil mewujudkan keinginan anda. Pada konteks kesiswaan dan pembelajaran, para siswa yang berhasil rata-rata telah mengetahui pilihan apa yang perlu mereka ambil untuk mencapai keberhasilan di sekolah. Dan itu telah terangkum pada artikel strategi berhasil di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Definisikan kembali "berusaha"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa disangkal bahwa untuk mewujudkan setiap keinginan setiap manusia perlu berusaha. Namun di sini pula kelemahannya. Banyak individu yang kemudian berusaha tanpa mengetahui apakah usahanya selaras dengan pencapaian tujuannya atau tidak. Contoh yang tepat untuk hal ini ada pada siswa yang mendapatkan nilai buruk di sekolah. Banyak dari siswa tersebut mengatakan pada saya bahwa mereka telah belajar dengan sungguh-sungguh namun tetap saja nilainya rendah. Setelah saya selidiki lebih lanjut ternyata strategi belajarnya yang kurang tepat dengan tujuan. Analogi untuk hal ini adalah seperti saat anda naik pesawat. Memang benar untuk pergi ke Surabaya anda perlu naik pesawat, namun anda juga perlu memastikan bahwa pesawat yang anda tumpangi memiliki tujuan ke Surabaya dan bukan ke Banda Aceh. Karena tentu anda tahu, pun anda pergi naik pesawat, namun selama tujuan pesawat tersebut tidak sesuai dengan tujuan anda, anda tetap tidak akan pernah sampai pada tujuan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi, pilihan pesawat yang anda akan tumpangi juga serupa dengan berbagai pilihan yang hadir pada hidup anda. Jika pilihan yang anda ambil tidak selaras dengan tujuan anda, maka tetap tujuan anda tidak akan pernah terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tidak ada kata terlambat&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masih berkaitan dengan point sebelumnya, tentunya ada kalanya anda mengambil pilihan yang kurang tepat. Mungkin salah satunya disebabkan karena anda prediksi anda tentang konsekuensi tersebut yang tidak akurat. Namun hal itu bukan berarti anda harus mengakhir semuanya. Ketika anda berada di jalan hendak menuju ke suatu tempat dan anda terlewatkan salah satu tikungan menuju tempat tersebut, bukan berarti anda harus mengurungkan niat anda menuju tempat tersebut. Anda dapat kembali mundur atau memutar dan kemudian mengambil tikungan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga halnya ketika anda mengambil pilihan yang salah, anda dapat selalu kembali mengambil kesempatan kedua dan mengambil pilihan yang lebih tepat. Dengan demikian anda dapat selalu belajar dari setiap pilihan yang anda tentukan. Ketika anda salah mengambil pilihan, hal itu bukan berarti anda harus mengurungkan tujuan yang hedak dicapai. Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai hal ini pada artikel gunakan tujuan perantara menuju tujuan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tidak perlu depresi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika telah muncul keyakinan bahwa tidak ada kata terlambat, maka segera anda dapat terhindar dari depresi. Anda mulai menyadari bahwa memperbaiki pilihan lebih bijaksana dibandingkan menghamburkan tenaga dan waktu dalam penyesalan. Anda menyadari sepenuhnya bahwa depresi tidak akan membawakan anda manfaat apa pun. Perubahan pada hidup anda ditentukan oleh seberapa bagusnya pilihan yang anda ambil selanjutnya dan bukan pada seberapa dalamnya anda terjebak dalam pusaran depresif. Bahkan jika dipikirkan lebih lanjut, bertindak dan depresi juga merupakan suatu pilihan. Dengan demikian anda juga mengetahui bahwa satu pilihan yang anda tentukan mengarahkan anda pada pilihan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bertanggung jawab atas hidup sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari semua hal di atas tentunya membuat anda mengetahui lebih baik lagi bahwa semua yang terjadi pada diri anda sepenuhnya ditentukan pada pilihan yang anda ambil. Karena anda yang menentukan semua pilihan tersebut, maka anda pula yang akan menanggung konsekuensi dari setiap pilihan tersebut, baik atau buruk. Kembali lagi saya tekankan, ketika anda tidak menentukan pilihan bagi diri anda maka orang lain (dengan senang hati ) yang akan melakukannya untuk anda. Bahkan ketika anda memutuskan untuk tidak memilih, itu sendiri sudah merupakan pilihan. Renungkan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bertanya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya di suatu waktu anda tidak tahu berbagai pilihan yang tersedia atau konsekuensi atas pilihan yang tersedia. Jika demikian, janganlah khawatir. Anda dapat selalu bertanya pada orang lain yang telah melalui berbagai pilihan tersebut. Apa pun yang anda lakukan, pasti pernah ada orang lain sebelumnya yang pernah melakukannya atau setidaknya melakuan hal yang mengarah ke tujuan yang serupa. Sehingga anda dapat selalu belajar dari pengalaman orang lain. Kata bijak mengatakan; orang cerdas belajar dari kesalahannya sendiri, orang bijak belajar dari kesalahan orang lain. Karena anda bijak, maka bertanyalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Behenti membandingkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui semua hal di atas tentunya membuat anda lebih paham bahwa setiap hal yang anda pilih membawa konsekuensi bagi diri anda sendiri. Konsekuensi yang anda terima atas suatu pilihan pastinya berbeda dengan yang diterima orang lain, walaupun pilihannya sama. Hal ini disebabkan karena kondisi dan situasi satu individu tentunya berbeda dengan individu lain. Dengan demikian, membandingkan diri anda dengan orang lain tentunya menjadi tidak berguna, sia-sia. Ketika anda ingin menjadi lebih langsing, sementara anda terus membandingkkan diri anda dengan orang lain, maka selama itu pula anda terjebak pada persepsi orang lain lebih langsing sementara anda lebih gemuk. Tidakkah hanya suatu kesia-siaan. Tentunya akan jauh lebih baik ketika anda membandingkan pencapaian diri anda saat ini dengan sebelumnya, sehingga dapat semakin sadar atas kemajuan yang telah anda capai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berhenti menyalahkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serupa dengan point sebelumnya, ketika anda telah menyadari bahwa hidup adalah pilihan dan anda bersedia untuk menentukan pilihan tersebut bagi diri anda, maka anda mengetahui bahwa semua yang terjadi merupakan tanggung jawab anda. Anda dan hanya anda mengambil kendali sepenuhnya atas berbagai hal yang terjadi pada hidup anda. Individu lain berkontribusi untuk membantu anda mencapai tujuan yang diinginkan, namun tidak mengendalikan. Dengan demikian anda tidak perlu menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi dan sebaliknya anda dapat mengambil pelajaran atas berbagai hal yang terjadi. Kembali lagi, itu pun merupakan suatu pilihan?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berhenti mengeluh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda tidak lagi menyalahkan, melainkan mengambil pelajaran atas berbagai hal yang terjadi, maka anda pun tentunya tidak lagi mengeluh. Anda mulai menyadari sepenuhnya bahwa mengeluh hanya menghamburkan sumber daya yang ana miliki untuk mencapai tujuan. Akan jauh lebih bijak ketika anda mulai bangkit dan berpikir untuk selanjutnya mewujudkan pemikiran anda. Ini pun kembali lagi merupakan suatu pilihan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, bagaimana sekarang? Dari uraian di atas tentunya menjadi sangat jelas bahwa berbagai hal yang terjadi dalam hidup merupakan pilihan. Dan pilihan yang anda ambil akan mengarahkan anda pada pilihan lain. Semua pilihan tersebut merupakan rangkaian mata rantai yang saling sambung. Sehingga tidak berlebihan kiranya jika dikatakan bahwa hidup merupakan pililhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga semua uraian di atas mendatangkan pemahaman baru akan hidup dan kehidupan. Namun kembali lagi, anda dihadapkan pada pilihan, anda dapat mempelajari dan menerapkan semua hal pada artikel ini atau anda hanya membaca untuk kemudian melupakannya. Namun tentunya anda ingat bahwa semua pilihan yang anda ambil akan membawa konsekuensi bagi diri anda. Semoga anda menentukan pilihan yang terbaik dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Cerdas?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:100%;"&gt;Yovan P. Putra, CHt.&lt;br /&gt;IANRE &amp;amp; IACT Certified Hypnotherapist)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-6377143779009878064?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/6377143779009878064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=6377143779009878064' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6377143779009878064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/6377143779009878064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/hidup-pilihan.html' title='HIDUP = PILIHAN'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5888073989975617387</id><published>2008-02-24T21:46:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T21:49:18.359-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>YOUR LIFE IS IMPORTANT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Mungkin keadaan yang datang dalam kehidupan kita hari ini tidak semudah yang kita harapkan. Mungkin apa yang kita impikan masih jauh dari jangkauan kita. Mungkin kesuksesan yang demikian dekat dan mudah diucapkan di mulut, tetapi realitasnya terasa begitu jauh dari harapan. Kehidupan memang tidak selalu menghadirkan keadaan sesuai dengan yang kita inginkan, tetapi yakinlah masa depan adalah gemilang. Apapun keadaan yang datang dalam kehidupan kita hari ini, tanamkan keyakinan dalam hati dan pikrian masa depan Anda adalah cemerlang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita manusia diciptakan di muka bumi ini dengan segala kelebihan dan kesempurnaan dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan segala kelebihannya, kehadiran kita memiliki tujuan mulia menjadi wakil Allah dalam memberikan kemajuan dan kesejahteraan bagi kehidupan dan alam semesta. Maka bercita-citalah yang tinggi dan berpikiran maju, karena setiap langkah kita di muka bumi ini haruslah langkah-langkah bagi kemajuan dan kesejahteraan. Ingatlah, jangan sekali-kali meremehkan kemampuan dalam diri kita. Karena sesungguhnya di dalam diri kita sudah tersimpan potensi luar biasa yang siap untuk dibangunkan. Maka temukanlah cara-cara untuk membangunkan kekuatan naga dalam diri kita, untuk menjadikan kehidupan Anda luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diri setiap manusia, sudah memiliki sifat-sifat ingin menjadi manusia yang hebat, ingin menjadi pemimpin, ingin menjadi seorang yang mulia, ingin membantu banyak orang lain, ingin banyak berbuat kebaikan, ingin menegakkan keadilan, dll. Inilah hakekat suara hati manusia yang diberikan oleh Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang menjadi modal bagi keberhasilan dan kecermerlangan hidup Anda. Maka dengarkan suara-suara hati kita dan berani memperjuangkannya dalam kehidupan. Jadikanlah keinginan-keinginan suara hati Anda sebagai sumber energi dan motivasi dari dalam diri menuju kehidupan yang penuh potensi dan keagungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup Anda terlalu penting untuk dibiarkan berlalu dengan kegiatan yang kurang penting. Jangan biarkan keadaan yang datang tidak sesuai harpan menjadi pembenaran bagi terbenamnya potensi dalam diri Anda. Karena Anda memiliki hak untuk menjadi luar biasa dan menggapai impian-impian besar Anda. Maka segeralah membangkitkan sumber energi dan potensi dalam diri Anda untuk mengambil hak Sukses Anda dalam kehidupan. Ingatlah bahwa Allah Yang Maha Mulia sudah membekali sumber sifat-sifat kemuliaan yang tertanam atau “built in” dalam hati kita. Dengarkan suara hati Anda dan gunakanlah sebagai sumber energi motivasi dalam kehidupan Anda. Pupuklah terus hingga menghasilkan dorongan kekuatan sekaligus motivasi yang maha dahsyat dari dalam diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah untuk membiasakan hati Anda bertanya kedalam diri, mengenali diri sendiri lebih dalam dengan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Apakah tujuan tertinggi kehidupan Anda ?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Apakah impian besar yang ingin Anda raih dalam kehidupan Anda ?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kehidupan seperti apakah yang ingin Anda wariskan dan dikenang oleh generasi setelah Anda ?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukan panggilan hati sesuai dengan suara hati terdalam dalam diri Anda. Perjuangkanlah itu sebagai sumber keberanian dan kekuatan dalam mencapai kesejatian diri Anda yang bernilai tinggi. Sadarilah bahwa kehidupan dunia ini menjadi sebuah kesempatan, amanah, sekaligus ujian yang penuh tantangan dan menggairahkan bagi diri kita. Ingatlah Allah Yang Maha Besar yang telah menciptakan Anda dengan sedemikian sempurnanya, ingin menjadikan hidup Anda adalah penting. Maka temukanlah panggilan hati Anda, kemudian perjuangkan dengan penuh keyakinan hati untuk meraih masa depan yang cemerlang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan suara hati akan mempengaruhi pikiran bawah sadar atau “unconcius mind” yang seringkali merupakan sebuah sugesti, sehingga melahirkan energi dahsyat yang sangat berguna sebagai penuntun meraih kecemerlangan dalam diri kita. Bangkitkan energi motivasi itu agar mengalir membakar semangat Anda. Ia ingin energi dan kreativitas yang bersumber dari suara hati itu mengalir mencari jalan untuk mencapai cita-cita tertinggi Anda. Ikutilah suara hati yang bersumber dari Tuhan Sang Maha Besar. Ekspresikan suara hati keagungan dalam kehidupan melalui tindakan nyata untuk mencapai cita-cita terbesar dalam diri Anda. Karena hidup Anda adalah penting. Hidup Anda dirancang untuk meraih kemenangan. Hidup Anda memiliki tujuan mensejahterakan kehidupan dan alam semesta ini. SEMOGA BERMANFAAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Motivasi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:100%;"&gt;*** Eko Jalu Santoso ***&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5888073989975617387?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5888073989975617387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5888073989975617387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5888073989975617387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5888073989975617387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/your-life-is-important.html' title='YOUR LIFE IS IMPORTANT'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1332564119469983009</id><published>2008-02-22T17:51:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T17:59:11.445-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kalau Mau Kaya Jangan Pintar-Pintar</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Pengusaha eksentrik pemilik Kemfood, Bob Sadino, mengatakan hubungannya dengan Edam sebatas hubungan bisnis belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengatakan terbuka kemungkinan kerja sama dengan siapa saja untuk membuka bisnis serupa dengannya. Namun, ia mengaku memang punya banyak kemiripan dengan Made sebagai pemilik Edam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja? Berikut penuturannya pada Herita Endriana dan Agoeng Widyatmoko dari majalah bisnis kita:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Awalnya bagaimana Bapak bisa kerja sama dengan Made? &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Sebetulnya terlalu cepat kalau kita bilang kerja sama. Kita harus lebih profesional dengan mengatakan suatu bentuk ikatan bisnis. Made ingin membeli produk saya, saya mau jual produk ke siapa saja. Made kalau tidak salah mulai dengan apa adanya. Kemudian dia mau cari sesuatu yang terbaik buat para langganannya. Dia dengar ada kemfoods yamg usahanya adalah membuat daging olah yang bentuknya sosis, hamburger, daging asap, dan lain-lain. Dia mendekati saya dan mengatakan, 'Bapak bisa tidak membuat hamburger khusus untuk saya?' Saya bilang gampang sekali dan saya kasih beberpa macam hamburger, coba saja mana yang paling baik. Setelah dia temukan yang terbaik, kita punya formula sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Jadi formulanya semuanya khusus? &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari dagingnya, mayonesnya, sampai sausnya kita buatkan untuk Made. Made tinggal menyuguhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Formula dari Bapak dan Made?&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Formula khusus dari saya sendiri. Ya mungkin oleh dia ditambahkan disana-sini, saya tidak tahu. Produk saus saya yang ditambah apa lagi, itu milik Made.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bentuk kerja samanya eksklusif antara pak Bob dan pak Made. Jadi tidak ada kerja sama dengan bentuk seperti ini dengan pengusaha lain?&lt;br /&gt;Terbuka kerja sama dengan siapa saja tapi apa yang saya jual kepada Made hanya untuk Made. Kalau ada yang ingin dibuatkan khusus hamburger lagi ya saya buat khusus untuk dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Made ini bukan orang pertama yang datang ke Bapak tapi dia mungkin yang pertama sukses. Anda melihatnya apa perbedaan Made dengan yang lain itu?&lt;br /&gt;Saya tidak bisa menyebutkan secara spesifik bedanya apa. Tapi kemiripan sifat-sifat Made dengan saya banyak. Sebagai seorang entrepreneur dia punya kemauan yang luar biasa besar. Kemudian dia punya tekad yang bulat sekali.Komitmen, dia komit mau jual burger. Dia juga punya keberanian yang luar biasa untuk mau mulai jual hamburger dengan harga yang lumayan terjangkau. Dia juga orang yang tidak cengeng. Itu ada kemiripan dengan saya. Jadi kalau ada yang punya sifat seperti itu, bisa sama dengan Edam atau bahkan melebihi Edam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Jadi itu faktor utama kalau kita ingin berusaha?&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tadi kan empat faktor. Anda mau, ada tekad yang bulat, ada keberanian, dan tidak cengeng. Jadi kalau mau mulai sesuatu dan memegang empat faktor ini dan terutama faktor yang terakhir yaitu tidak cengeng, saya katakan pasti akan jadi Edam. Pasti. Tidak ragu-ragu lagi. Terus bagaimana kamu mau jadi seperti Made, gampang. Datang saja ke saya. Atau kalau tidak mau bikin burger dengan merek sendiri, tahu laku atau tidak, tapi yang jelas Edam laku ya sudah pergi ke Edam. Itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Menurut Bapak, pendidikan tinggi itu penting bagi pengusaha?&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan itu racun buat saya. Saya kasih contoh. Orang dagang rata-rata cari apa. Katanya cari untung. Kalau saya bilang saya dagang cari rugi, logis tidak. Ada yang bilang tidak logis. Kemudian kalau orang dagang cari untung, apakah untung terus. Kan tidak. Kalau saya bilang tadi cari rugi, apakah rugi terus. Kan tidak. Lalu apa bedanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dilihat pengusaha kita banyak yang bermain untuk kalangan menengah atas dengan modal yang besar. Masih sedikit yang punya visi seperti Made. Kalau bapak lihat banyak pengusaha kita yang seperti Made.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meniru visi Edam kan tidak susah. Edam sudah ada contoh, kenapa tidak ditiru. Kalau ditanya banyak atau sedikit, saya akan jawab begitu. Tentunya Indonesia membutuhkan lebih banyak Made. 100 Made tidak cukup. Kalau kamu tidak berani, tidak akan kemana. Itu faktor kan. Entrepreneur harus punya keberanian. Keberanian mengambil peluang. Kalau saya ditanya faktor apa yang menjadi kunci keberhasilan, jawaban saya sederhana. Karena saya tidak sekolah. Karena saya bodoh, makanya saya berhasil. Karena kamu pintar kamu mikir dulu, tunggu dulu. Jadi ngitung. Entrepreneur itu tidak pakai hitung-hitungan begitu. Saya tidak pernah ngitung dari dulu. Saya suruh orang yang hitung. Karena saya bodoh saya suruh orang lain yang hitung. Di mana letak kepintaran saya adalah menyuruh orang menghitung. Kenapa, karena saya bodoh. Di mana letak kebodohan Anda, karena Anda pintar, jadi Anda ngitung. Jadi kita sebenarnya bolak-balik saja. Saya bisa sukses karena saya bodoh dan kamu tidak bisa sukses karena kamu pintar. Jadi tidak usah ngitung. Jalan saja. Kalau salah ya belok. Salah lagi ya belok lagi. Saya jamin orang yang belajar itu tidak bisa kaya. Saya jamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Jadi saran Bapak untuk calon pengusaha?&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tidak usah pakai rencana. Tidak usah mikir. Jalankan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:85%;"&gt;sumber : http://www.purdiechandra.net&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1332564119469983009?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1332564119469983009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1332564119469983009' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1332564119469983009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1332564119469983009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/kalau-mau-kaya-jangan-pintar-pintar.html' title='Kalau Mau Kaya Jangan Pintar-Pintar'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-5520706809643838731</id><published>2008-02-19T19:36:00.000-08:00</published><updated>2008-02-19T19:38:59.888-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><title type='text'>10 Tips Memulai Bisnis yang Sukses</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Berikut ini 10 langkah yang bisa memandu pebisnis menyusun bisnis dam membuatnya sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kerjakan apa yang Anda sukai. Anda akan mencurahkan banyak waktu dan energi untuk memulai sebuah bisnis dan membangunnya menjadi usaha yang berhasil, jadi sangat penting bahwa Anda sangat menikmati secara mendalam apa yang Anda kerjakan, apakah menjalankan sewa pemancingan, mengkreasikan tembikar atau memberikan nasehat keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mulai bisnis Anda ketika Anda masih bekerja. Berapa lama paling banyak orang bisa tanpa uang? Tidak lama. Dan ini akan menjadi waktu yang lama sebelum bisnis baru Anda benar-benar membukukan keuntungan. Menjadi karyawan ketika memulai bisnis berarti ada uang di saku ketika Anda memasuki proses memulai bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan kerjakan hal tersebut sendirian. Anda membutuhkan dukungan ketika memulai bisnis (dan setelahnya). Seorang anggota keluarga atau teman yang dapat memberikan ide dan akan mendengat secara simpatik hingga hal penting tarakhir memulai bisnis tidak ternilai harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pertama dapatkan klien atau pelanggan. Jangan menanti sampai Anda telah secara resmi memulai bisnis hingga garis ini, karena bisnis Anda tidak dapat bertahan tanpa mereka. Kembangkan jaringan atau network, buat kontak. Jual atau berikan produk atau jasa Anda. Anda tidak dapat memulai pemasaran terlalu cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tulis perencanaan bisnis. Alasan penting membuat rencana bisnis adalah langkah ini dapat membantu Anda menghindari habisnya waktu dan uang mwmulai bisnis yang tidak akan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Lakukan riset. Anda akan mengerjakan banyak penelitian sepanjang rencana bisnis, tetapi itu barulah awalnya. Anda untuk menjadi ahli dalam industri Anda, produk dan jasa. Jika Anda telah selesai. Bergabung pada asosiasi industri atau profesional yang berhubungan dengan bisnis Anda sebelum memulai bisnis merupakan ide yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Dapatkan bantuan profesional. Di satu sisi, hanya karena Anda menjalankan bisnis kecil, bukan berarti Anda harus menjadi ahli di bidang apa pun. Jika Anda bukan seorang akuntan, hire lah satu atau dua orang misalnya. Jika Anda ingin menulis kontrak, dan Anda bukanlah seorang lawyer, hire lah 1 orang. Anda akan membuang lebih waktu dan munkin juga uang untuk mencoba melakukannya sendiri pekerjaan dimana Anda tidak memiliki kualifikasi untuk mengerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Dapatkan uang. Simpan jika harus, mendekati investor potensial dan pemberi pinjaman. Gambarkan perencanaan keuangan jatuh ke belakang. Jangan mengharapkan memulai bisnis dan kemudian berjalan ke dalam bank dan mendapatkan uang. Pemberi pinjaman tradisional tidak seperti ide baru dan tidak seperti bisnis tanpa pembuktian track records.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Jadi lah profesional semenjak memulai. Segala sesuatu tentang Anda dan cara Anda menjalankan bisnis membuat orang-orang tahu bahwa Anda seorang profesional yang menjalankan sebuah bisnis yang serius. Ini berarti mendapatkan semua pelrengkapan seperti kartu bisnis profesional, telepon bisnis, dan alamat email bisnis, dan memperlakukan orang secara profesional, cara yang sopan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jalankan hukum dan keluarkan pajak dengan benar pada kali pertama. Hal tersebut lebih sulit dan lebih mahal dibandingkan mengerjakannya setelah itu. Apakah bisnis anda butuh teregistrasi? Akankah Anda harus memiliki asuransi untuk karyawan atau deal dengan pajak gaji? Akan bagaimana bentuk bisnis yang Anda pilih mempengaruhi situasi pajak pendapatan Anda? Pelajari kewajiban pajak dan hukum sebelum Anda memulai bisnis dan mengoperasikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:85%;"&gt;sumber: smbzone.indiatimes.com&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-5520706809643838731?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/5520706809643838731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=5520706809643838731' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5520706809643838731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/5520706809643838731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/10-tips-memulai-bisnis-yang-sukses.html' title='10 Tips Memulai Bisnis yang Sukses'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-8731587223984763471</id><published>2008-02-18T16:56:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T18:55:34.257-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><title type='text'>Starbuck - Warung Kopi kelas dunia</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R7osejuC9uI/AAAAAAAAABc/_GzI0O2LavM/s1600-h/hschultz.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168492425857136354" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R7osejuC9uI/AAAAAAAAABc/_GzI0O2LavM/s320/hschultz.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Howard Schultz dilahirkan pada tahun 1952 di daerah Brooklyn New York. Schultz muda selalu bermimpi utk kelak tidak bekerja menjadi pegawai seperti orang tuanya yang hanya mendapat bayaran rendah dan tidak ada jaminan kesehatan. Semasa muda, Schultz giat bekerja apa saja mulai dari pengantar koran, penjaga kantin, pabrik tenun dan bahkan menguliti kulit binatang untuk perusahan pengrajin kulit. Tapi dia tak pernah berhenti berangan-angan utk merubah nasibnya. Beruntung karena mendapat beasiswa olahraga ia mampu melanjutkan kuliah di Northern Michigan University. Namun ia menyadari kalau dirinya bukanlah pemain football yg handal, maka selepas lulus dari universitas dia memilih bekerja pada perusahaan Xerox yang kala itu sangat terkenal dengan program pelatihan bagi manajer muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa bekerja Schultz terbukti sangat berbakat dan piawai dalam hal penjualan dan di usia duapuluhan dia telah mendapat bayaran yang lumayan tinggi di perusahaan alat rumah tangga dari Swedia “Hammarplast”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bekerja di Hammrplast dia memperhatikan salah satu kliennya, pedagang kopi di Seattle dengan nama Starbuck, yang selalu membeli mesin pembuat kopi (drip coffeemaker) dalam jumlah besar. Dari situlah dia memutuskan untuk melakukan investigasi toko ini pada tahun 1981.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko kopi Starbuck sendiri telah berdiri sejak tahun 1971 yang menjual biji kopi baik utuh maupun yg telah digiling halus. Starbuck dapat dibilang awalnya lebih merupakan toko kopi ketimbang sebuah kedai kafe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Starbuck didirikan oleh tiga serangkai Gerald Baldwin, Zev Siegl dan Gordon Bowker. Bagi Schultz, Starbuck bagaikan cinta pertama , Schultz kagum dengan cara para pemilik Starbuck dalam memilih biji kopi, kemudian memanggangnya serta dedikasi mereka dalam mendidik masyarakat mengenai rahasia para ahli kopi dalam memilih dan menyajikan kopi yang baik. Walaupun hingga tahun 1982 dia tidak memiliki saham Starbuck sama sekali namun dia tetap selalu berusaha meyakinkan pemilik Starbuck selama 12 bulan lebih bahwa dia mampu melakukan suatu kejaiban untuk Starbuck dalam hal pemasaran. Saking kesengsemnya dengan Starbuck, Schulz pun rela meninggalkan pekerjaannya di Manhattan untuk hijrah ke Seattle. Dia menaruh harapan besar pada Starbuck yang kenyataannya berlainan dengan para pendiri Starbuck yang walau sangat mencintai bisnis kopi namun tidak pernah berfikir untuk membesarkannya atau merubahnya. Di lain sisi ”membesarkan dan merubah“ adalah dua hal yang sangat digemari Schultz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Schultz berencana mencangkok konsep baru Starbuck pada tahun 83 selepas kembali dari kunjungannya ke Italia. Ia sangat terkejut kala menjumpai kenyataan bahwa kedai kopi tersebar dimana-mana dan mereka tidak hanya menjual kopi expresso yang lezat tapi juga menjadi tempat bertemu dan rendevouz yang telah menjadi perekat kehidupan sosial masyarakat Italy maka tidak heran ada lebih dari 200,000 kedai kopi se antero Italy. Schultz benar-benar menyukai suasana romantis dan tentram yang menjadi ciri khas kafe-kafe di Italia.&lt;br /&gt;Belajar dari para pemilik Starbuck, Schultz menangkap pentingnya suatu ritual dalam penyajian kopi seperti memilih dan memanggang biji kopi dengan baik, karena Starbuck tidak semata hanya akan menjadi secangkir kopi namun Everything Matters - segalanya penting yang menjadi motonya hingga kini. Dia menyadari bahwa pelanggan punya banyak alasan kenapa mereka kembali membeli kopi di kafe ini, mulai dari pria tampan yang menjadi pelayan kafe, musik yang diputar hingga sampai masalah kenyamanan yang membuktikan bahwa mereka datang bukan hanya semata karena kecanduan kafein. Dari sanalah dia menyadari kalau selama ini Starbuck telah “missed the point“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Schultz berpendapat bahwa Amerika telah siap dengan konsep kafe baru seperti ini dan dia sudah sangat gatal tuk merancang ulang toko-toko Starbuck yang ada. Namun sayang pada kenyataannya hal ini tidaklah dapat diwujudkan dengan cepat karena bos-nya baru saja menghabiskan uang perusahaan untuk membeli beberapa toko kopi lagi yang membuat mereka tidak lagi memiliki dana untuk mempercantik kafe-kafe dan hal ini harus membuat Schults bersabar sementara semua ide-idenya terus menari di kepalanya. Pemilik Starbuck sepertinya lebih menginginkan kalau Starbuck tetap menjadi toko penjual kopi dan bukan menjadi kafe yang menyediakan kopi. Saking frustasinya ia memutuskan untuk hengkang dari Starbuck.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dia mengumpulkan dana dari berbagai investor senilai 3.8 juta dollar dan meluncurkan jaringan kedai kopi Il Giornale pada tahun 1987, dan di tahun yg sama disaat Il Giornale mulai melesat, pemilik Starbuck memutuskan untuk menjual bisnisnya. Schultz melihat ini sebagai suatu kesempatan untuk bergabung kembali dengan Starbuck yg dicintainya, ia kemudian maju dan menggelontorkan dana 4 juta dollar untuk mengambil alih Starbuck. Dengan kemampuan menjualnya Schultz kembali berhasil meyakinkan sejumlah investor. Walau dengan taleenta bicaranya yang dahsyat dari sejumlah pendekatan yg dia lakukan tetap hanya sebagian saja yang berhasil membuat orang berinvestasi untuknya. Mereka yg melakukan investasi ke Starbuck lah kelak akan menjadi bagian dari bisnis yg paling menguntungkan di era 90-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Schultz berhasil mewujudkan impiannya menjadi kapten kapal Starbuck, dan dia segera menyiapkan bagaimana merubah bisnis Starbuck menjadi bisnis yang dahsyat. Dia tetap mempertahankan talenta para pekerja Starbuck dalam memilih dan menyajikan kopi yg hebat, mulai dari pemanggangan biji kopi, kepresisian komposisi dan tentu kekompakan tim tetapi dia juga menambahkan tenaga ahli campuran dengan meng-hire para eksekutif kaliber tinggi jebolan dari Wendy dan Taco bell. Ia menginginkan orang2 yang tepat sebelum dia membutuhkannya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti tim eksekutif dibawahnya mampu membantunya merealisasikan ambisinya untuk membangun Starbuck. Dalam jangka waktu 4 tahun saja omset bisnisnya berkembang dari 4 juta dolar menjadi 273 juta dolar tepat pada saat untuk pertama kali nya ia melepas saham Starbuck di Nasdaq pada tahun 1992.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga saham telah meningkat sebesar 3,000 persen. Dari tahun 1987 ke tahun 1997 Starbuck outlet telah berkembang dari 6 gerai menjadi 1,300 gerai. Saat ini telah ada 8,500 gerai Starbuck ttersebar diseluruh dunia dan angka penjualanyan pada tahun 2003 telah melampaui 5.3 miliar dolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Starbuck telah menjadi perusahan yang menguntungkandan bisa dikatakan bebas hutang dan telah menjadi bisnis ritel tersibuk di seluruh dunia dengan 25 juta pelanggan setiap minggu dan 74,000 pegawai. Angka kunjungan rutin seorang pelanggan ke Starbuck sendiri sangatlah fenomenal 216 kali pertahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Schultz sekarang telah menjadi model CEO sukses karena berhasil menata sumberdaya manusia yg progressive, kebijakan akan kepedulian lingkungan, membayar supplier dengan baik, menwarkan program kesehatan pada karyawannya bahkan untuk pegawai kontrak sekalipun, pembagian jatah saham dan menyediakan kulitas training yang sangat baik bagi karyawannya. Inilah yang menumbukhan loyalitas para karyawannya untuk tetap bekerja di Starbuck.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas kedai Starbuck seperti kedai yg berwarna warni, ceria danmenyenangkan, memutar musik Kenny G dan kopi yag tidak terlalu keras ternyata sangatlah mengena bagi konsumen di Amerika. Di kala kedai-kedai lain mulai menjadi sangat tardisionil, Schultz sekonyong-konyong memperrkenalkan racikan baru seperti kopi dengan susu non fat, frappes (es serut), dan berbagai variasi minuman kopi lainnya yang diyakini akan menghasilkan keuntungan yg sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia mereka mampu melakukannya gebrakan-gebrakan itu juga karena didukung oleh divisi real estate Starbuck yang dengan gesitnya selalu berhasil memblok sejumlah tempat strategis di mal-mal atau di tempat keramaian yang mau ngga mau memaksa pesaingnya keluar dari arena persaingan. Starbuck sangat menyukai untuk memadukan area sekitar dengan gerainya. Hal ini sering terlihat mencolok tetapi terbukti sangatlah efektif dalam menendang pesaing yang membuat orang harus mau ngga mau membeli kopinya hanya di Starbuck. Kemudian juga Schultz memperkenalkan kartu kredit, CD musik dan suvenir ala Starbuck.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ritel adalah bisnis yg detil“ ujarnya. Setelah lebih dari 20 tahun pertumbuhan yang selalu mencapai dua digit bahkan di tahun 92 saqmpai mencapai 30%, Starbuck mulai melebarkan sayapnya ke seluruh penjuru dunia dalam rangka mempertahankan laju pertumbuhannya, dan juga untuk mengurangi resiko dan beban biaya. Kini Starbuck telah merambah ke berbagai bisnis franchising dimana dahulu franchising merupakan hal selalu di hindari Schultz. Sekarang sepertiga dari gerai Starbuck di luar Amerika Serikat dimiliki perusahaan-perusahaan individu dan membayar 20 % royalti kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Starbuck telah meiliki cabang di 34 negara. Salah satu tantangan terberat perusahaan ini adalah persepsi tentang cita rasa kopi Starbuck sendiri. Ketika Starbuck berdiri tahun 70-an, pesaing yg ada hanya segelintir bukan dari mesin espresso otomatis namun kenyataannya tetap saja Starbuck mampu mebuktikan berhasil menjadi merk kopi yg paling dikenal di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dalam perjalanannya Starbuck di Amerika dimulai dengan tidak banyaknya pesaing, lain dengan di Eropa dimana terjadi persaingan ketat bagi retailer khususnya kafe-kafe. Bedanya, kalau di Amerika dan orang-orang masih sibuk mencari gaya hidup yg berkelas, orang-orang Eropa telah memiliki tradisi masa lalu yang kuat akan cita rasa makanan dan tradisi minum kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Schultz yg telah mengundurkan diri sebagai pada tahun 2000, sekarang ia menjadi Chairman dan Chief of Global Strategy yang membuatnya lebih fokus dalam strategi mengembangkan bisnis ini, baginya Starbuck barulah mulai. Dia sangat yakin akan masa depan Starbuck dengan alasan bahwa Starbuck hingga kini hanya mengambil secuil porsi kecil sekitar 6% dari total konsumsi kopi di Amerika, maka ia membiarkan perusahaan ini terus tumbuh. Dia telah merancang target untuk mebuat lebih dari 30,000 gerai kafe Starbuck di seluruh dunia dengan laju ada 4 kedai baru yang dibuka setiap harinya. Dia telah membuka 8,500 kedai sejauh ini dan ia selau optimis berkata bahwa “ Kita membagun suatu merk bukan trend mode sesaat“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 4 rahasia sukses Howard Schultz :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan pernah merasa terancam dnegan orang sekitar yang lebih pintar dari diri kita sendiri&lt;br /&gt;2. Kompromi-lah dalam berbagai hal kecuali nilai-nilai utama perusahaan&lt;br /&gt;3. Selalu berusaha mengembangkan/memperbarui diri kita sendiri walaupun (dalam istilahnya dalam baseball baru saja melakukan “home run“&lt;br /&gt;4. Everything matters – segalanya penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:85%;"&gt;sumber: "Great Enterpreneur" www.myprimetime.com/ge/schultzbio&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-8731587223984763471?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/8731587223984763471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=8731587223984763471' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8731587223984763471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/8731587223984763471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/starbuck-warung-kopi-kelas-dunia.html' title='Starbuck - Warung Kopi kelas dunia'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PSskPnKlN_c/R7osejuC9uI/AAAAAAAAABc/_GzI0O2LavM/s72-c/hschultz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-1844928092755164093</id><published>2008-02-14T01:36:00.000-08:00</published><updated>2008-02-14T01:41:19.220-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Sepuluh Pengganjal Kebahagian Anda</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Tulisan ini disarikan dari "Ten Roadblocks to Happiness and How to Overcome Them". This is not a book to read. This is a philosophy to be lived. For if the principles are not applied, they will be powerless to help bring about change.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF DEMAND&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apa sih, yang sebenarnya membuat Anda marah dan kecewa? Apakah seseorang yang memotong antrian di depan Anda? Pengemudi iseng yang memprovokasi Anda di jalanan? Komputer yang hanya untuk di-boot saja terasa begitu lama? Handphone yang harus berganti setiap bulan dua kali karena terus dicuri? Orang yang mengejek dan mempermainkan Anda? Hujan sepanjang hari? Tagihan bejibun yang membuat Anda marah sampai ke ubun-ubun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, bukan itu semua. Apa yang membuat Anda marah dan kecewa adalah "tuntutan yang kekanak-kanakan" dan "ekspektasi yang tidak realistis".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda masih bayi, apa yang perlu Anda lakukan untuk mendapatkan sesuatu, hanyalah berteriak menangis sekencang-kencangnya. Dengan modal itu, Anda mendapatkan popok yang baru, susu ibu atau susu sapi, atau barang sepuluh lima belas kerokan pisang ambon untuk dinikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah ciri Anda saat masih helpless dulu. Waktu itu, perilaku demanding Anda masih bisa diterima. Tapi kini Anda telah dewasa. Anda bertanggung jawab pada hidup Anda, dan Anda tidak bisa lagi berharap bahwa dunia akan melayani Anda sebagaimana yang Anda mau. Jika Anda tetap melakukannya sekarang, itu namanya self-induced misery, alias penderitaan yang Anda buat sendiri. Berhentilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang perlu Anda lakukan sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu mengganti demand dan ekspektasi, dengan preferensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sih nggak nuntut suamiku bangun lebih pagi, tapi aku lebih prefer kalo dia memang bisa melakukannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan lebih mengerti, dan Anda akan menjadi orang yang penuh pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buanglah Pola Pikir yang Tidak Rasional&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak akan pernah berbahagia kecuali dunia melayani Saya seperti yang Saya mau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu tidak rasional. Apa yang bisa Anda kontrol hanyalah diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bersikaplah Mau Berbahagia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadari atau tidak, Anda mungkin tidak ingin berbahagia. Anda bisa melepaskan apapun dari diri Anda; uang, harta, waktu, energi, dan bahkan cinta, kecuali satu; penderitaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagia haruslah dimulai dari kemauan Anda sendiri. Anda mau bahagia atau tidak? Secara sadar Anda jelas mau berbahagia. Tapi cobalah selami kembali alam bawah sadar Anda. Bisa jadi, Anda sendiri yang tidak mau berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda merasa marah, itu penderitaan yang tidak membahagiakan. Lepaskanlah penderitaan Anda, bukan lampiaskan. Bertanyalah pada diri sendiri, "Bener nih, mau nuker happy sama kemarahan ini?" Perpanjanglah sumbu Anda supaya Anda bisa membuang penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berhentilah Mengasihani Diri Sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak akan menjadi pahlawan hanya dengan menderita. Adalah lebih heroik jika Anda tetap riang gembira di tengah penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berhentilah Membesar-besarkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu mem-blow-up permasalahan sampai keluar dari proporsinya. Itu akan melumpuhkan Anda. Belajarlah obyektif dan jadikanlah itu sebagai motivasi untuk mengambil tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF REGRET&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pasti pernah menyesali sesuatu tentu saja. Wong kita ini manusia kok. Itu, sebenarnya versi lain dari kata-kata: "Kita tidak sempurna".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu panik atau terobsesi oleh penyesalan. Jadikanlah ia kekuatan positif. Anggaplah itu sebagai wakeup call, sebuah tepukan yang membangunkan Anda dari tidur. Bukankah Anda macan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah menunda tindakan dengan penyesalan. Bertindaklah segera dan Anda tidak akan menyesal lagi, sebab Anda telah melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tutuplah rapat-rapat lebarnya jarak antara Anda yang ideal dan Anda yang sekarang. Nikmatilah Anda yang sekarang dan lakukan apa yang terbaik menurut Anda. Sebab jika Anda punya waktu untuk menyesal, maka Anda pasti punya waktu untuk melakukan sesuatu tentang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF GREED&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya telah punya semua yang saya mau, dan Saya telah menjadi apa yang Saya ingin, kecuali..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Itulah Anda barangkali. Tidak SEMUA yang Anda mau akan Anda dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, resources Anda terbatas. Kedua, nafsu Anda adalah sesuatu yang tidak akan pernah terpuaskan. Ia seperti air laut. Makin Anda minum, makin kering rasanya tenggorokan. Desire Anda tidak salah, melewati batasnyalah yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa penyebab kerakusan adalah kesenangan. Bisa memiliki memang menyenangkan. Tapi kesenangan itu sendiri bisa menjadi candu. Kita sering lupa, bahwa kesenangan tidak selalu sama dengan kebahagiaan. Saat Anda menemukan bahwa kesenangan ternyata tidak sama dengan kebahagiaan, muncullah ketakutan dan kekhawatiran. Takut dan khawatir itu, akan memicu desire Anda lebih besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, Anda akan menemukan lingkaran yang abadi di sini: Karena desire Anda tidak pernah punya ujung, maka fear Anda juga tak akan pernah punya muara. Berhentilah menjadi manusia yang terpenjara!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya. Tapi bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus dan terapkanlah prioritas. Mulailah dahulu dengan BEING. Soal HAVING, ya belakangan sajalah. Dan untuk BEING, Anda harus DOING. Just DO your best.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF WORRY&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tahu kenapa lagu "Don't Worry - Be Happy" begitu ngetop? Karena itulah panggilan jiwa Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahamilah perbedaan antara "menderita" dan "khawatir". Menderita adalah pesan tentang masalah, sementara khawatir adalah pesan tentang adanya peluang untuk tumbuh dan berkembang. Jadi waspadalah. Apakah Anda memang menderita, atau sebenarnya Anda hanya khawatir saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda hanya khawatir, ketahuilah bahwa sumbernya adalah ketakutan. Anda takut terhadap sesuatu yang masih gelap, blank, dan tidak tahu apa-apa tentangnya. Atau, Anda takut menghadapi tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa setiap detik dan setiap saat, Anda adalah benih. Benih yang mestinya bisa tumbuh menjadi besar dan hebat. Worry can't change the past, but it can ruin the present. Berpengetahuanlah, dan bertindaklah menyambut tantangan. Seperti seekor macan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF DEFENSIVENESS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah itu normal, termasuk jika itu melukai orang lain. Bukan nyuruh nih, tapi kita semua memang pernah berbuat salah. Anda tahu kan kenapa pensil, whiteboard, dan papan tulis itu ada penghapusnya? Karena Anda adalah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda salah apa yang Anda katakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aduhhh.. maaf nih. Maaf, namanya juga manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apa yang Anda katakan jika orang lain yang salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dasar Bodoh!"&lt;br /&gt;"Stupid!"&lt;br /&gt;"Bloon."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda salah, Anda adalah manusia. Saat orang lain salah, mereka bukan manusia. Ini tidak rasional. Maka, maafkankanlah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF GUILT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guilt adalah rasa tidak nyaman saat Anda mengalami perlawanan menentang kesadaran Anda sendiri. Guilt itu sendiri tidak terlalu berbahaya. Apa yang lebih berbahaya adalah ketiadaan solusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feeling guilty itu bagus. Itu sinyal lampu merah yang memperingatkan Anda agar stay on course. Maka saat Anda feeling guilty, dengarkanlah isi hati Anda. Manakah yang Anda pilih, short-term pleasure atau long-term gain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa bersalah yang tidak menemukan solusi, akan membuat Anda mengalami ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pikiran yang tidak damai.&lt;br /&gt;2. Rasa tidak percaya dan takut pada orang lain, atau bahkan kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;3. Sesuai angka ini, Anda akan menderita tiga kali:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, saat Anda bertindak tidak bertanggung jawab. Kedua, saat Anda melihat orang lain bertindak dengan penuh tanggung jawab. Ketiga, saat Anda harus menanggung konsekuensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut inilah yang perlu Anda lakukan saat Anda merasa tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa responsibility, adalah singkatan dari "response-ability". Kemampuan untuk merespon dengan tepat. Bagaimana caranya agar bisa merespon dengan tepat? Anda bisa menggunakan rumus AAA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Admit. Akui bahwa pilihan tindakan Anda adalah salah.&lt;br /&gt;2. Analyze. Analisis perilaku Anda. Apa alasan Anda memilih yang salah? Apa konsekuensinya? Bagaimana tidak mengulanginya? Bagaimana meluruskan pilihan yang sekarang?&lt;br /&gt;3. Atonement, alias integritas. Integritas adalah menyatunya hati, jiwa, sasaran, tindakan, dan keimanan. Saat semuanya menyatu, Anda memasuki tahap atonement, alias at-one-ment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan AAA, Anda bisa memperbaiki keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF SPITE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda, pasti pernah diprovokasi. Oleh pengemudi lain di jalanan, atau oleh orang lain yang mengejek dan melecehkan. Anda pasti pernah merasa diserang. Di kantor, di rumah, di lapangan sepak bola, di kantin, di mana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada perlunya Anda melayani yang begituan. Sebab, dunia Anda bisa rusak seharian. Mengalah sajalah, kecuali jika undang-undang dasar Anda yang terlanggar atau terinjak-injak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita cenderung lupa bahwa kita lebih sering menggunakan hati untuk merasakan, ketimbang otak untuk berpikir. Ini sepertinya benar dan wajar. Tapi berhati-hatilah karena itu tidak logis dan tak rasional. Itu emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda merasa perlu melayani serangan, provokasi, dan ejekan orang lain, maka itu tentu ada sebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, rasa keadilan Anda yang terusik. Saat Anda merasa diserang, Anda merasa perlu membalasnya. Tapi, jika serangan itu dilakukan karena tidak sengaja, tidak dimaksudkan untuk menyerang, kesalahpahaman, atau hanya karena mereka bodoh saja, keadilan macam apa sih yang Anda inginkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, logika Anda yang terdistorsi. Anda berasumsi bahwa jika mereka mengalami sakit seperti yang Anda rasakan, maka mereka akan meminta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak. Jikapun mereka akhirnya meminta maaf, itu bukan karena sakit yang Anda buat dengan serangan balasan, tapi karena pikiran dan hati mereka yang sudah lurus kembali. Saling menyakiti tidak akan menyelesaikan masalah. Ia bahkan memperuncingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, secara sadar atau tidak Anda mencoba menghindari tanggung jawab untuk membahagiakan diri sendiri. Sebab jika Anda memang mau bertanggungjawab untuk kebahagiaan Anda sendiri, Anda pasti tidak akan melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika begitu, bagaimana caranya memunculkan rasa tanggung jawab untuk kebahagiaan diri sendiri? Awareness-lah jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa rasa sakit yang Anda derita adalah bukan karena serangan mereka, tapi karena reaksi Anda atas perilaku mereka. Mengapa mereka begitu jahat dan kejam kepada Anda? Karena mereka sedang sakit, dan mereka merasa terancam oleh Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Responlah sikap buruk orang lain dengan kebaikan, maka Anda akan mulia dan terhormat. Cobalah selalu untuk bersikap rendah hati tapi bukan rendah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa sabar itu tidak pasif. Ia tidak datang dengan sendirinya, dan ujug-ujug Anda menjadi sabar. Sabar itu kata kerja dan bukan kata sifat. Maka sabar, adalah disabar-sabarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF ENVY&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga mungkin pernah merasa kalah. Waspadalah. Salah-salah, kekalahan bisa membuat Anda menjadi orang yang envious, yaitu orang yang penuh dengki dan tidak bisa menerima kekalahan. Tidak senang jika orang lain senang, dan senang jika orang lain tidak senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap envious, bisa berkembang dalam tiga tahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, saat Anda merasakan kekalahan. Di tingkat ini, perasaan kalah itu sebenarnya wajar. Apalagi jika Anda bisa memberi selamat kepada pemenang, dan kemudian menjadikan kekalahan sebagai pelajaran. Jika tidak bisa, maka di sinilah bibit envious Anda akan mulai tersemai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, saat Anda mulai mengembangkan perilaku mensabotase orang lain. Mulainya dari yang kecil-kecil saja, seperti menciptakan isu dan gosip buruk, atau berharap dan "berdoa" untuk kemalangan dan kecelakaan bagi orang lain. Anda mungkin mengira ini tidak berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah. Itu sangat berbahaya. Mengapa? Karena harapan buruk seperti itu adalah karatnya jiwa, persis seperti karatnya besi. Merusak, melubangi, merontokkan, dan menggerogoti semua amal baik. Lebih dari itu, dari mana sih datangnya semua tindak kejahatan? Ya dari doa, harapan, fitnah, dan pikiran negatif yang melenceng seperti itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, seperti sudah disebut barusan, semuanya akan termanifestasi menjadi tindak kejahatan. Anda akan menjadi orang yang dengki, dengan sikap dan tindakan yang keji. Anda telah menghancurkan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mulai mengalami gejala penyakit ini, resepnya sederhana. Bertemanlah dengan mereka yang menang. Kemudian, ubahlah cara berpikir Anda. Gantilah "Saya pengen kayak gitu," menjadi "Bagaimana supaya Saya bisa seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF ANGER&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANGER itu cuma satu huruf lebih pendek dari DANGER. Dan "D", adalah nilai minusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang bagus bagi Anda supaya tidak marah, adalah memahami bahwa kemarahan akan menyebarluaskan kelemahan. Saat Anda marah, Anda sebenarnya berkata, "Saya takut! Saya Terluka! Saya frustrasi!" Itu, adalah kata lain dari "Saya lemah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa orang, barang, atau situasi, akan cenderung membuat Anda selalu marah. Udah dari sononya begitu. Anda tidak bisa dengan mudah mengontrol sesuatu di luar diri Anda. Dan jika Anda marah, kemarahan Anda tidak akan membuat dunia berjalan sesuai kemauan Anda. Andalah yang harus menyesuaikan diri dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa jika Anda menghadapi orang yang marah, they're not being mean; they're just being people. Like you. Dan seperti biasa, marah itu muncul disebabkan oleh fear. Rasa takut akan kehilangan kontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan untuk mengontrol adalah benar. Tapi, ingin mengontrol orang lain itu salah. Yang benar, ingin memberi contoh teladan kepada orang lain. Mengontrol dengan kekuasaan? Salah juga. Apa yang perlu dikontrol hanyalah diri sendiri. Sekali lagi, maafkanlah mereka yang marah. Tidak ada yang salah saat seorang manusia bersikap dan bertindak sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sendiri, kurangilah marah Anda sebab Anda sendirilah yang akan merugi. Saat Anda marah, apa yang telah keluar sebenarnya tidak perlu keluar dan apa yang terlanjur sebenarnya tidak perlu terlanjur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LET GO OF FEAR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda menghadapi ketakutan, Anda berada di tengah-tengah persimpangan jalan. Satu cabang menuju kepada kepengecutan, dan satu lagi menuju kepada keberanian. Yang satu menuju harapan dan impian, yang satu lagi menuju kekecewaan dan kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak bisa mundur atau tetap diam, melainkan tetap maju dan memilih salah satu cabang. Dengan diam atau mundur, Anda tidak akan tumbuh dan berubah. Malah, Anda menuju ke kepunahan dan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manage-lah fear Anda, sebab fear adalah False Evidence Appearing Real. Asli tapi sebenarnya palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tak usahlah Anda bersedih lagi. Bersenang-senang sajalah. Sibuklah. Lakukan yang terbaik. Tak perlu takut dan tak usah khawatir. Lakukanlah segalanya dengan semangat dan keberanian. Itu lebih baik buat Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya tadi sudah Saya bilang, kalo Anda itu macan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya Ingin Anda Sukses,&lt;br /&gt;Saya Harus Membuat Anda Sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan Sopa&lt;br /&gt;Trainer E.D.A.N. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7093513586216475566-1844928092755164093?l=beranimimpi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranimimpi.blogspot.com/feeds/1844928092755164093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7093513586216475566&amp;postID=1844928092755164093' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1844928092755164093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7093513586216475566/posts/default/1844928092755164093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranimimpi.blogspot.com/2008/02/sepuluh-pengganjal-kebahagian-anda.html' title='Sepuluh Pengganjal Kebahagian Anda'/><author><name>faozan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02654373986202968915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PSskPnKlN_c/R6LXMXkocfI/AAAAAAAAAAU/ezGmuQZlBgw/S220/02.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7093513586216475566.post-508652248514637867</id><published>2008-02-12T17:31:00.000-08:00</published><updated>2008-02-14T01:57:55.573-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi bisnis'/><title type='text'>Bisnis Itu Permainan Bukan Ilmu Pengetahuan....</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Selama kita merasa belum familiar dan takut memulai bisnis, biasanya yang timbul di pikiran kita adalah: “belajar!”. Pilihannya mungkin dengan jalan mengambil program S2 dan jadi seorang MBA, atau ikut sebanyak-banyaknya seminar dan pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bisa juga dengan be
